Daily Archives: Agustus 27, 2010

KASUS HIV/AIDS MENINGKAT DISUMATERA BARAT

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan Sumatera Barat Kasus HIV/AIDS di Sumatera Barat terus mengalami peningkatan.

Saat ini pasien HIV/AID yang dirawat dirumah sakit M.Djamil Padang sudah mencapai 4 ratus orang lebih dan 162 orang diantaranya sudah meninggal dunia.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sumatera Barat DEDY EDWARD SE usai rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat digedung DPRD Propinsi Sumatera Barat mengatakan, diperkirakan 3 ribu orang lebih masyarakat Sumatera Barat telah berpotensi terkena penyakit HIV/AIDS.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sumatera Barat, tingginya jumlah warga Sumatera barat berpotensi terkena penyakit HIV/AIDS disebabkan merasa malu memeriksakan dirinya kerumah sakit.

Selain itu rumah sakit yang bisa menanganai penyakit tersebut hanya rumah sakit M.Djamil sehingga masyarakat yang terkena penyakit menular yang tinggal jauh dipedesaan merasa enggan untuk mengobati dirinya.

Untuk mengatasi penularan penyakit berbahaya tersebut DPRD Propinsi Sumatera Barat bersama Dinas Kesehatan Propinsi akan memberikan perhatian serius terhadap penanganan HIV/AIDS kedepan.

Salah satu cara yakni pembentukan Komisi Penanggulangan Aids KPA di Kabupaten dan Kota sehingga koordinasi KPA dengan LSM yang bergerak dibidang penanganan kasus tersebut akan lebih intensif.

Untuk memfokuskan pembentukan KPA- KPA di daerah- daerah, Pemerintah Propinsi Sumatera Barat juga akan fokus dalam mengalokasi anggaran untuk memfasilitasi KPA dan LSM menjangkau lokasi lokasi sasaran.

Dengan adanya KPA- KPA tersebut diharapkan kedepan kasus HIV/AIDS dapat diatasi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sumatera Barat DEDY EDWARD SE mengatakan, Pencegahan penyakit HIV/Aids tidak hanya dilakukan oleh pemerintah tetapi seluruh Pemangku kepentingan , Masayrakat seperti, Lembaga Masayrakat, Ninik Mamak, Karang taruna Sumatera Barat lainnya.

Masyarakat yang terkena Penyakit yang mematikan tersebut kebanyakan berusia produktif yaitu usia 20 sampai 40, sementara Penularannya dilakukan melalui Suntikan, Seks bebas, dan homoseksual.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 27 Agustus 2010

DUA TERMINAL ANGKOT

Pembangunan terminal angkutan kota di kawasan pertokoan Atom center dan IWAPI di Kota Padang yang selama ini diinginkan masyarakat akan segera terealisasi.

Terminal angkot di kawasan pertokoan Atom center khusus untuk angkot jurusan daerah bagian timur dan selatan kota Padang, sedangkan di kawasan IWAPI untuk angkot jurusan daerah bagian Utara.

Kepala dinas perhubungan Kota Padang YOSEFRIAWAN mengatakan, dengan dibangunnya 2 terminal angkot tersebut, diharapkan dapat menanggulangi masalah kemacetan di kawasan Pasar Raya Padang selama ini.

Menurut YOSEFRIAWAN, jika kedua terminal angkot tersebut nanti difungsikan, maka jalur jalan di kawasan Aie Mancur Pasar Raya Padang hanya akan dilewati kendaraan pribadi.

Dijelaskan, angkot dengan jalur daerah bagian utara Kota Padang finisnya di terminal IWAPI dan tidak boleh melewati bundaran Air Mancur, sedangkan angkot jurusan daerah bagian timur dan selatan langsung masuk ke terminal Atom center.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 27 Agustus 2010

TINDAKAN BPOM PADANG

Untuk mengawasi kelayakan makanan dan minuman yang beredar di tengah masyarakat pada bulan ramadhan ini, Balai Pengawasan Obat dan Makanan – Balai POM Padang kembali melakukan pengawasan langsung ke lapangan.

Kepala Bidang Pemeriksaan & Penyidikan Balai POM Padang Antoni Asdi mengatakan pihaknya telah menyita sejumlah produk makanan dan minuman yang tidak memenuhi ketentuan konsumsi untuk selanjutnya ditindaklanjuti.

Antoni menjelaskan, kemarin pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap 2 orang distributor yang terbukti menjual makanan dan minuman kadaluarsa dan tidak memiliki izin edar.

Ditegaskan, selain melakukan pembinaan, Balai POM juga tidak segan-segan menindak distributor maupun penjual makanan yang nekad menjual makanan tidak layak konsumsi.

Dari pengawasan lapangan yang dilakukan Balai POM, ditemukan 1410 item makanan dan minuman yang tidak memenuhi ketentuan konsumsi dengan rincian 1344 item produk tanpa izin edar, 18 item produk rusak, dan 48 item produk kadaluarsa.

Kepala Bidang Pemeriksaan & Penyidikan Balai POM Padang Antoni Asdi menghimbau kepada masyarakat untuk benar-benar memperhatikan kondisi kelayakan makanan dan minuman, serta izin edar sebelum membeli.

Antoni menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan selama bulan ramadhan, terkait masih banyaknya ditemukan makanan dan minuman yang tidak memenuhi ketentuan konsumsi di pasaran.

Tidak menutup kemungkinan BPOM akan melakukan kembali pengawasan lapangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 27 Agustus 2010

%d blogger menyukai ini: