Daily Archives: Juni 6, 2010

KOMODITI KAKAO

Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat YULMAN HADI mengharapkan kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Barat dan kabupaten Kota untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap potensi tanaman Kakao, dan tidak membiarkan tanaman kakao tumbuh dan berkembang hanya secara alami.

Pemerintah Daerah hendaknya melakukan usaha usaha dalam bentuk terobosan kebijakan serta penyuluhan tentang peningkatan teknis dan teknologi pemeliharaan, sehingga Sumatera Barat dapat menjadi sentra produksi Kakao dengan Kualitas Ekspor.

Bila tidak ada perhatian pemerintah dikhawatirkan nantinya Sumatera Barat bisa menjadi hutan Kakao akibat salah urus.

Sementara itu, menurut YULMAN HADI, petani perkebunan kakao di Kabupaten Pasaman mengharapkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pihak pihak terkait lainnya untuk mengupayakan agar pemberlakukan pajak Ekspor untuk komoditi Coklat sebesar 10 persen ditiadakan.

Menurut YULMAN, dengan diberlakukanya Pajak Ekspor sebesar 10 persen untuk komoditi Kakao tersebut sangat merugikan petani sebab pedagang pengumpul kakao membebankan pajak tersebut kepada Petani dengan cara menurunkan harga pembelian pedagang kepada petani sebesar 4 ribu rupiah perkilogram.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 6 Juni 2010

Iklan

BESOK KPU PESSEL KOORDINASIKAN JADWAL KAMPANYE

Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Pesisir Selatan besok akan menggelar rapat koordinasi penyusunan jadwal kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah Pemilukada bupati dan wakil bupati 30 Juni mendatang.

Divisi Teknis KPU Kabupaten Pesisir Selatan RINALDI mengatakan, rapat koordinasi akan dilakukan dengan seluruh unsur terkait yakni Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Panwaslu, Kepolisian dan pasangan calon bupati dan wakil bupati Pesisir Selatan.

Menurut RINALDI, dalam rapat tersebut akan dibahas tentang lokasi kampanye dan penetapan jadwal pasangan calon pada lokasi yang disusun.

Hal itu bertujuan untuk memberi kesempatan yang sama antar pasangan calon dalam mengkampanye diri diseluruh lokasi yang ditetapkan.

Selain itu penyusunan jadwal kampanya dimaksudkan juga sebagai upaya menjaga agar tidak terjadi benturan antar pasangan dan massa pendukung dalam melakukan kampanye terbuka yang dijadwalkan dimulai tanggal 13 sampai 26 Juni nanti.

KPU Pesisir Selatan menargetkan paling lambat jadwal kampanye pasangan calon sudah tersusun pada 9 Juni nanti.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 6 Juni 2010

BANJIR DI KELURAHAN BATIPUH PANJANG

Banjir yang menggenangi pemukiman warga Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah Padang beberapa hari ini telah melumpuhkan aktifitas warga setempat.

Kedalaman air yang rata-rata mencapai 1 meter itu membuat warga terpaksa mengungsi buat sementara waktu ke lokasi yang dianggap aman.

Ismawati, warga setempat mengaku panik saat air memasuki rumahnya. Banjir yang datang secara tiba-tiba membuat warga RT I/RW 2 itu tidak bisa berbuat banyak, hingga sebagian perabot rumah tidak bisa diselamatkan.

Dikatakan, setiap kali hujan deras, daerah setempat selalu menjadi langganan banjir.

Curah hujan mengalir ke daerah dataran rendah tersebut. Hal tersebut antara lain disebabkan sungai atau pun saluran air didaerah itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

ISMAWATI berharap, pemerintah Kota Padang memperhatikan kondisi kehidupan warga yang selalu dirundung banjir berkepanjangan tersebut.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 6 Juni 2010

P3A KOTO PULAI

Perkumpulan Petani Pemakai Air – P3 A di Koto Pulai Kecamatan Koto Tangah Padang akan mewakili Sumatera Barat dalam lomba P3A tingkat nasional, karena dinilai dari perkembangan dan kemajuan P3A Koto Pulai selama ini.

P3A Koto Pulai berlokasi di Kelurahan Koto Pulai dengan luas wilayah 553 Km, luas sawah 192 koma 5 hektar, dan jumlah penduduk 2 ribu 568 Jiwa, 495 Kepala Keluarga KK dan 417 KK daintaranya adalah petani.

Ketua P3A Koto Pulai DARIANTO mengatakan, P3A Koto Pulai dibentuk tahun 2000, dengan maksud untuk mengoptimalkan penggunaan air dan melestarikan jaringan irigasi, meningkatkan pelayanan air irigasi secara efektif, efisien, adil dan merata, meminimalkan biaya pertanian dan meningkatkan produktifitas pertanian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggota, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam berorganisasi guna membangun kebersamaan dan gotong royong dalam mencapai kesepakatan dan mendorong kemandirian dan kewiraswastaan P3A dalam rangka menambah sumber pendapatan anggota.

Dijelaskan, tahun ini Tim Juri dari Sumatera Barat telah melakuklan penilaian terhadap P3A Koto Puilai dan berharap dapat mewakili Sumatera Barat pada tingkat nasional.

Sedangkan pada tahun-tahun sebelumnya yang mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional dalam lomba P3A, yaitu P3A Limau manih, Pauh dan P3A Kecamatan Kuranji.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 6 Juni 2010

8 BESAR TIM BASKET PUTRA & 6 PUTRI LOLOS PUTARAN BERIKUTNYA

8 tim basket putra berhasil lolos untuk ikut putaran selanjutnya pada tournament basket liga pelajar sekota Padang 2010.

8 besar tim basket putra tersebut yakni tim basket putra SMA Don Bosko, SMA 13, SMA Pembangunan, SMA 4, Baiturahmah, SMA Adabiah, SMA Xaverius dan SMA 3.

Sedangkan pada tim basket putri 6 tim berhasil lolos untuk ikut putaran berikutnya, yakni tim basket SMA Pertiwi 2, SMA 13, SMA Pembangunan, SMA Don Bosko dan SMA 1.

Panitia pelaksana tournament liga basket pelajar se kota Padang MAIL mengatakan, putaran 8 besar tim basket putra dan 6 putri tersebut akan berlangsung akhir bulan ini, mengingat para siswa akan mengikuti ujian akhir minggu depan.

Pertandingan babak delapan besar akan diselenggarakan di lapangan basket Universitas Negeri Padang.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 6 Juni 2010

GAGAL MEMPERTAHANKAN ADIPURA

Kota Padang gagal mempertahankan piala Adipura ke 18 tahun 2010 ini yang selama 17 kali berturut- turut dapat diraih mulai dari tahun 1992 hingga 2009 lalu.

Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah BAPEDALDA Kota Padang INDANG DEWATA ketika wawancara melalui telepon kemarin kepada RRI mengatakan, gagalnya piala ke 18 tahun ini disebabkan karena penilaian pantau pertama dilaksananakan tim dari pusat pada bulan Oktober 2009 sedangkan daerah ini dalam kondisi porak- poranda pasca gempa 30 September 2009.

INDANG DEWATA menjelaskan, tahun ini tim pusat menetapkan dua kategori penilaian Piala adipura yaitu kategori kota terbersih dan kota terkotor maka hasil rapat rapat tim penilai bersama Menteri Negara Lingkungan Hidup maka Kota Padang ditetapkan status kuo yakni tidak dinilai baik untuk kota terbersih maupun Kota terkotor.

Kendatipun Kota Padang tidak mendapatkan piala Adipura namun Kota ini mendapatkan 2 penghargaan dari Mentri Negara Lingkungan hidup yaitu penghargaan ADIWIYATA untuk 3 sekolah dan penghargaan Status lingkungan hidup terbaik.

Tiga sekolah yang meraih penghargaan Adiwiyata tersebut adalah SMP negeri 24, SD Negeri 13 Batu Gadang Kecamatan Lubuk Kilangan dan SD Negeri 10 Sungai Sapiah Kecamatan Kuranji.

Penghargaan Adiwiyata akan diserahkan besok di Istana Negara sedangkan penghargaan Status Lingkungan Hidup terbaik akan diserahkan pada tanggal 8 Juni mendatang di tempat yang sama.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 6 Juni 2010

SURAT SUARA DI KAB 5O KOTA BANYAK YANG KURANG

Sebanyak 705 lembar surat suara pemilu kada calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat untuk pemilu kada 30 Juni mendatang di Kabupaten Limapuluh Kota ditemukan rusak.

Divisi logistic KPU Kabupaten Limapuluh Kota BUSTI ALMEN mengatakan, penyortiran surat suara tersebut telah selesai dilakukan.

Dikatakan, surat suara yang diterima KPU selain banyak yang rusak juga banyak kurang dari kuota yang dibutuhkan.

Kekurangan surat suara tersebut tercatat sebanyak 400 lembar.

BUSTI ALMEN menjelaskan, Kekurangan dan kerusakan surat suara tersebut telah dilaporkan ke KPU Propinsi Sumatera Barat dan akan segera dikirim kembali tambahan dan penggantinya.

Sementara itu penyortiran surat suara pemilu kada Bupati dan calon Bupati di kabupaten Limapuluh kota kemarin baru dimulai, sehingga berapa kekurangannya belum diketahui.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 6 Juni 2010

HARUS KONSISTEN MELAKSANAKAN PROGRAM

Pemerintah Kabupaten dan Kota yang telah menanda tangani kesepakatan program kerja sama dibidang cipta karya, diharapkan mempunyai kesadaran yang besar dan konsisten melaksanakan kegiatan pembangunan yang merujuk kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah RPJM Propinsi Sumatera Barat.

Harapan tersebut, disampaikan Saker Penyehatan Lingkungan, Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang, dan Pemukiman Propinsi Sumatera Barat Ir. MUSWIRMAN, sehubungan program pembangunan bidang cipta karya yang telah disepakati tersebut, agar bisa terlaksana, dan bersinergi, antara program Pemerintah Pusat, dengan Kabupaten dan Kota.

MUSWIRMAN mencontohkan, seperti kegiatan pembangunan sanitasi yang telah di programkan, merupakan kewajiban dari Kabupaten dan Kota untuk melaksanakan, namun Pemerintah Pusat, hanya berperan, sebagai motivator dan memberikan bantuan.

Ia menyayangkan, apabila program pembangunan yang diajukan Propinsi Sumatera Barat, mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat, maka Kabupaten dan Kota sangat berminat untuk melaksanakan, bahkan bersedia menganggarkan dana pendamping dari APBD, namun dalam pelaksanaannya tidak dapat dipenuhi, dengan berbagai alasan.

Menurut MUS WIRMAN, Saker Penyehatan Lingkungan Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Propinsi Sumatera Barat, selaku perpanjangan tangan Dirjen Cipta Karya atau Direktur PLP Pusat, tetap menginformasikan, baik perkembangan dan masalah pembangunan maupun komitmen dari Kabupaten dan Kota tersebut.

Sehubungan dengan hal itu, diharapkan, Kepada Kepala Daerah di Kabupaten dan Kota, agar benar- benar bisa memahami dan konsisten untuk mendukung program pembangunan dibidang cipta karya itu.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 6 Juni 2010

%d blogger menyukai ini: