Daily Archives: April 26, 2011

MINAT BACA MASYARAKAT MASIH RENDAH

Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat, EKA NUZLA menilai minat membaca masyarakat Sumatera Barat masih rendah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat EKA NUZLA seusai pembukaan seminar permasyarakatan perpustakaan dan minat baca tahun 2011 di Padang pagi tadi.

Dikatakan, rendahnya minat baca masyarakat tersebut terlihat dari kemampuan baca masyarakat terhadap buku 200 halaman yang baru rampung dibaca setelah 3 hari.

Angka tersebut cukup jauh dibandingkan negara tetangga untuk membaca 200 halaman, yang hanya membutuhkan waktu 2 jam.

Menurut EKA, masyarakat Sumatera Barat lebih senang berbicara dengan rekannya daripada membaca buku atau menumpahkan ide dalam bentuk tulisan.

Hal tersebut menjadi budaya Minangkabau yang terkenal dengan tradisi lisannya.

Dikatakan, kedepannya untuk meningkatkan minat baca masyarakat diperlukan dukungan segala pihak melalui SKPD yang ada pada kabupaten kota, untuk melakukan sosialisasi minat baca yang dimulai dari pelajar tingkat SD hingga SMA.

Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat EKA NUZLA menjelaskan, peran kepala daerah sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya masing-masing, dengan ikut mengembangkan minat baca kepada para siswa, karena dengan semakin sering membaca semakin banyak manfaat yang diperoleh.

Seminar permasyarakatan perpustakaan dan minat baca dengan tema kegemaran membaca dikalangan komunitas masyarakat tersebut diikuti oleh 150 peserta yang berasal dari SKPD, Kepala Pustaka kabupaten kota, guru dan utusan perguruan tinggi.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 26 April 2011

Iklan

PEMBANGUNAN RUMAH AMAN GEMPA

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengupayakan pembangunan perumahan pasca gempa, dengan membangun rumah yang kokoh sesuai dengan kontruksi aman gempa, sesuai dengan amanah Undang – Undang No 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Provinsi Sumatera Barat, Ir. FACHRUDDIN, mengatakan, pihaknya akan terus berupaya melakukan sosialisasi tentang pembangunan perumahan yang aman gempa kepada masyarakat di daerah ini, karena rata-rata masyarakat kurang memahami konstruksi.

Disamping itu, sebagian besar rumah yang roboh akibat gempa tahun lalu diakibatkan konstruksinya tidak tepat.

Oleh sebab itu, kata FACHRUDDIN pihaknya mengharapkan kepada semua pihak agar melakukan yang terbaik dalam pembangunan pemukiman masyarakat di daerah ini, termasuk dalam hal pengawasannya.

Dalam hubungan itu, Pemerintah Kabupaten Kota bersama DPRD setempat diminta untuk melakukan pengawasan, terutama terhadap pihak pengembang, seperti anggota REI yang telah mengantongi izin membangun, sehingga perumahan yang dibangun, benar- benar memenuhi standar.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Provinsi Sumatera Barat Ir. FACHRUDDIN mengingatkan, dalam pembangunan perumahan, diharapakan tukang yang dipekerjakan, benar benar ahli dan tidak asal-asalan.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 26 April 2011

MASALAH KETENAGAKERJAAN

Masalah ketenagakerjaan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman sehingga menuntut pemerintah dan dunia usaha untuk meningkatkan ilmu dan penguasaan terhadap persoalan ketenagakerjaan dimaksud.

Untuk itu Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang melaksanakan lomba cepat tepat ketenagakerjaan antar perusahaan se Kota Padang di Aula RRI Padang, sejak kemarin hingga hari ini.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang HERIANTO RUSTAM kepada RRI mengatakan, untuk lebih majunya suatu perusahaan diharapkan peran karyawannya bukan hanya untuk bekerja semata akan tetapi juga harus bisa memberikan inovasi atau ide-ide sesuai potensi pada perusahaan dimaksud.

Menurut HERIANTO RUSTAM, kondisi ketenagakerjaan di Kota Padang pasca gempa tahun 2009 lalu secara umum perlahan mulai kondusif.

Hal itu dapat dilihat dari beberapa indikator seperti semakin banyaknya lowongan pekerjaan yang tersedia terutama dibidang pertukangan dengan banyaknya kegiatan rehabilitasi dan renovasi gedung-gedung yang hancur akibat gempa tersebut.

HERIANTO RUSTAM menyebutkan, kegiatan lomba cepat tepat ketenagakerjaan tersebut, bukan saja dimaksudkan untuk mencari juara akan tetapi juga untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dalam upaya menyamakan persepsi tentang masalah ketenakerjaan.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 26 April 2011

MASUK SMK

Wakil Walikota Padang, MAHYELDI ANSYARULLAH, mengharapkan kepada para orangtua yang anaknya tamat SMP dan sederajat tahun ini agar melanjutkan sekolah anaknya ke SMK.

Harapan itu disampaikan Wakil Walikota mengingat setamat SMK, si anak bisa langsung mandiri dan menciptakan lapangan kerja sendiri dari ilmu yang didapat selama belajar di SMK dimaksud.

MAHYELDI ANSYARULLAH menjelaskan, orangtua harus bisa menilai kemampuan dibidang ekonomi maupun kemampuan si anak dalam menerima pelajaran, dan jika si anak masuk ke SMA otomatis setamat SMA harus kuliah.

Menurut Wakil Walikota , tamatan SMK merupakan dunia kerja sedangkan tamatan SMA harus melanjutkan kuliah dan kuliahnya pun harus pada universitas yang berkualitas agar setamat kuliah si anak mudah mencari pekerjaan.

Pada tahun ajaran 2012-2013 nanti Pemko Padang, menurut MAHYELDI akan berusaha untuk menjadikan perbandingan anak masuk SMK 70 persen dan 30 persen masuk SMA.

Sementara itu untuk memancing minat anak tamatan SMP untuk melanjutkan ke SMK perlu dilakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat pertama tersebut seperti menceritakan kesuksesan bagi siswa SMK dan sebagainya.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 26 April 2011

SP U-21 TARGETKAN 3 ANGKA LAWAN PERSIWA WAMENA

Kesebelasan Semen Padang Usia 21 menargetkan poin penuh saat menghadapi Persiwa Wamena U-21 mengawali babak enam besar Liga Super Indonesia U-21 di Stadion Kuningan Jakarta, sore nanti.

Demikian disampaikan Pelatih Semen Padang U-21, WELLIANSYAH ketika dihubungi RRI beberapa saat lalu, sekaitan persiapan timnya menghadapi pertandingan tersebut.

Dikatakan, saat ini semua pemain dalam keadaan siap tempur untuk meraih kemenangan, kecuali SATRIA EKA PUTRA yang absen karena mendapat kartu merah saat Semen Padang menjamu Persib Bandung beberapa waktu lalu.

WELLIANSYAH mengharapkan kepada para pemain yang akan diturunkan agar konsentrasi dan tetap fokus selama pertandingan melawan Persiwa Wamena karena pertandingan tersebut sangat menentukan langkah Kabau Sirah Mudo selanjutnya.

Pada babak 6 besar Indonesia Super League Usia 21 tersebut, PS. Semen Padang U-21 berada pada grup B bersama Persiwa Wamena dan Pelita Jaya Purwakarta.

Setelah bertemu Persiwa Wamena, selanjutnya Semen Padang U-21 akan kembali tampil menghadapi Pelita Jaya Purwakarta tanggal 30 April nanti.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 26 April 2011

ANTISIPASI NII

Universitas Andalas – Unand Padang memperketat perizinan penyelenggaraan acara dan sejumlah kegiatan kemahasiswaan, menyusul terjadinya kasus perekrutan anggota oleh organisasi yang menamakan dirinya Negara Islam Indonesia – NII.

NII kini merambah sampai ke kalangan mahasiswa pada sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Menilik dari sejumlah peristiwa penculikan mahasiswa yang terjadi pada beberapa perguruan tinggi di Indonesia, oknum penculik yang bermodus perekrutan anggota NII itu, saat ini telah menyusupi sejumlah organisasi mahasiswa, seperti yang terjadi di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Malang beberapa waktu lalu.

Para korban penculikan yang dicuci otaknya, diperalat untuk mendapatkan uang sebanyak – banyaknya dengan menghalalkan berbagai cara.

Rektor Universitas Andalas – Unand Padang, Profesor Doktor Musliar Kasim, MS mengatakan, belajar dari peristiwa yang telah terjadi di beberapa Kota tersebut, pihaknya mengambil sejumlah langkah antisipatif diantaranya, memperketat pengawasan terhadap setiap kegiatan kemahasiswaan.

Profesor Musliar Kasim menjelaskan, pihak Universitas harus mengetahui secara detil setiap acara maupun kegiatan kemahasiswaan yang dilaksanakan, baik di lingkungan kampus maupun di luar.

Pihak Unand tidak akan mengizinkan acara maupun kegiatan mahasiswa yang mencurigakan dan menjurus kepada hal – hal yang tidak wajar.

Apabila ditemukan kegiatan kemahasiswaan yang tidak sesuai dengan permohonan izin yang disetujui Universitas, kata Profesor Musliar Kasim, pihaknya tidak segan – segan membatalkan langsung acara maupun kegitan tersebut.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 26 April 2011

DPRD AKAN MEMANGGIL BANK NAGARI

Komisi II DPRD Propinsi Sumatera barat akan memanggil dan melakukan dengar pendapat dengan pimpinan Direksi Bank Nagari se-Sumatera Barat mulai dari Kantor Pusat maupun Kantor Cabang di Kabupaten Kota.

Hal tersebut dilakukan sehubungan belum adanya program pengucuran dana kredit untuk petani oleh Bank Nagari, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para petani didaerah ini padahal kucuran dana pemerintah Propinsi Sumatera Barat untuk Bank Nagari cukup besar.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Propinsi Sumatera Barat, MARLIS, di dalam pertemuan nanti pihaknya akan mempertanyakan sejauh mana Bank Nagari memberikan kredit yang dialokasikan untuk sektor pertanian.

Hal tersebut dipertanyakan karena sewaktu melakukan kunjungan kerja beberapa waktu yang lalu ke daerah, Bank Nagari Simpang Empat Pasaman Barat, ternyata kucuran kredit Bank Nagari untuk sektor pertanian seluruhnya hanya 3,9 persen.

Dengan demikian, kredit produktif atau kredit komersil yang dikucurkan Bank Nagari hanya sekitar 15 persen, sementara kredit konsumtif sebesar 85 persen.

Untuk itu, diharapkan kepada Kepala Cabang Bank Nagari dan Wakil Kepala devisi kredit Bank Nagari agar lebih memberdayakan petani melalui dukungan kredit.

Lebih jauh, Marlis mengatakan, Pemerintah Propinsi Sumatera Barat masih memprioritaskan saham untuk Bank Nagari yaitu sebesar 35 persen dari anggaran APBD Propinsi Sumatera Barat, sementara pada tahun 2011 ini pemerintah Propinsi menambahkan saham untuk Bank Nagari sebesar 25 Milyar, sementara pada tahun sebelumnya juga sebesar 20 milyar Rupiah.

Dengan demikian sampai sekarang Pemerintah propinsi Sumatera Barat telah menyalurkan kucuran dana sebesar 50 Milyar rupiah untuk Bank Nagari.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 26 April 2011

%d blogger menyukai ini: