Daily Archives: Mei 14, 2011

PTPN IV INVESTASI DI TELUK TAPANG

Kehadiran pelabuhan Teluk Tapang Kabupaten Pasaman Barat mendapat tanggap positif dari para pelaku usaha dan investor, hal itu terbukti dari penyataan pimpinan PTPN EMPAT, Amir Sarifuddin yang ingin menanamkan modalnya pada pelabuhan tersebut sebesar 400 milyar rupiah.

Perusahaan tersebut akan membangun tanki timbun (liquid cargo), dry cargo dan kawasan industri serta membangun perkebunan di Air Bangis bekerja sama dengan ninik mamak Nagari Air Bangis.

Hal tersebut disampaikan rombongan unsur pimpinan PTPN IV, saat temu ramah dengan Bupati Pasaman Barat, Baharuddin R di ruang kerja bupati baru-baru ini.

Menurut Amir Sarifuddin, investasi yang akan ditanamkan pada pelabuhan tersebut meliputi pembangunan fasilitas pendukung berupa tanki timbun di lokasi pelabuhan.

Selain itu perusahan milik Negara tersebut juga berkomitmen untuk menggunakan pelabuhan Teluk Tapang sebagai sentra bisnis dan arus transportasi perusahaan tersebut untuk ekspor dan impor barang nantinya.

Disamping itu,Amir Sarifuddin juga mengatakan rencana investasi dari PTPN IV tersebut juga berupa pembangunan kawasan industri berupa pabrik-pabrik dan penunjang lainnya. Sehingga, produk yang dihasilkan bukan saja CPO lagi, tetapi juga sudah produk jadi yang bahan dasarnya minyak sawit.

Sementara itu Bupati Pasbar, Baharuddin R mengatakan, pembangunan Pelabuhan Teluk tapang selain dimaksudkan sebagai sentra bisnis Pasaman Barat,juga memiliki pertimbangan lain yakni terjadinya pengurangan biaya transportasi angkutan CPO sebesar Rp.900.000,-/ton menjadi Rp.460,-/ton/km akibat pengurangan jarak tempuh Pasaman Barat ke Teluk Bayur menjadi ke Teluk tapang yakni sepanjang rata-rata 140 km.

Bupati juga mengatakan, pertimbangan Teluk Tapang yang dijadikan sebagai lokasi pelabuhan adalah, perairan Teluk Tapang merupakan perairan yang tenang, terlindungi oleh pulau dari arah yang tenang, terlindungi oleh pulau dari arah laut atau Samudera Hindia dan terlindung bukit dari arah daratan sehingga kapal-kapal yang masuk, keluar dapat bersandar dengan aman.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 14 Mei 2011

AKTIFKAN KEMBALI POS KAMLING

Kontrol dari masyarakat dan juga pemerintah dalam meningkatkan keamanan untuk memberantas aksi kejahatan perlu kembali digalakkan.

Mantan Koramil Koto Tangah, Purnawirawan TNI ZAKARIA mengatakan, kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan kini sudah mulai kendor, sehingga akibat kelengahan masyarakat tersebut membuat ruang gerak para pelaku kejahatan semakin bebas.

Menurut ZAKARIA, Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) harus kembali diaktifkan dan setiap tamu yang datang wajib lapor 2 kali dalam 24 jam, sehingga aparat lingkungan seperti RT dan RW bisa mengetahui aktifitas warganya.

ZAKARIA menambahkan, jika Pos Kamling aktif, maka masyarakat dapat mendeteksi orang asing yang masuk ke lingkungannya sekaligus untuk menanggulangi jika ada orang-orang yang berperilaku mencurigakan.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 14 Mei 2011

DANA BBGRM SIJUNJUNG RP.737,5 JUTA

Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) setempat menyiapkan dana 737 juta 500 ribu rupiah untuk pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

Pencanangan BBGRM tahun ini di kabupaten tersebut di pusatkan di Nagari Padang Sibusuk.

Kepala BPMPN Kabupaten Sijunjung, Medison, mengatakan, kegiatan BBGRM diarahkan untuk peningkatan dan perbaikan infrastruktur di nagari seperti regit beton dan pembuatan pagar serta kegiatan fisik lainnya.

Tiap nagari memperoleh alokasi dana bervariasi mulai dari 7 setengah juta hingga 15 juta rupiah, sesuai kategorinya.

Dikatakan, pelaksanaan kegiatan BBGRM tersebut sebagai upaya untuk melestarikan nilai-nilai gotong royong masyarakat, membangkitkan dan mengelorakan kembali kepedulian dan peran aktif masyarakat bergotong royong dengan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintahan Kabupaten Sijunjung juga akan memberikan penghargaan kepada nagari yang tampil sebagai pelaksana BBGRM terbaik.

Nagari Terbaik pertama akan mendapatkan uang tunai 10 juta rupiah, kedua 7 setengah juta dan terbaik ketiga 5 juta rupiah.

Sementara terbaik harapan pertama, kedua dan ketiga masing-masing memperoleh 2 setengah juta, 2 juta dan 1 setengah juta rupiah.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 14 Mei 2011

KOMISI YUDISIAL PERKETAT PENGAWASAN HAKIM

Sebagai upaya menekan kasus pelanggaran yang dilakukan oleh para hakim dan jajarannya di daerah, Komisi Yudisial Republik Indonesia, kini memperketat pengawasan terhadap para hakim melalui jejaring dan posko yang ada pada setiap daerah di Indonesia.

Tidak hanya itu, untuk mengoptimalkan pengawasannya terhadap para hakim, Komisi Yudisial dalam waktu dekat juga akan membangun rumah pengaduan masyarakat pada setiap daerah di Indonesia.

Ketua Komisi Yudisial RI, Profesor Doktor Eman Suparman, SH, MH, usai memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa fakultas hukum Universitas Ekasakti Padang, kemaren mengatakan, dalam melakukan pengawasan dan pemantauan persidangan di daerah, pihaknya dibantu oleh sejumlah perguruan tinggi di daerah yang telah melakukan MOU dengan Komisi Yudisial.

Menurut Eman Suparman, berdasarkan hasil pengawasan dan pemantauan pihaknya sejak awal tahun 2011 sampai saat ini telah tercatat lebih kurang 750 kasus pelanggaran yang dilakukan hakim di tanah air.

Meskipun demikian, dalam menindaklanjuti laporan yang disampaikan masyarakat, kata Eman Suparman, pihaknya belum bisa meproses semua kasus yang masuk, mengingat penyelesaian satu kasus membutuhkan waktu lebih kurang 90 hari.

Dijelaskan, hingga saat ini baru 16 hakim yang sudah dipanggil, dan 15 diantaranya rata – rata diputus tidak bersalah karena tidak cukup bukti.

Sementara itu, laporan pelanggaran hakim yang paling banyak masuk ke Komisi Yudisial, kata Eman Suparman, umumnya dari kalangan hakim pengadilan Negeri dan pengadilan Tinggi, yaitu pada kasus perdata maupun pidana.

Para hakim tersebut rata – rata dilaporkan, karena melakukan pelanggaran etika, seperti menerima suap dan menjatuhkan perkara pidana dengan hukuman yang ringan karena diberi uang.

Bagi para hakim yang terbukti melanggar aturan dapat dikenakan sanksi beragam mulai dari teguran tertulis, lisan sampai dengan pemberhentian sementara maupun tetap.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 14 Mei 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 14 MEI

1811 – Paraguay menyatakan kemerdekannya.
1940 – Perang Dunia II: Belanda menyerah kepada Jerman.
1948 – Perdana Menteri David Ben-Gurion membacakan Deklarasi Pendirian Negara Israel kepada umum di Tel Aviv.
1955 – Perang Dingin: Pakta Warsawa ditandatangani delapan negara blok komunis.

%d blogger menyukai ini: