Monthly Archives: Oktober 2010

PPIH LAKUKAN PENGHEMATAN WAKTU BAGI JCH GEL. KEDUA

PPIH Embarkasi Haji Padang berusaha mengefektifkan waktu 17 jam di asrama haji guna persiapan dan pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji sesampainya di tanah suci.

Waktu yang cukup lama dipergunakan oleh jemaah calon haji dalam beribadah tersebut, diharapkan agar jemaah yang sudah berada di dalam asrama dan tidak melakukan aktivitas lagi.

Hal tersebut disampaikan wakil sekretaris PPIH Embarkasi Haji Padang HERY ZULMAN.

Untuk itu HERY ZULMAN mengharapakan, kepada pihak keluarga jemaah calon haji untuk tidak mengganggu serta menambah jumlah barang bawaan jemaah.

Kemarin telah diberangkatkan jemaah calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang 13 asal Kota Bukittinggi sebanyak 357 orang.

Tercatat 3 orang mengundurkan diri yakni YELIDA HENDRAWATI BINTI NAUMAN umur 41 tahun karena sakit sebelum memasuki asrama, YUSRIYAL BIN MUHAMMAD ZEN umur 56 tahun orang tuanya sakit dan SUWARNELLY BINTI MUHAMMAD ARIF umur 36 tahun karena hamil.

Jemaah tersebut nantinya di tempatkan pada maktab 18 di wilayah Aziziah Syamaliah.

Jemaah kloter 13 berangkat menuju Jeddah melalui Bandara Internasional Minangkabau dengan pesawat garuda 3512.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 29 Oktober 2010

ATLIT BOLA VOLLI MUNDUR KARENA PANITIA TIDAK FAIR

6 orang atlet Bola volli Kabupaten Limapuluh Kota dan satu orang atlet kota Padang, memilih mundur dari kontingen volli ball yang akan berlaga pada Pekan Olah Raga Pelajar Wilayah Popwil di Provinsi Bangka Belitung, akhir bulan November mendatang.

Hal tersebut merupakan dampak dari tidak fair nya panitia dalam pengiriman kontingen yang akan mewakili Sumatera Barat tersebut.

Pelatih bola volli Limapuluh Kota ISMAIL mengatakan, pihaknya sangat kecewa karena atlit maupun pelatih yang dikirim tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan dan hasil meeting pelatih di waktu Popda.

Dijelaskan, dari 6 atlet volly Limapuluh Kota yang menyatakan mundur tersebut, 3 orang atlet putri, dan 3 lainnnya atlet putra.

Dikatakan, dengan pengunduran diri tersebut, pihaknya mulai meragukan kemampuan kontingen Sumatera Barat dalam Popwil di Bangka Belitung tersebut.

Apalagi para atlet yang mundur tersebut merupakan atlet yang memiliki talenta cukup baik, karna 3 atlet putri yang mundur tersebut pernah memperkuat Sumatera Barat dalam Kejurnas volli pasar di Jawa Barat.

Selain itu, para atlet ini juga pernah menyumbangkan emas untuk Kabupaten Limapuluh Kota saat Popda.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 28 Oktober 2010

PEGULAT SUMBAR PADA KEJURNAS

Pegulat Sumatera barat berhasil menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perunggu pada kejuaraan Nasional Kejurnas Gulat yang dilaksanakan di Yokjakarta dari tanggal 25 sampai 31 Oktober mendatang.

Pelatih Gulat Sumatera Barat Drs EDISWAL kepada RRI mengatakan Pegulat yang dapat menyumbangkan medali emas tersebut adalah Suwandi Wiranata yang turun pada kelas 84 kilogram dan Perunggu disumbangkan Ardios yang turun pada kelas 60 kilogram kedua pegulat tersebut turun dalam gaya grego.

Sementara pegulat Sumatera barat yang turun pada hari ini sebanyak enam orang adalah Kadrizal kelas 50 kilogram, Zulhendra kelas 96 kilogram , Ferri Anwar kelas 120 kilogram sedangkan dibagian putri adalah Yuti Dwi Aksari kelas 48 kilogram , Rahmadona kelas 51 kilogram dan Giska Dewi kelas 55 kilopgram.

Untuk itu Ediswal mengharapkan kepada pegulat Sumatera Barat agar bertanding sekuat tenaga dan dapat menambah prolehan medali untuk Sumatera Barat.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 28 Oktober 2010

AKIBAT GEMPA BUMI

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Sekretaris DPRD Kepulauan Kabupaten Mentawai RIDWAN SIRITUBUI, akibat Gempa Bumi dan hantaman tsunami yang terjadi di Kepulauan Mentawai sebanyak 112 orang meninggal dunia, 364 orang hilang, luka berat 15 orang dan luka ringan 25 orang, sedangkan ketinggian ombak ketika tsunami sekitar 8 Meter.

Sementara sebanyak 291 unit rumah hancur, 3 SD Hilang, 1 SMP, dan 5 Rumah ibadah juga hancur.

Selain itu 5 Jembatan hancur, 2 Resort hancur dan 1 unit kapal turis juga hancur, 4 Kecamatan Hilang yaitu Pagai Selatan, Sipora Selatan, Sikakap dan Pagai Utara.

Saat ini Masyarakat sangat membutuhkan Makanan, Pakaian, Selimut, Tenda dan kebutuhkan lainnya.

Bantuan untuk korban Bencana di Kepulauan Mentawai yang sudah diterima hingga kemarin baru dari Banda Penanggulangan Bencana daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, sementara batuan dari Pemerintah Propinsi masih sedang dalam perjalanan, karena baru berangkat siang kemarin.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 28 Oktober 2010

GUBERNUR TIDAK RAGU RAGU

Ketua Komisi I DPRD Propinsi Sumatera Barat ZULKIFLI JAILANI SH meminta kepada Gubenrur Sumatera Barat untuk tidak ragu ragu dalam mencairkan anggaran untuk membantu para korban bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Menurut ZULKIFLI JAILANI SH, Gubernur sebagai penaggung jawab daerah agar mengkaji secepatnya apakah bencana tsunami di Mentawai merupakan bencana Lokal, propinsi atau bencana tingkat nasional.

Dalam masa tanggap darurat akibat bencana yang sedang dialami masyarakat, seharusnya Pemerintah mengabaikan aturan aturan Birokrasi.

Dengan demikian Gubernur bisa memerintahkan Badan Pengelola Keuangan Daerah BPKD untuk mencairkan anggaran untuk biaya operasional pada badan dan dinas terkait.

Gubernur Sumatera Barat disamping tidak ragu ragu dalam mengambil sikap, juga sebagai pemimpin harus tegas dalam mengambil keputusan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 28 Oktober 2010

BUKAN SMS GUBERNUR

Gubernur Sumatera Barat membantah telah mengeluarkan SMS yang berisi himbauan kepada warga agar menghindari perjalanan tidak penting dalam radius 5 sampai 6 kilometer dari bibir pantai dalam 5 hari ke depan.

SMS yang mengatasnamakan Gubernur dan BNPB tersebut antaralain berbunyi pemberitahuan kepada warga agar menghindari perjalanan tidak penting dalam radius 5 sampai 6 kilometer dari bibir pantai dalam 1 hingga 5 hari ke depan, karena pemerintah menetapkan siaga bencana.

SMS dimaksud beredar dengan cepat ke banyak warga khususnya di kota Padang kemarin.

Sejumlah warga mengaku resah dan akhirnya banyak yang meneruskan SMS itu ke sanak saudara atau kerabat mereka, terutama yang tinggal di pinggir pantai.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang dikonfirmasi RRI tentang SMS tersebut membantah dengan tegas telah mengeluarkan SMS dimaksud.

Bahkan Gubernur berharap si pembuat SMS itu dicari dan diusut, karena meresahkan masyarakat.

Dalam hubungan itu, Gubernur IRWAN PRAYITNO menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai SMS dimaksud, karena bukan berasal dari Gubernur Sumatera Barat.

Sementara itu, Jumlah korban jiwa akibat Tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai terus bertambah.

Hingga tadi malam diperoleh informasi sudah ditemukan 319 orang korban meninggal dunia, luka berat 77 orang , luka ringan 25 orang dan sekitar 460 orang masih dinyatakan hilang, serta ribuan orang mengungsi.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 28 Oktober 2010

BANTUAN PEMKO PADANG UNTUK MENTAWAI

Pemerintah Kota Padang bersama instansi terkait, sejumlah relawan dan media massa berangkat menuju Kabupaten Kepulauan Mentawai, siang tadi dengan menggunakan kapal Perintis.

Disamping membawa para relawan untuk membantu pencarian korban dan para pengungsi di Kecamatan Pagai Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pemko Padang juga membawa sejumlah bantuan diantaranya, 1 ton beras, mie instant, air mineral, makanan kaleng, tenda, genset dan uang tunai 10 juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang BUDI ERWANTO mengatakan, dalam upaya membantu para korban tsunami di Mentawai, pihaknya dibantu relawan gabungan dari sejumlah instansi terkait lainnya seperti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah – BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja – Sat Pol PP, Dinas Sosial, Badan Amil Zakat Daerah – BAZDA, Rescue dan Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia – ORARI, yang dikoordinatori Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Padang EDI ASRI.

Menurut BUDI ERWANTO, kapal yang mengangkut bahan makanan dan relawan tersebut, diperkirakan sampai di Sikakap besok siang.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 27 Oktober 2010

MAHASISWA PEDULI MENTAWAI

Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di kota Padang sejak kemarin hingga beberapa hari ke depan melaksanakan aksi peduli Bencana Tsunami Mentawai.

Aksi peduli dilaksanakan dengan menghimpun sumbangan dari masyarakat, khususnya dari pengguna jalan raya.

Berdasarkan pantauan RRI pada beberapa persimpangan yang ada trafick lightnya, seperti di Simpang adabiah dan Simpang Sawahan, terlihat mahasiswa dari STIE Dharma Andalas dan Univesritas Andalas.

Mereka dengan semangat dan sabar menyapa pengendara dan penumpang kendaraan agar menyalurkan bantuan untuk korban musibah di mentawai.

Sementara itu animo masayarakat untuk menyumbangkan uangnya cukup tinggi.

Setidaknya hal itu terlihat dari kardus Mie instant yang mereka gunakan rata-rata penuh dengan lembaran uang kertas.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 27 Oktober 2010

WABUP PASBAR SUMBANGKAN GAJI PERTAMA UTK PEMBANGUNAN JALAN

Wakil Bupati Pasaman Barat SYAHRUL Dt MARAJO Spd. MM, menyumbangkan sebahagian gaji pertamanya untuk membantu pembangunan jalan menuju Madrasah Aliyah Negeri MAN Kinali Pasaman Barat.

Sumbangan spontan Wakil Bupati Pasaman Barat itu dilakukan ketika melaksanakan kunjungan kerja ke sekolah dimaksud baru-baru ini ,dalam rangka menjajaki kemungkinan dijadikannya MAN kinali sebagai sekolah unggul di Kabupaten Pasaman Barat.

Sementara itu Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri Kinali Hj ROSNAWATI B, SAg menyampaikan, untuk menuju persiapan menjadi sekolah unggul pihak sekolah MAN Kinali tengah giat membangun sejumlah fasilitas pendukung, seperti jalan, mushalla dan asrama siswa.

Dijelaskan Madrasah Aliyah Negri Kinali saat ini memiliki 394 siwa dengan 13 rombongan belasa, 37 orang guru dan 5 orang personil tata usaha.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 27 Oktober 2010

PENAMBAHAN LANDASAN PACU PESAWAT DIANGGARAKAN 2011

Rencana penambahan panjang landasan pacu pesawat terbang di bandara Internasional Minangkabau mendapat tanggapan serius dari anggota Komisi V DPR RI.

Kasubdin Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Sumatera Barat HERRY ZULMAN mengatakan, Presiden SBY pernah berjanji akan membantu biaya penambahan panjang landasan pacu pesawat tersebut melalui APBN.

Seharusnya panjang landasan pacu tersebut 3000 meter, sementara kini baru tersedia sepanjang 2750 meter.

Dikatakan, pada tahun 2011 Air Bus 300 tidak boleh lagi terbang ke Arab Saudi, karena Bandara Madinah hanya melayani pesawat Boieng 747 – 400 yang berbadan lebar.

Karenanya jika bandara BIM tahun depan masih menggunakan pesawat air bus, jemaah calon haji asal Sumatera Barat terpaksa bergabug dengan embarkasi Medan yang sudah memiliki landasan yang melayani pesawat berbadan lebar sejenis Boeing 747 – 400.

Hal tersebut dikatakan HERRY ZULMAN ketika menerima kunjungan anggota komisi V DPR RI saat melakukan kunjungan ke Asrama Haji Parupuan Tabiang Padang dalam rangka pengawasan persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji 2010 baru-baru ini.

Anggota Komisi V DPR RI bidang perhubungan H.A.BAKRI HM,SE mengtakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan kementrian Perhubungan terkait janji Presiden SBY tersebut dan pihaknya akan menganggarkannya pada tahun 2011.

BAKRI menjelaskan, pihaknya siap menerima usulan dalam rangka peningkatan pelayanan dan pendapatan asli daerah dan akan memperjuangkan usulan tersebut, namun berhasil atau tidaknya realisasi usulan tergantung dari kegigihan anggota DPR RI dapil masing-masing.

Sementara itu untuk hari ini Embarkasi Haji padang tidak memberangkatkan jemaah calon haji, karena jemaah calon haji yang tergabung dalam kloter 12 asal Sumatera barat, siang tadi baru masuk asrama sebanyak 355 jemaah, berasal dari Kabupaten Dharmasraya 197 orang, Kabupaten Sijunjung 149 orang dan Kota Padang 9 orang, ditambah 5 orang petugas.

Jemaah kloter 12 tersebut menurut rencana akan diberangkatkan ke Jeddah melalui Bandara Internasional Minangkabau sore nanti.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 27 Oktober 2010

%d blogger menyukai ini: