MINAT BACA MASYARAKAT MASIH RENDAH

Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat, EKA NUZLA menilai minat membaca masyarakat Sumatera Barat masih rendah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat EKA NUZLA seusai pembukaan seminar permasyarakatan perpustakaan dan minat baca tahun 2011 di Padang pagi tadi.

Dikatakan, rendahnya minat baca masyarakat tersebut terlihat dari kemampuan baca masyarakat terhadap buku 200 halaman yang baru rampung dibaca setelah 3 hari.

Angka tersebut cukup jauh dibandingkan negara tetangga untuk membaca 200 halaman, yang hanya membutuhkan waktu 2 jam.

Menurut EKA, masyarakat Sumatera Barat lebih senang berbicara dengan rekannya daripada membaca buku atau menumpahkan ide dalam bentuk tulisan.

Hal tersebut menjadi budaya Minangkabau yang terkenal dengan tradisi lisannya.

Dikatakan, kedepannya untuk meningkatkan minat baca masyarakat diperlukan dukungan segala pihak melalui SKPD yang ada pada kabupaten kota, untuk melakukan sosialisasi minat baca yang dimulai dari pelajar tingkat SD hingga SMA.

Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat EKA NUZLA menjelaskan, peran kepala daerah sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya masing-masing, dengan ikut mengembangkan minat baca kepada para siswa, karena dengan semakin sering membaca semakin banyak manfaat yang diperoleh.

Seminar permasyarakatan perpustakaan dan minat baca dengan tema kegemaran membaca dikalangan komunitas masyarakat tersebut diikuti oleh 150 peserta yang berasal dari SKPD, Kepala Pustaka kabupaten kota, guru dan utusan perguruan tinggi.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 26 April 2011

Iklan

About prosaturripadang

Radio Publik Milik Bangsa - Sekali Di Udara Tetap Di Udara

Posted on April 26, 2011, in Berita, Berita Daerah Sore, Sosial Masyarakat. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. bukan hanya sumatera barat yang masyrakatnya kurang membaca, sekarang hampir di berbagai daerah masyrakatnya kurang berminat membaca..

    sekiranya semua itu dapat di carikan solusinya agar masyarakat kita gemar membaca..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: