Daily Archives: Juni 13, 2010

MENINGKATKAN INFRASTRUKTUR PENDIDIKAN

Sementara itu, pasangan Profesor Doktor.H.EDIWARMAN SH, M.HUM dan Drs.HUSNI HADI SH dalam visi dan misinya menyatakan, akan mengembalikan Propinsi Sumatera Barat sebagai sumber ulama dan kaum Intelektual dengan menghidupkan Prinsip Ba baliak Kasurau.

Selain itu, menanamkan nilai dan semboyan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabulloh dengan mengaplikasikannya kedalam seluruh aspek kehidupan dan pembangunan di Propinsi Sumatera Barat.

Oleh karenanya perlu perbaikan sistim pemerintahan secara komprehensif terutama dibidang hukum dan pemerintahan, Bidang Pendidikan, Bidang Budaya, Bidang Pariwisata, Bidang perniagaan, pertanian, Industri , Pertambangan dan bidang lainya.

Di bidang pendidikan pasangan ini menyatakan, akan meningkatkan Infrastruktur pendidikan umum dan pendidikan agama dengan melengkapi sarana dan Prasarana pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman dan mempertahankan serta mengembangkan dan membina sekolah sekolah agama baik yang baru ataupun yang sudah terkenal di Sumatera Barat.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 13 Juni 2010

Iklan

MENJADIKAN SUMATERA BARAT YANG HARMONIS, AGAMIS

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Profesor DOKTOR IRWAN PRAYITNO dengan MUSLIM KASIM yang menyampaikan visi dan misinya dalam rapat Paripurna DPRD Propinsi Sumatera Barat Dijalan katib Sulaiman Padang pagi tadi mengatakan, pihaknya jika menang dalam Pilkada tanggal 30 Juni nanti, siap mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis Agamis dan Beradat dan berbudaya berlandaskan Filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabulloh.

Selain itu, mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih dan Profesional, Mewujudkan Ekonomi Masyarakat yang sejahtera, sehat, Produktif berbasis kerakyatan, serta berbudaya saing Regional dan Global.

Sementara pasangan ENDANG IRZAL dan ASRUL SYUKUR dalam penyampaikan visi dan misi mereka bertekad akan membangun pertanian yang beriontasi pada Agro Industri, sehingga persoalan persoalan sebelum panen maupun sesudah panen yang selama ini menghantui para petani akan teratasi.

Menurut pasangan ini, jika selama ini sawah sawah irigasi teknis hanya 15,63 persen, lima tahun kedepan akan ditingkatkan menjadi tiga kali lipat.

Selain itu, pasangan tersebut juga bertekad untuk mengembangkan sistim pertanian organik yang ramah lingkungan dan tidak merugikan generasi mendatang.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 13 Juni 2010

KPU PESSEL TETAPKAN 24 TITIK UNTUK KAMPANYE

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan telah menetapkan 24 titik lokasi kampanye bagi 5 pasang calon kepala daerah yang ikut dalam pemilu kada tanggal 30 Juni nanti di Kabupaten Pesisir Selatan.

Ke 24 titik lokasi kampanye tersebut tersebar pada 12 kecamatan di kabuptan Pesisir Selatan diantaranya Kecamatan Koto 11 Tarusan dilapangan sepakbola Nanggalo, gedung serbaguna UDKP, dan di Kecamatan Bayang.

Ketua Komisi Pemilihan umum KPU kabupaten Pesisir Selatan TONI MARSI mengatakan, penetapan ke 24 lokasi kampanye bersamaan dengan jadwal kampanye yang dimulai hari ini hingga 26 Juni mendatang.

TONI MARSI menjelaskan, para pasangan calon dapat melakukan sosialisasi dengan masyarakat di 24 titik lokasi tersebut.

Pasangan calon dapat menggunakan tempat dan waktu kampanye sebaik-baiknya dalam masa kampanye terbuka.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 13 Juni 2010

PENURUNAN OMSET PEDAGANG KIOS DARURAT

Para pedagang yang menempati kios darurat di Pasar Raya Padang mengeluhkan penurunan omset dagangannya.

Pengalihan lokasi berjualan tidak menjadikan kondisi lebih baik dari sebelumnya.

Sebaliknya, situasi ekonomi dirasakan para pedagang semakin sulit, pengeluaran meningkat, sementara jumlah pendapatan jauh di bawah rata – rata yang bisa di dapat perharinya.

Animah, pedagang cabe dan rempah-rempah mengakui sudah beberapa bulan ini menempati kios darurat.

Sebelumnya ia berjualan di bagian dalam Pasar Raya dan terpaksa pindah ke kios darurat tersebut, karena tempat ia berjualan sebelumnya hancur akibat gempa.

Lokasi berjualan yang dinilainya kurang strategis menyebabkan berkurangnya pemasukan. Sebagian langganannya, kata ANIMAH beralih ke pasar tradisional lain.

Hal yang sama diakui Syamsul, pedagang daging yang sampai saat ini masih bertahan menempati kios dimaksud.

Dikatakan, tidak seperti biasanya, pembeli sepi dan omset penjualan daging sapi menurun 50 sampai 60 persen.

Menurutnya, penurunan omset yang cukup drastis itu menyebabkan sebagian rekannya beralih usaha.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 13 Juni 2010

PERAHU DRAGON BOAT MASIH LAYAK PAKAI

Enam unit perahu fiber dragon boat milik Pemko Padang saat ini masih dalam kondisi layak pakai.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kota Padang, FIRDAUS ILYAS.

Menurutnya, kondisi lecet di sekitar dinding perahu menurut FIRDAUS merupakan hal yang wajar mengingat perahu-perahu tersebut setiap harinya digunakan sejumlah tim untuk berlatih.

Mengenai biaya perawatan rutin, FIRDAUS mengaku dinas terkait tidak memiliki anggaran untuk keperluan tersebut.

Dijelaskan, kerusakan dan pembenahan perahu fiber selama ini ditanggulangi langsung oleh pihak yang mensponsori kegiatan.

Pihak bersangkutan kata FIRDAUS membenahi dinding perahu yang lecet dengan cara menempelkan stiker dan gambar lainnya berlambangkan sponsor.

Hal serupa pernah dilakukan sejumlah instansi dan pihak perbankan lainnya seperti, BNI, BRI dan Bank Mandiri yang terlibat sebagai sponsor acara.

Jadwal kegiatan yang tergolong padat menuntut ketersedian fasilitas olahraga yang memadai, FIRDAUS berharap akan ada penambahan perahu fiber dragon boat berikutnya.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 13 Juni 2010

PENDIDIKAN PERLU MENDAPATKAN PERHATIAN KUSUS

Dari hasil capaian Kinerja Penyelenggaraan urusan pendidikan masih terdapat permasalahan permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sumatera Barat DEDY EDWARD SE mengatakan, persoalan yang mendapat perhatian tersebut adalah belum terujudnya penyelenggaraan sekolah gratis terutama untuk Program pendidikan wajib belajar sembilan tahun.

Selain itu rendahnya realisasi anggaran yang menyebabkan tidak obtimalnya pelaksanaan program yang telah dilaksanakan dan kurangnnya sosialisasi program pemberian beasiswa kepada anak anak yang kurang mampu dan berprestasi.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sumatera Barat DEDY EDWARD SE, untuk mengatasi permasalahan tersebut serta dalam rangka penyempurnaan pendidikan kedepan direkomendasikan mendorong dinas pendidikan untuk lebih Fokus melaksanakan program dan kegiatan yang ditampung dalam APBD dan melaksanakan tugas pembantuan dibidang pendidikan yang dananya dibiayai oleh APBN.

Selain itu meningkatkan sosialisasi program pemberian beasiswa kepada anak anak kurang mampu dan berprestasi sehingga pemberian beasiswa tepat sasaran.

Meningkatkan kualitas dan Kwantitas penyelenggaraan pendidikan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru peningkatan mutu dan tenaga pendidik sehingga kwalitas guru dapat lebih ditingkatkan dan mendorong terujudnya sekolah gratis dalam rangka menuntaskan wajub belajar sembilan tahun.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 Juni 2010

RAZIA HP DI SMA NEGERI 2 PADANG

Untuk mencegah beredarnya Video Porno dikalangan siswa, Wakil Walikota Padang bersama guru dan pihak kepolisian melaksanakan razia di SMA Negeri 2 Padang kemarin.

Menurut Wakil Walikota Padang, MAHYELDI ANSYARULLAH, razia dimaksud bertujuan untuk mencegah beredarnya video porno terutama video mirip artis, dikalangan siswa yang dapat merusak akhlak, norma adan agama.

Razia tersebut dilakukan oleh Wakil Walikota Padang dengan memeriksa satu persatu HP siswa yang dibantu para guru dan dari pihak kepolisian.

Setelah melakukan razia pada 3 lokal disekolah dimaksud, Wakil walikota Padang tidak menemukan satupun dari HP siswa yang menyimpan video porno.

Wakil Walikota berharap kepada kepala sekolah,dan guru-guru di kota Padang, agar terus melakukan razia serupa, guna mewujudkan tekad kota Padang yakni Perbaikan Akhlak, dan perbaikan moral dalam mencapai prestasi terbaik pada masa yang akan datang.

Sementara itu salah seorang siswa RIANTI NINDI menilai razia yang dilakukan pemerintah kota Padang bersama guru dan pihak kepolisian kurang efektif, karena dilakukan beberapa hari setelah beredarnya Video mirip artis tersebut.

Pemerintah Kota Padang bersama Dinas pendidikan akan terus berupaya meminimalisir peredaran Video Porno dikalangan siswa, dengan memberikan sanksi kepada siswa yang kedapatan menyimpan atau mengoleksi Video dimaksud.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 Juni 2010

PEMBANGUNAN TPA PADA 3 DAERAH

Pemerintah Sumatera Barat sangat peduli terhadap pengelolaan sampah, karena sampah memiliki dampak terhadap lingkungan dan menganggu kesehatan masyarakat.

Kepedulian tersebut antara lain terlihat pada tahun 2010 ini, Pemerintah Sumatera Barat membangun 2 unit Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Sampah Regional di Kota Payakumbuh dan Kota Solok. dan Satu unit TPA Open Pendamping di Kota Padang.

Ketika dihubungi RRI, di ruang kerjanya, Saker Penyehatan Lingkungan Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman Propinsi Sumatera Barat Ir. MUSWIRMAN mengatakan, pekerjaan fisik dari TPA Sampah Regional untuk Kota Payakumbuh, telah selesai sekitar 48 persen.

Ketiga TPA tersebut, masing- masing berlokasi di Kelurahan Kapalo Koto Payakumbuh Selatan, Kelurahan Ampang Kualo Kota Solok dan Kelurahan Aia Dingin Kota Padang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 Juni 2010

%d blogger menyukai ini: