ARISTO MUNANDAR PIMPIN IKAPTK SUMBAR

Gubernur Sumatera Barat, IRWAN PRAYITNO yakin para alumni kepamongan secara empiris telah mampu membentuk kader-kader aparatur negara yang memiliki kualifikasi ilmu, intelektual dan visi kepemerintahan yang jelas dan teruji dalam dunia pengabdiannya.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Surya Dhama Sabirin pada Pelantikan DPP Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sumbar di Auditorium Gubernuran Padang, kemarin.

Pengurus IKAPTK Sumbar periode 2011-2015 tersebut dipimpin oleh Aristo Munandar, mantan Bupati Agam.

Lebih jauh Gubernur menyampaikan, sebagai abdi negara dan masyarakat yang saat ini masih bertugas maupun yang telah purna tugas, pihaknya melihat pemahaman otonomi dan impelentasi otonomi daerah telah sangat dipahami oleh para kepamongprajaan.

Untuk itu, ia berharap transformasi pemahaman tentang otonomi daerah tersebut dapat ditularkan kepada aparatur lainnya, sehingga kedepan kita tidak lagi menemui adanya kecenderungan aparatur penyelenggaraan pemerintah untuk bersikap dan berpikir parsial, pragmatis dan dis-integrasi.

Gubernur juga berharap, sebagai aparatur negara yang telah dibekali dengan semangat ke Indonesiaan yang kuat, para alumni pendidikan tinggi kepamongan dapat menjadi teladan bagi aktor-aktor penyelenggaraan pemerintahan daerah lainya, dalam memacu semangat otonomi daerah yang berwawasan ke Indonesiaan.

Ketua Umum IKAPTK, Drs. Djohermansyah Djohan dalam kesempatan tersebut mengharapkan, setiap alumni pendidikan tinggi kepamongprajaan agar senantiasa menegakkan citra positif aparat pamong praja dalam seluruh proses tugas penyelenggaraan pemerintah negara dan mampu menjadi pioner dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pemerintah yang bersih.

Realita penyelenggaraan pemerintah daerah saat ini masih diwarnai oleh salah kelola pemerintahan, baik disebabkan kekurangpahaman terhadap praktek maupun ketidak-pedulian terhadap ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan pemerintahan tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada seluruh alumni pendidikan tinggi kepamongan agar tidak mewariskan praktek penyelenggaraan yang buruk kepada generasi muda aparat pamong praja dimanapun bertugas, karena hal itu akan membentuk citra negatif Kementerian Dalam Negeri sebagai pembina pendidikan tinggi kepamongprajaan di Indonesia.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 22 Mei 2011

Iklan

About prosaturripadang

Radio Publik Milik Bangsa - Sekali Di Udara Tetap Di Udara

Posted on Mei 22, 2011, in Berita, Berita Daerah Pagi, Pemerintahan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: