Daily Archives: Mei 25, 2011

57 GRAM BARANG BUKTI GANJA KERING DI MUSNAHKAN POLRES TANAH DATAR

57 gram ganja kering, pagi tadi dimusnahkan di halaman Polres Tanah Datar.

Humas Tanah Datar dalam siaran persnya hari ini menginformasikan, ganja kering tersebut merupakan barang bukti yang disita polisi dari tangan tersangka Y dan H warga Nagari Tigo Jangko Lintau Buo dan Nagari Lubuak Jantan Lintau Buo Utara.

Pemusnahan dilakukan Kapolres Tanah Datar, AKBP TEGUH TRISASONGKO yang di dampingi Ketua DPRD Tanah Datar, Zuldafri Darma, Kadis Kesehatan, Dr. Desnalita, Kajari Batusangkar, dan Kepala Kantor Kesbangpolinmas, Abrar.

Kapolres AKBP TEGUH TRISASONGKO mengatakan, dalam tahun 2011 ini tercatat 12 kasus dengan 29 tersangka, dengan barang bukti berupa narkoba jenis ganja disita polisi di wilayah Polres Tanah Datar.

Dalam kaitan itu Kapolres menghimbau masyarakat, niniak mamak alim ulama para guru, peserta didik dan orang tua untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menanggulangi kejahatan jenis narkoba maupun kejahatan-kejahatan lainya yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat.

Dikatakan, kejahatan jenis narkoba di wilayah Polres Tanah Datar belakangan ini cukup mengkhawatirkan.

Pada kesempatan yang sama ketua DPRD Tanah Datar Zuldafri Darma juga mengajak para niniak mamak dan tokoh masyarakat untuk selalu memperhatikan anak kemenakan agar terhindar dari pengaruh naroba, dan bersama-sama bekerja keras memberantas narkoba di Luhak Nan Tuo.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 25 Mei 2011

Iklan

DISIPLIN NASIONAL BAGI PELAJAR

Penerapan kedisiplinan terhadap para siswa dan pelajar di sekolah dapat mencegah kenakalan–kenakalan yang dilakukan siswa dan pelajar bersangkutan.

Demikian yang disampaikan Komandan Komando Resort Militer – Korem 032 Wirabraja, Kolonel Infantri Muhammad Bambang Taufik usai memberi sambutan pada reuni SMK dan SMP Nasional di Auditorium RRI Padang, pagi tadi.

Menurut Kolonel Infantri Muhammad Bambang Taufik, kenakalan remaja yang kini sering terjadi, seperti tawuran siswa antar sekolah, sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan kedisiplinan terhadap para siswa dan pelajar, baik oleh pihak sekolah maupun orang tua.

Disamping di didik dan di bina oleh pihak sekolah, para orang tua juga harus memperhatikan dan mengawasi anak – anaknya, sehingga ketika selesai jam sekolah, anak – anak bersangkutan tidak melakukan kenakalan – kenakalan yang dapat merugikan dirinya sendiri.

Persoalan kenakalan siswa dan pelajar tersebut, kata Kolonel Infantri Muhammad Bambang Taufik tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolan dan orang tua saja, tetapi juga semua komponen masyarakat lainnya.

Dengan perhatian dan upaya meningkatkan kedisiplinan para siswa dan pelajar tersebut, diharapkan juga dapat tercipta kedisiplinan secara Nasional.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 25 Mei 2011

CABANG KEMPO BEKEMBANG DI SUMBAR

Cabang olahraga Kempo merupakan cabang olahraga andalan bagi Sumatera Barat untuk meraih perestasi pada Pekan Olahraga Nasional PON XVIII yang dilaksanakan di Pekanbaru, Riau tahun 2012 mendatang.// Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Sumatera Barat, Doktor SUNADI kepada RRI mengatakan, perkembangan olahraga Kempo di Sumatera Barat, sudah cukup baik.

Terbukti pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan Pengprov Perkemi Sumatera Barat, atlit Kempo yang mengikuti kejurda tersebut pada 12 Kabupaten Kota berjumlah 240 orang, hanya 7 Kabupaten Kota yang tidak ambil bagian dalam kejurda tersebut.

Tujuh Kabupaten Kota yang tidak ambil bagian dalam kejurda tersebut adalah Mentawai, Solok Selatan , Dharmasraya, 50 Kota, Pessel, Padang Panjang dan Kota Pariaman.

Dijelaskan, tujuh Kabupaten Kota yang tidak ambil bagian pada Kejurda tersebut karena atlitnya belum ada dan beberapa Pengcab Perkemi tidak berjalan dengan baik.

SUNADI menjelaskan, pada Kejurda yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut atlit Pelatda Perkemi Sumatera Barat sebanyak 5 orang yang dipersiapkan untuk Pra Pon juga ambil bagian sebagai ajang pemanasan bagi atlit tersebut.

Kelima atlit tersebut adalah Putrianisa, Novianti, Meri, Niko dan Handi.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 25 Mei 2011

KUNJUNGAN KOMISI II DPRD SUMATERA UTARA

Melihat potensi kepariwisataan yang cukup besar di Sumatera Barat, Komisi 2 DPRD Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke daerah ini sekaligus menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Dengan sejumlah kekayaan keindahan alam Sumatera Barat yang hampir sama dengan Sumatera Utara, Komisi II DPRD Sumatera Utara sebanyak 26 orang termasuk unsur Dinas Pariwisata dan Budaya, Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Koperasi dan UKM, berkunjung untuk mempelajari cara pemanfaatan dan pengelolaan keindahan alam dalam menunjang sektor kepariwisataan.

Wakil Ketua Rombongan, KUNTUR MANURUNG di Padang kemarin mengatakan, hasil dari kunjungan yang dilakukan pihaknya tersebut, diharapkan nantinya dapat dilanjutkan dengan kesepakatan kerjasama atau MOU dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam hal perdagangan antar provinsi.

Wakil Ketua Rombongan Komisi II DPRD Sumatera Utara, KUNTUR MANURUNG menambahkan, selama 2 hari di Sumatera Barat, pihaknya juga melirik potensi industri kecil dan menengah terutama produk-produk khas daerah seperti songket, untuk dikembangkan di daerahnya.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 25 Mei 2011

TEMUAN INSPEKTORAT JENDERAL

Sebanyak delapan paket pembangunan drainase dan satu jembatan yang dianggarkan dalam APBD Sumatera Barat tahun 2011 ini tidak bisa dilaksanakan, karena berdasarkan temuan Inspektur Jenderal Kementrian Dalam Negeri, pelaksanaan kegiatan itu bukan wewenang Propinsi, tetapi pemerintah Kabupaten/Kota.

Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Propinsi Sumatera Barat, SUPRAPTO seusai dengar pendapat dengan komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat mengatakan, berdasarkan temuan tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat, MUSLIM KASIM mengintruksikan agar tidak melanjutkan proses pekerjaan drainase dan jembatan dimaksud karena harus dikerjakan oleh pemerintah Kabupaten/Kota.

Temuan paket pembangunan jembatan tersebut adalah pembangunan Jembatan Subang-Subang, Kabupaten Padang Pariaman senilai 1 triliun 375 milyar Rupiah dan delapan paket pembangunan Drainase di Sumatera Barat.

Paket drainase tersebut, di Pasar Surantih Kabupaten Pesisir Selatan, drainase lanjutan Pasar Siteba Kota Padang, drainase Alai, drainase kawasan Kampung Nan Limo Kabupaten Solok Selatan, drainase kawasan Maninjau Kabupaten Agam, kawasan Pasar Pandan Air Mati Kota Solok, normalisasi drainase Kota Painan dan drainase Ampalu Raya Pegambiran Lubuk Begalung Kota Padang.

Masing-masing paket tersebut bernilai 300 juta Rupiah dengan nilai total 3,2 milyar Rupiah.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 25 Mei 2011

KESADARAN PAJAK SUMATERA BARAT RENDAH

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Provinsi Sumatera Barat, ZUL EVI ASTAR, meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) masing–masing Kabupaten/Kota di daerah ini, untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap semua bendahara di daerahnya.

Menurut Kepala DPKD Sumatera Barat itu, pengawasan dan pembinaan itu diperlukan mengingat 971 dari seribu 328 bendahara penerima di Sumatera Barat tergolong bendahara yang tidak patuh.

Ketidakpatuhan bendahara tersebut antaralain, karena tidak melaporkan penerimaan pajak pada waktunya dan melakukan berbagai pelanggaran yang terindikasi pelanggaran pidana maupun fiskal.

Dalam keterangannya, kemarin, ZUL EVI ASTAR, mengatakan, akan memberikan pemahaman tentang aturan – aturan yang berkaitan dengan kinerja bendahara bersangkutan terutama dalam hal laporan penerimaan pajak.

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jendral Pajak Wilayah Sumatera Barat dan Jambi, Drs, PENI HIRJANTO, menyatakan, angka penerimaan pajak di daerah ini masih jauh dari yang semestinya.

Dijelaskan, rendahnya jumlah penerimaan pajak di daerah ini disebabkan oleh dua faktor yakni kesadaran wajib pajak yang masih rendah dan kinerja bendahara pengeluaran yang tidak patuh.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 25 Mei 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 25 MEI

1085 – Alfonso VI dari Kastilia merebut kembali Toledo, Spanyol dari bangsa Moor.
1810 – Herman Willem Daendels meminta secara resmi Parakanmuncang dan Bandung memindahkan ibukotanya ke alun-alun kota Bandung, Indonesia, sekarang.
1913 – Yap Thiam Hien, advokat dan tokoh hak asasi manusia Indonesia lahir.
1963 – Organisasi Kesatuan Afrika, pendahulu Uni Afrika, diresmikan di Addis Ababa, Etiopia, dengan 32 negara anggota.
1979 – American Airlines Penerbangan 191 jatuh di Chicago, Illinois, Amerika Serikat dan menewaskan 273 orang, hingga saat ini merupakan kecelakaan pesawat terbesar di Amerika Serikat.

%d blogger menyukai ini: