Daily Archives: Oktober 13, 2010

DINAS PERHUBUNGAN DAN KOMINFO PASBAR TERTIBKAN PASAR

Dinas Perhubungan dan Kominfo Pasaman Barat menerjunkan petugas untuk menertibkan parkir kendaraan roda empat dan dua pada sejumlah pasar di Pasaman Barat.

Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Pasaman Barat, Mardani, S.Sos, menjelaskan, penertiban parkir ini diprioritaskan pada “pasar tumpah” yang berpotensi memacetkan arus transportasi, seperti Pasar Simpang Empat, Pasar Kinali, Pasar Ujung Gading, Pasar Kajai, Pasar Sungai Aur, Pasar Muaro Kiawai, Pasar Tampurung dan pasar lainnya.

Dengan adanya penertiban ini, diharapkan kondisi pasar akan lebih kondusif dan tercipta kenyamanan bagi masyarakat serta pengguna jalan yang melintasi lokasi pasar tersebut tidak terjebak kemacetan.

Menurut Mardani, penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan, untuk itu perlu dukungan dari masyarakat karena kegiatan itu semata-mata demi kepentingan bersama.

Sementara itu, menyangkut tentang masih banyaknya kendaraan angkutan umum di Pasaman Barat yang sudah mati pajak dan Keur ( dibaca: kir ) wakil bupati menjelaskan, akan dilakukan pemutihan untuk selanjutnyan dilakukan penertiban terhadap angkot dan mobil angkutan barang, agar pengguna jasa mendapatkan pelayanan prima termasuk keselamatan penumpang.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 13 Oktober 2010

Iklan

PERBAIKAN JALUR KERETA API SUMBAR

Gempa September 2009 telah menyebabkan sebagian asset perkeretaapian Sumatera Barat mengalami kerusakan.

Untuk kelancaran arus transportasi, pihak perkeretaapian setempat melakukan perbaikan fasilitas yang menelan biaya sekitar 12 Milyar rupiah.

Kabag Humas PT. Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat, ROMEYO mengatakan, perbaikan yang telah dilakukan meliputi gedung dan tiga jembatan di Kayu Tanam, Lembah Anai dan yang terparah terdapat pada jalur lintasaan Padangpanjang-Solok.

Dikatakan, pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan jalur yang rusak untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jasa.

Musibah gempa 2009 berdampak cukup besar terhadap aktifitas perekerataapian Sumatera Barat.

Menurut ROMEYO, diperlukan waktu sekitar 6 bulan untuk bisa pulih dan beroperasi seperti kondisi semula.

Apalagi kondisi perekonomian Sumatera Barat saat itu mengalami keterpurukan, dan dibutuhkan pola pendekatan tertentu untuk bisa beraktifitas secara normal.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 13 Oktober 2010

SIAP MEMBANTU PENGAMANAN

Jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut Lantamal dua Padang siap membantu kepolisian dalam pengamanan barbagai kasus yang meresahkan masyarakat.

Saat ini Lantamal dua Padang ikut membantu pengamanan masyarakat terhadap teroris.

Pengamanan tersebut dilaksanakan tidak saja disekitar wilayah laut akan tetapi juga didarat dengan menyediakan pos-pos pengamanan.

Komandan Lantamal Dua Laksamana Pertama TNI ASWAD mengatakan, untuk pengamanan di laut disiapkan petugas untuk patroli dan di darat siap membantu Polda dan Pemerintah bila dibutuhkan.

ASWAD menjelaskan, untuk membantu pengamanan di laut maupun di darat Lantamal dua telah menyiapkan petugas khusus batalion pertahanan pangkalan yaitu satu batalion Marinir.

Disamping satu batalion Marinir yang terdiri 230 orang petugas, juga disiapkan petugas-petugas lainnya dari Lantamal untuk pengamanan dari berbagai masalah yang meresahkan masyarakat.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 13 Oktober 2010

BIAYA MATERAI DAN ADM DITANGGUNG PJOK

Pejabat Penanggungjawab Operasi Kegiatan PJOK Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Bumi Sumbar 30 September 2009 di Sumatera Barat telah mengalokasikan dana 150 ribu rupiah bagi setiap Pokmas penerima bantuan gempa, untuk biaya Administrasi.

Bahkan PJOK juga menyediakan Materai yang diperlukan untuk adminsitrasi tersebut.

Demikian dikemukakan Pejabat PJOK Provinsi Sumatera Barat Ir ZULFIATNO dihadapan Ketua Pokmas dan TPM wilayah 1 Padang peserta Sosialisasi Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi bangunan yang rusak Gempa Bumi 30 September 2009 tahap IIA dan IIB di Aula Kantor Camat Padang Barat kemarin.

ZULFIATNO mengatakan, hal itu dilakukan dalam upaya mempermudah proses penyaluran bantuan kepada Pokmas.

Menurut ZULFIATNO, bagi pokmas yang sudah terbentuk dan sudah disyahkan oleh camat serta ditetapkan oleh Walikota atau Bupati, setiap hari sudah dapat dimintakan pencairan dananya kepada BNPB Pusat.

Kegiatan Sosialisasi Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Bumi Sumbar 30 September 2009 tahap IIA dan IIB di Aula Kantor Camat Padang Barat kemarin juga diisi dengan Pemaparan Teknis Pelaksanaan Fisik Rumah Aman Gempa oleh Ir AGUS .M.Sc Konsultasn Manajemen Provinsi dari Institiut Teknologi Padang.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 13 Oktober 2010

RAPAT PARIPURNA DEWAN BATAL

Pelaksanaan rapat paripurna tentang pinjaman daerah dan detail engineering design atau DED pusat pemerintahan yang berlangsung kemarin di gedung DPRD Padang, tidak bisa dilanjutkan karena fraksi-fraksi DPRD Kota Padang belum bisa menyetujui.

Ketua DPRD Kota Padang ZUHERMAN, seusai menutup rapat paripurna tersebut, mengatakan, tidak dilanjutkan sehubungan permintaan fraksi-fraksi dan sesuai dengan aturan dalam fasal 8, tentang tata tertib DPRD.

ZUHERMAN mengatakan, Pemerintah Kota Padang harus terlebih dahulu menjelaskan penggunaan dana pinjaman tersebut, termasuk system dan aturan hukumnya sehingga keputusan yang dikeluarkan DPRD tidak bertentangan dengan hokum yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Padang HAJI YENDRIL mengatakan, pinjaman daerah tersebut memang telah disetjui oleh Fraksi Hanura namun setelah pembahasan dalam rapat-rapat, perlu kembali dibahas secara mendalam.

HAJI YENDRIL berharap, pembahasan pinjaman daerah dan detail engineering design atau DED Pusat Pemerintahan itu bisa segera diselesaikan dan direalisasikan untuk menunjang kegiatan pembangunan Kota Padang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 Oktober 2010

PANJANG LANDASAN PACU BIM AKAN DI TAMBAH 2011

Anggota DPRD Sumatera Barat khawatir adanya wacana pemerintah Arab Saudi, bahwa Bandara King Abdul Aziz di Jeddah tidak akan melayani jemaah calon haji yang menggunakan pesawat jenis AIR BUS 300 yang biasa dipakai oleh PPIH Embarkasi Haji Padang.

Alasan tersebut lebih berdasarkan kepada padatnya frekwensi penerbangan dari penjuru dunia ke King Abdul Aziz Jeddah tersebut.

Kekhawatiran tersebut diharapkan segera diatas, dengan memperpanjang landasan pacu BIM yang sekarang 2 ribu 750 meter, menjadi seharusnya 3 ribu meter.

Gubernur Sumatera Barat IRWAN PRAYITNO usai melepas jemaah calon haji embarkasi kloter pertama di asrama haji parupuak tabiang Padang kemarin mengatakan, kekurangan landasan pacu BIM tersebut sepanjang 250 meter, akan dianggarkan tahun depan.

Menurut Gubernur IRWAN PRAYITNO, jika perpanjangan landasan pacu BIM terlaksana, ke depannya akan memudahkan pemberangkatan jemaah calon haji embarkasi Padang ke tanah suci Makkah, terutama dalam penghematan waktu.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 Oktober 2010

KLOTER PERTAMA DI LEPAS GUBERNUR SUMBAR

Jemaah calon haji termuda usia 18 tahun, RISKY FATLY MUHAMMAD IKHSAN BIN IKHSAN asal Tarok Dipo Guguak Panjang Kota Bukittinggi, yang tergabung dalam kloter pertama embarkasi haji Padang kemarin dilepas oleh Gubernur Sumatera Barat IRWAN PRAYITNO.

Dalam rombongan yang berjumlah 358 orang itu, juga terdapat jemaah tertua yaitu ROSDANIAR ALI AKBAR BINTI RAJO MENTARI umur 83 tahun asal Desa Luak Anyir Kubu Gulai Bancah Kota Bukittinggi.

Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Barat IRWAN PRAYITNO mengharapkan agar jemaah calon haji dapat meningkatkan ibadah serta menjaga karakter dan budaya Sumatera Barat.

Sekretaris PPIH Embarkasi Haji Padang H.JAPERI,MM, mengatakan Jemaah Calon Haji kloter pertama yang terdiri dari jemaah Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi dan Kota Padang serta di tambah 5 orang petugas dengan total 360 orang, akhirnya diberangkatkan sebanyak 358 jemaah.

Dua jemaah dari Kota Padang Panjang batal berangkat karena sakit yakni ZULKHAISAR HARUN SUMUM dan ARLINA NURDIN ROSA.

Hingga saat ini kondisi kesehatannya belum diketahui secara pasti, termasuk jenis penyakit yang dideritanya.

Jemaah calon haji Kloter pertama tersebut akan menempati Maktab Bakhutmah nomor 50 di wilayah Makkah Al Muakharamah.

Suhu di kota suci Makkah saat ini, maksimum 36,8 derajat celcius minimum 23,9 derajat celcius dan di Madinah maksimum 25 derajat celcius dan minimum 6 derajat celcius.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 Oktober 2010

%d blogger menyukai ini: