Daily Archives: April 25, 2011

HAMA ULAT BULU DI PARIAMAN

Hama ulat bulu yang menyerang beberapa kota di Indonesia kini mulai merambah ke Kota Pariaman.

Kepala Dinas Pertanian Kota Pariaman, Syaiful Rizal mengatakan, pihaknya beberapa minggu lalu menerima laporan dari salah seorang masyarakat tentang adanya ulat bulu yang menyerang pepohonan di pekarangan rumah mereka.

Setelah meninjau ke lapangan, pihaknya memastikan dan meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir, karena populasi ulat bulu tersebut jumlahnya tidak banyak dan tidak akan merambah ke tempat-tempat umum.

Namun, untuk mengantisipasi perkembangan ulat bulu yang lebih luas lagi, Dinas Pertanian Kota Pariaman telah melakukan penyemprotan insektisida dan penyemprotan api di sekitar pohon yang terjangkit hama ulat bulu tersebut.

Sehubungan dengan itu, Syaiful Rizal menghimbau kepada masyarakat Kota Pariaman agar tidak cemas, namun tetap waspada terhadap hama ulat bulu.

Apabila masyarakat menemukan atau melihat ulat bulu menyerang pepohanan dalam jumlah yang banyak, diminta untuk segera melapor ke Dinas Pertanian Kota Pariaman.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 25 April 2011

Iklan

MENURUNKAN 3500 PENGAWAS

Dinas Pendidikan Kota Padang telah menurunkan 3 ribu 500 orang pengawas ke 80 titik lokasi pelaksanaan ujian nasional-UN tingkat SMP dan sederajat di Kota Padang yang dimulai hari ini hingga hari kamis nanti.

Selain menurunkan petugas pengawas untuk mengawas 13 ribu 781 peserta UN pihak Dinas Pendidikan juga menurunkan tim Monitoring sebanyak 80 orang masing-masing satu orang pada setiap lokasi pelaksanaan UN.

Kepala bidang SMP dan Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Padang, GUSTIAR JAMAL pagi tadi mengatakan, pelaksanaan UN tingkat SMP dan sederajat ada beberapa sekolah yang bergabung baik sekolah swasta maupun sekolah Negeri.

GUSTIAR JAMAL mengatakan alasan SMP Negeri 36 Bungus siswanya bergabung ke sekolah lain mengikuti UN karena jumlah siswa Sekolah tersebut tidak memenuhi persyaratan karena siswanya hanya 19 orang.

Lebih lanjut GUSTIAR JAMAL mengatakan, UN tingkat SMP tahun ini tidak melibatkan pihak dari perguruan tinggi sebagai pengawas karena ia yakin pelaksanaan UN tingkat SMP lebih baik dibandingkan UN tingkat SMA beberapa hari lalu.

Untuk mengantisipasi kecurangan dalam pelaksanaan UN guru mata pelajaran yang sama dengan yang di UN kan tidak dibolehkan ikut mengawas sedangkan bagi kepala sekolah tidak diperkenankan meninggalkan sekolahnya selama UN berlangsung.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 25 April 2011

UJIAN NASIONAL TINGKAT SMP

Sebanyak 13 ribu 781 orang siswa tingkat SMP dan sederajat di Kota Padang mulai hari ini hingga tanggal 28 April nanti secara serentak mengikuti Ujian Nasional – UN tahun 2011.

UN tersebut dilaksanakan oleh 7 kelompok penyelenggara yang tersebar pada 80 lokasi di SMP Negeri dan swasta maupun pada sekolah MTsN yang tersebar di Kota Padang.

Wakil Walikota Padang, MAHYELDI ANSYARULLAH usai meninjau UN di SMP Negeri 24 mengingatkan, pihak sekolah sebagai pelaksana UN diharapkan berlaku jujur dan dapat menegakkan aturan baik siswa, guru dan pihak pengawas.

Ditegaskan Wakil Walikota, bila kedapatan ada pelanggaran atau kecurangan selama pelaksanaan UN, maka Pemko Padang akan memberikan tindakan dan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurut MAHYELDI ANSYARULLAH, setelah dilakukan evaluasi tentang diperketatnya pengawasan pelaksanaan UN dari tahun ke tahun karena kesalahan dari pelaksanaan UN tersebut yang tidak menjaga amanah dengan baik sehingga terjadi kecurangan-kecurangan.

Dijelaskannya, UN itu adalah hal yang wajar di dunia pendidikan, setiap pelajaran yang diberikan harus diuji sampai dimana kemapuan si anak dalam menerima apa-apa yang telah diajarkan oleh para guru disekolah.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 25 April 2011

RAKOR WILAYAH KONI SE SUMATERA

Rapat Koordinasi Wilayah KONI Se Sumatera akhirnya memutuskan pelaksanaan Perlombaan cabang Atletik yang meliputi 40 nomor ditambah 22 nomor lari.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum 3 Koni Sumatera Barat S. BUDI SYUKUR berkaitan hasil Rakorwil yang dilaksanakan di Batam hari Sabtu lalu.

Dikatakan dari hasil rakor tersebut menurut Budi yang juga Ketua Umum PASI Sumbar, sebelumnya tuan rumah Porwil, Kepulauan Riau bersikukuh hanya memainkan 18 nomor atletik tanpa nomor lari.

Namun, setelah diambil keputusan melalui voting, mayoritas KONI se-Sumatera menginginkan nomor lari dipertandingkan dengan demikian mau tidak mau Kepulauan Riau harus menerima keputusan tersebut.

Dengan penambahaan nomor lari tersebut, S. BUDI SYUKUR optimis cabang atletik akan bisa menyumbangkan medali emas bagi kontingen Sumbar, karena atlet atletik andalan Sumbar banyak berada di nomor lari.

Hal itu telah dibuktikan dalam kejurnas Jatim Open lalu, Sumbar berhasil meraih dua emas di nomor lari gawang.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 25 April 2011

PEJUANG REFORMASI

Pemerintah Propinsi Sumatera Barat terus mengupayakan pengusulan para pejuang asal Sumatera Barat dan pejuang yang bukan berasal dari Sumatera Barat yang telah memberikan kontribusi kejuangannya di daerah ini untuk mendapatkan penghargaan sebagai pahlawan ke pemerintah pusat.

Gubernur Sumatera Barat, IRWAN PRAYITNO mengatakan, pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota agar melakukan inventarisasi dan identifikasi terhadap tokoh pejuang yang nantinya akan diusulkan mendapatkan penghargaan sebagai pahlawan ke pemerintah.

Khusus tentang pengusulan Mr.Syafrudin Prawiranegara sebagai Pahlawan Nasional semenjak pengusulan pertama pada tahun 2007 dan pengusulan kedua pada tahun 2009.

Pemerintah Propinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota yang daerahnya merupakan basis perjuangan PDRI telah memberikan rekomendasi serta dukungan masyarakat dan pemerintah Propinsi Jawa Barat terhadap pengusulan Mr.Syafrudin Prawiranegara sebagai pahlawan nasional ke Pemerintah.

Menurut Gubernur, Mr.SYAFRUDDIN PRAWIRANEGARA memang sangat layak diusulkan menjadi pahlawan nasional, tetapi untuk pengusulan menjadi pahlawan nasional harus memenuhi beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dengan mengacu kepada Undang-Undang nomor 20 tahun 2009 tentang gelar , tanda jasa dan tanda kehormatan pasal 25 dan 26.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 25 April 2011

TAHUN INI PONDOK BAHARI PULAU PANJANG DIREHAB

Dinas Kelautan dan Perikanan Pasaman Barat terus berupaya mengoptimalkan seluruh potensi kelautan yang ada di Pasaman Barat untuk mendukung terwujudnya Pasaman Barat sebagai salah satu destinasi parawisata di Sumbar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pasaman Barat, Syafrialis, mengatakan, Pasbar memiliki banyak objek wisata menarik yang tidak kalah bagus dari daerah destinasi wisata lainnya.

Laut Pasbar luas, pulau-pulau kecilnya banyak, begitu juga dengan kawasan lain seperti hutan, perkebunan dan wisata alam lainnya.

Dikatakan, salah satu upaya kongkrit yang segera akan direalisasikan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kelautan dan Pertanian yakni penyempurnaan pembangunan Pondok Bahari Pulau Panjang Kecamatan Sungai Beremas.

Menurut Syafrialis, hal itu dilakukan mengingat Pulau Panjang mempunyai alam yang indah dan laut yang bersih, selain itu pulau tersebut juga cocok dikembangkan sebagai daerah sentra budidaya laut karena wilayahnya aman dari ancaman bencana tsunami karena memiliki perbukitan yang cukup tinggi.

Syafrialis menambahkan , jika semuanya terwujud, nantinya Pulau Panjang akan menjadi surga dan destinasi utama untuk tujuan wisata, tidak hanya dikunjungi wisatawan lokal tapi juga dari seluruh dunia.

Penyempurnaan Pembangunan Pondok Bahari Pulau Panjang tersebut juga diproyeksikan untuk dapat dijadikan sebagai tempat pertemuan rapat dan lain sebagainya, mengingat suasana dan kondisi alamnya sangat mendukung.

Namun, untuk mendukung rencana itu, masih banyak yang perlu dibenahi seperti fasilitas pendukung terutama bidang transportasi dan fasilitas lainnya agar para pengunjung merasa nyaman dan tenang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 25 April 2011

%d blogger menyukai ini: