Daily Archives: Juni 9, 2011

AUSTRALIA : STOP EKSPOR KE INDONESIA!

Masyarakat Australia mendesak pemerintahnya untuk mengakhiri ekspor hewan ternak ke Indonesia setelah adanya laporan tentang penyiksaan ternak.

Seruan itu muncul setelah penyelidikan oleh Kelompok Hak-hak Binatang Australia, yang mengikuti pengiriman ternak sejak dari dermaga di Australia hingga ke rumah potong hewan di Indonesia. Mereka mengungkapkan adanya perlakuan brutal, seperti ternak dicambuk, ditendang, dan dibuat berdarah hingga akhirnya tewas.

“Animals Australia melakukan penyelidikan setelah sebuah industri peternakan melaporkan adanya perlakuan tidak layak,” demikian menurut Glenys Oogjes dari Kelompok Hak-hak Binatang sebagaimana dilaporkan CNN, Rabu (1/5/2011). “Animals Australia memfilmkan penyiksaan yang terjadi di 11 rumah potong, termasuk pada malam hari, dengan bantuan pekerja Indonesia di rumah-rumah potong tersebut,” kata Oogjes.

“Tujuan utama kami adalah membuktikan apa yang kami baca dalam laporan industri, apakah memang seburuk yang kami dengar,” katanya. “Tujuan kami adalah mengungkap kepada publik Australia apa yang terjadi dengan ternak kami yang dikirim ke Indonesia dan untuk menghentikan perlakuan buruk terhadap hewan-hewan kami, serta menghentikan perdagangan ke Indonesia.”

Penggalan film yang disiarkan di televisi Australia tersebut menunjukkan bahwa ternak dicambuki dan perlu waktu bermenit-menit untuk mati setelah leher ternak-ternak itu disembelih.

“Sebagai tambahan terhadap perlakuan tak layak itu, ternak tersebut tidak dipotong sesuai standar pemotongan halal menurut agama Islam,” kata Oogjes. “Hewan semestinya diperlakukan dengan baik dan harus menghadap ke arah Mekkah ketika mereka disembelih. Penyelidikan kami menunjukkan bahwa hal-hal ini tidak dilakukan,” kata Oogjes lagi sebagaimana dikutip CNN.

Dia mengatakan bahwa “dalam film itu hewan-hewan disembelih dan dipotong-potong di hadapan hewan lainnya. Itu jelas tidak halal.”

Cuplikan film itu memicu kemarahan warga Australia terhadap departemen pertanian negara itu. Puluhan ribu tanda tangan pun dibuat dalam sebuah petisi online. “Partai-partai oposisi, petani, kelompok-kelompok hak-hak binatang dan warga negara yang marah telah menuntut larangan ekspor ternak ke Indonesia,” kata Oogjes.

Rabu kemarin, Asosiasi Dokter Hewan Australia juga bergabung untuk menyerukan penangguhan perdagangan ke Indonesia hingga praktik-praktik penyembelihan hewan yang manusiawi diberlakukan. “Menteri Pertanian Australia telah menunjuk seorang pejabat untuk menangani masalah ini,” kata Oogjes. “Pejabat tersebut mengatakan bahwa ternak tidak akan dikirim ke 11 rumah potong hewan yang telah diselidiki oleh Animals Australia,” kata Oogjes.

“Namun itu konyol. Ada ribuan rumah potong hewan di Indonesia dan kami tidak memiliki kontrol ke rumah potong mana hewan kami dikirimkan.”

Kelompok hak-hak hewan mendesak Perdana Menteri Australia Julia Gillard untuk segera menghentikan ekspor ternak ke Indonesia.

(SUMBER : http://www.kompas.com)

Iklan

RENCANA PEMBANGUNAN TERMINAL DI JALAN DIPONEGORO

Pemerintah Kota Padang, diminta untuk mempertimbangkan rencana untuk membangun terminal bus di Jalan Diponegoro.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Koordinator Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Sumatera Barat, ZAINAL MS, kepada RRI Padang.

Menurut ZAINAL, pertimbangan itu didasari pada letak geografis Kota Padang, yang berada pada daerah rawan tsunami, apalagi lokasi tersebut sangat dekat dengan pantai.

Diingatkan juga, sebagai daerah yang rawan tsunami, kita harus hati-hati setiap saat, termasuk dalam menempatkan fasilitas umum, seperti terminal bus.

Disarankan, sebaiknya fasilitas umum diarahkan ke daerah yang bebas tsunami seperti daerah Simpang Haru.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 9 Juni 2011

AKSI TOLAK RANCANGAN UNDANG-UNDANG (RUU) PENGADAAN TANAH PEMBANGUNAN

Ratusan Petani dari berbagai daerah di Sumatera Barat yang tergabung dalam Dewan Pengurus Wilayah Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumatera Barat, kemarIn melakukan aksi damai.di halaman Gedung DPRD Sumatera Barat.

Dalam aksi tersebut, mereka meminta kepada DPRD Propinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Propinsi Sumatera Barat untuk ikut menolak Rancangan Undang-Undang pengadaan tanah untuk pembangunan yang sangat merugikan petani dan meminta melaksanakan pembaharuan Agraria sejati sesuai UUPA tahun 1960 dan Tap MPR NO IX tahun 2001.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Serikat Petani Sumatera Barat, SUKARDI BENDANG mengatakan, jika RUU pengadaan tanah untuk pembangunan tersebut disahkan oleh DPR, maka berpotensi akan menggusur tanah-tanah petani.

Untuk itu, para petani menuntut kepada Pemerintah Pusat agar segera melakukan pembaharuan agararia sesuai UUPA tahun 1960,

Selain itu para petani berharap kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Barat agar dapat menyelesaikan sengketa agraria yang ada di Sumatera Barat.

Seperti sengketa yang terjadi antara masyarakat petani dengan beberapa perkebunan sawit di Pasaman Barat.

Di Pasaman Barat tersebut terdapat sebanyak 19 buah perusahan perkebunan yang berkonflik dengan masyarakat petani dan terdapat 36 buah perusahaan perkebunan besar di seluruh Sumatera Barat yang menguasai total 129 ribu 400 hektar perkebunan sawit dengan kepemilikan asing sebanyak 12 perusahaan menguasai 54.ribu 166 hektar.

Menurut para petani, sedikitnya Serikat Petani Indonesia saat ini memiliki 6 basis yang sedang terlibat konflik agraria dengan perkebunan di Pasaman Barat.

Untuk itu, SPI meminta kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Barat untuk segera menyelesaikan konflik agraria di Pasaman Barat dan Sumatera Barat umumnya.

Perkebunan sawit tersebut tidak mengangkat perekonomian masyarakat di Pasaman Barat.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 9 Juni 2011

REKOMENDASI DPRD SUMBAR TERHADAP LKPJ GUBERNUR

DPRD Propinsi Sumatera Barat kemarin telah menyerahkan Rekomendasi terhadap Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sumatera Barat tahun 2010 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Propinsi Sumatera Barat, Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang.

Dalam rekomendasi DPRD Sumbar yang disampaikan kepada pemerintah daerah Propinsi Sumatera Barat tersebut dibunyikan, meskipun arah kebijakan pembangunan daerah pada tahun 2010 telah mengacu dan sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang ditetapkan dalam RPJMD tahun 2006-2010 dan RPKD tahun 2010, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki.

Kelemahan yang perlu diperbaiki tersebut diantaranya, tidak sinkron-nya sasaran program dan kegiatan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang telah ditetapkan sehingga program dan kegiatan yang dilaksanakan tidak memberikan kontribusi terhadap pencapaian sasaran pembangunan daerah secara keseluruhan.

Selain itu, arah kebijakan umum pemerintah daerah masih belum mengacu kepada kebutuhan pembangunan dan pengembangan sosial, ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat Sumatera Barat, dimana masih merupakan “Copy-Paste” dari kegiatan sebelumnya, sehingga output, outcome dan impact-nya belum signifikan walaupun realisasi fisik dan keuangannya telah berada diatas 95 persen.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 9 Juni 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 9 JUNI

68 – Kaisar Romawi Nero melakukan bunuh diri setelah mengalami kudeta.
1572 – Pasukan Turki berhasil merebut Siprus setelah mengerahkan armada baru menyerbu Don John dari Austria.
1815 – Kongres Wina berakhir, mengubah peta politik Eropa seusai Peperangan era Napoleon.
1885 – Perjanjian Tientsin ditandatangani antara Perancis dan Tiongkok menegaskan daerah perlindungan (protektorat) Perancis di Annam.
1905 – Albert Einstein mempublikasikan teori fisika kuantum di jurnal Annalen der Physik meski tanpa uji coba. Nantinya ia mendapat anugerah Hadiah Nobel Fisika atas analisisnya tersebut.
1934 – Karakter kartun Donal Bebek muncul pertama kalinya dalam film The Wise Little Hen.
1959 – USS George Washington diluncurkan, kapal selam pertama yang dipersenjatai dengan peluru kendali rudal balistik.
1967 – Israel menyerang Suriah setelah melanggar perjanjian gencatan senjata.
2006 – Piala Dunia FIFA 2006 dimulai dengan upacara pembukaan di Stadion Olimpiade Berlin, Jerman.

KELAHIRAN
1672 – Peter Agung, Tsar dari Rusia (w. 1725).
1781 – George Stephenson, penemu lokomotif dari Inggris (w. 1848).
1836 – Elizabeth Garrett Anderson, fisikawan dari Inggris
1893 – Cole Porter, komponis musik dari Amerika Serikat (w. 1964).
1966 – Taufik Savalas, pembawa acara dan pelawak Indonesia (w. 2007).
1981 – Vic Zhou, personel grup musik F4
1984 – Wesley Sneijder, pemain sepakbola dari Belanda

MENINGGAL
1870 – Charles Dickens, penulis termasyhur dari Inggris (l. 1812).
1874 – Cochise, kepala suku Apache di daratan Amerika Serikat
1964 – Maxwell William Aitken, Baron Beaverbrook pertama, politikus kelahiran Kanada dan pemilik surat kabar
1976 – Sybil Thorndike, aktris Inggris

%d blogger menyukai ini: