Daily Archives: Juli 28, 2010

TIM PON SUMBAR TERBENTUK

24 orang Pemain terpilih menjadi anggota Tim Sepak Bola utusan Sumatera Barat menuju PON 18 setelah melalui seleksi yang diikuti sebanyak 48 orang.

Ketua Umum Pengda PSSI Sumatera Barat ARMIN AN mengatakan ke 24 orang pemain tersebut adalah Posisi Kiper DEDI KURNIAWAN ,RESTYA LOZI SUKANDRA dan EGI PERNANDO, Posisi stoper BAYU PRATAMA, DELZI PUTRA PRATAMA, NOCO TRIYATNA PUTRA, NEDI FERDIAN dan FF HARYANDANU, Posisi Bek kanan AHMAD FAUZI dan M, QADANI, posisi bek kiri RAISUL FAKRI dan HARIS ADI RAHMAD, Posisi gelandang HARRY PRATAMA, DILON AGAM TARMIZI , ADEK SAPUTRA, JAMALUDIN, FIKRUL ILMI , GILAN SAPUTRA, BUDI EKA PUTRA dan WENDI SAPUTRA, sedangkan posisi striker DAVIT ADAM, TERGUH ILHAM, IRWAN ITECES dan RANGGA SAPUTRA.

ARMIN AN menjelaskan , para pemain yang dipanggil untuk menjadi pemain PON tersebut akan dilengkapi dengan kontrak sebagai pemain PON dan siap untuk MENGIKUTI SELURUH ketentuan termasuk meninggalkan kuliah sementara mengingat penyelenggaraan PON sudah semakin dekat.

Dijadwalkan mulai tanggal 5 agustus seluruhnya masuk Mes di Dekranas Padang, sementara tanggal 9 sampai sampai 17 Agustus libur puasa dan 18 Agustus sampai tanggal 4 September TC dan seminggu stelah lebaran mengikuti TC penuh sampai PON mendatang.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 28 Juli 2010

Iklan

LIGA REMAJA USIA 16

Kabupaten Padang Pariaman keluar sebagai juara pertama Piala Menegpora usia 16 tahun setelah berhasil mengalahkan Kota Payakumbuh 3 – 0 dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan PSTS Tabing Padang kemaren dan berhak mewakili Sumatera Barat ke Tingkat regional yang akan diadakan pada bulan Oktober mendatang.

Gol kemenangan Kabupaten Padang Parimanan diciptakan RIO MUHAMMAD DANI menit 17 dan dua Gol diciptakan NANDO EKA PUTRA masing masing menit 55 dan 70 ,dengan demikian Kabupaten Padang Pariaman berhasil mengumpulkan nilai 7.

Sementara dalam pertandingan lainnya Kota padang berhasil melumatkan Kota Pariaman dengan skor 11 – 1,kendati demikian kota Padang hanya berada ditempat kedua dengan nilai 5.

Pada acara penutupan kemaren, Ketua Umum Pengda PSSI Sumatera Barat ARMIN An mengatakan sisa waktu yang masih ada hendaknya digunakan secara maksimal untuk mempersiapkan diri guna menghadapi pertandingan tingkat regional agar dapat meraih perestasi dengan baik.

Selain piala menegpora Tim sepak bola Kabupaten Padang Pariaman Usia 16 tahun juga mendapatkan uang pembinaan 5 juta rupiah .

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 28 Juli 2010

RAPAT MONITORING PELAKSANA DAK APBN SUMBAR

Realisasi Dana Alokasi Khusus DAK sektor pendidikan di Sumatera Barat rendah sekali, bahkan masih ada kabupaten Kota yang sama sekali belum menggunakan dana tersebut jumlahnya 285 milyar rupiah lebih.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Administrasi Pembangunanan dan kerja sama rantau SUHERMANTO RAZA kemarin seusai rapat Monitoring pelaksanaan Dana Alokasi kusus APBN 2010 di Gubernuran Padang.

Dikatakan rendahnya realisasi DAK tersebut disebabkan adanya keraguan Dinas Pendidikan Kabupaten Kota dalam pencairan dana dimaksud.

Keraguan itu dipicu oleh surat edaran Kemdiknas tahun 2010 yang menyebutkan penggunaan dana tersbut tahun ini dikelola oleh Diknas sedangkan sebelumnya Dana tersbut dikelola oleh DPKD namun tidak ada juknisnya.

Menurut SUHERMANTO RAZA agar dana Alokasi Khusus DAK tersebut bisa secepatnya direalisasikan, Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten Kota akan melakukan pertemuan dengan Kemendiknas dalam waktu dekat sehingga diharapkan paling lambat bulan Agustus nanti sejumlah kegiatan yang didanai oleh DAK bisa ditenderkan.

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesra SYAFRIAL mengatakan terkait dengan realisasi APBN tahun ini, hingga akhir Juni secara umum mencapai 40 persen, namun ada beberapa SKPD yang terlambat karena masalah tekhnis.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 28 Juli 2010

USULKAN PENUNDAAN KENAIKAN TDL DI SUMBAR

Dunia Usaha bersama Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia YLKI dan masyarakat Sumbar mengusulkan kepada pemerintah pusat agar kenaikan tarif dasar listrik untuk daerah Sumatera Barat ditunda.

Kenaikan TDL tersebut ditunda, karena dunia usaha dan pelaku ekonomi di Sumatera Barat masih dalam keadaan sangat sulit setelah terjadinya musibah gempa 30 September 2010.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Kadinda Sumbar HASNAWI BAHAR, Sekretaris YLKI Sumbar SAHARMAN ZANHAR, utusan masyarakat dan konsumen listrik dalam dialog public di RRI Padang kemarin.

Dialog Publik tersebut menghadirkan narasumber Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Biro Perekonomian Drs.Ahmad Kharisma dan Menejer Niaga PT.PLN Persero Wilayah Sumatera Barat Sawaluddin serta Dekan Fakultas Ekonomi Unand Profesor Syafruddin Karimi.

Menurut Ketua Kadin, YLKI dan Dekan Fakutas Ekonomi Unand, kenaikan TDL saatnya tidak tepat, khusus untuk Sumatera Barat.

Melalui Gubernur Sumbar, diminta untuk menyampaikan kepada Pemerintah pusat agar tidak menaikkan TDL minimal untuk satu tahun kedepan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 28 Juli 2010

%d blogger menyukai ini: