Daily Archives: Juni 11, 2011

LIGA PENDIDIKAN INDONESIA

Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Sumatera Barat akan dilaksanakan dari tanggal 14 sampai dengan tanggal 25 Juli 2011 mendatang untuk memperebutkan Piala Presiden, tingkat SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Sumatera Barat, JEFRINAL ARIFIN, mengatakan, Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Sumatera Barat tahun ini akan diikuti oleh 18 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, minus satu Kabupaten yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Liga Pendidikan Indonesia tahun ini tidak diikuti oleh Kabupaten Kepulauan Mentawai karena kesulitan menjangkau kecamatan dari satu pulau ke pulau lain yang jaraknya berjauhan.

Sementara itu, 18 Kabupaten/Kota yang ambil bagian dalam Liga Pendidikan Indonesia tersebut telah menyampaikan data atletnya ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Sumatera Barat dan pada tanggal 20 Juni mendatang akan dilakukan Lauching oleh Gubernur Sumatera Barat.

Lebih lanjut JEFRINAL menjelaskan, Liga Pendidikan Indonesia tingkat Sumatera Barat sampai saat ini, untuk tingkat SLTP dan SLTA diikuti oleh 18 Kabupaten/Kota sedangkan untuk tingkat Perguruan Tinggi telah mendaftar sebanyak 14 Perguruan Tinggi.

Liga Pendidikan Indonesia untuk tingkat Perguruan Tinggi tahun ini sangat luar biasa karena tahun lalu hanya diikuti oleh 5 Perguruan Tinggi.

Dikatakan, yang menjadi juara pada Liga Pendidikan Indonesia tingkat Sumatera Barat tahun ini akan mewakili daerah ini ke tingkat Nasional yang dilaksanakan di Jakarta pada Bulan September mendatang.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 11 Juni 2011

Iklan

PEBALAP LUAR NEGERI MASIH MENDOMINASI JUARA

Meskipun telah menjalani berbagai persiapan melalui perlombaan-perlombaan Nasional maupun Internasional, namun para pebalap sepeda Indonesia masih kalah tangguh dari para pebalap luar negeri pada event balap sepeda Internasional Tour De Singkarak 2011 di Sumatera Barat.

Kendati sempat memimpin dan berhasil menempati peringkat 3 besar pada beberapa etape Tour De Singkarak 2011, para pebalap sepeda Indonesia secara umum belum mampu mendominasi juara pada setiap etape.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Josef Lomena mengakui, sulit bagi para pebalap sepeda Indonesia untuk menandingi kemampuan pebalap-pebalap dari luar negeri, mengingat tingginya jam terbang pebalap luar negeri tersebut yang sering mengikuti perlombaan-perlombaan balap sepeda Internasional.

Meskipun demikian, menurut Josef Lomena, jika dibandingkan dengan 2 kali Tour De Singkarak sebelumnya, pada Tour De Singkarak tahun ini para pebalap Indonesia meununjukkan perkembangan yang cukup baik.

Dengan seringnya para pebalap Indonesia mengikuti sejumlah event balap sepeda Nasional maupun Internasional, pihaknya mengharapkan, kemampuan dan prestasi para pebalap Nasional dapat terus meningkat.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 11 Juni 2011

PENGELOLAAN KEUANGAN

Kebijakan pengelolaan keuangan daerah, kini diarahkan untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel mulai dari perencanaa dan penganggaran.

Untuk mewujudkan sasaran tersebut pada sektor pendapatan kebijakan diarahkan pada optimalisasi sumber-sumber pendapatan melalui intensifikasi dan ektensifikasi pendapatan daerah, sedangkan pada sektor belanja, kebijakan diarahkan pada prinsip efisiensi, transparansi dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Panitia Khusus Rekomendasi DPRD Propinsi Sumatera Barat, Ir.H ARKADIUS DATUK INTAN BANO terhadap LKPJ Gubernur Sumatera Barat tahun 2010 dalam rapat paripurna di gedung DPRD Propinsi Sumatera Barat.

Dijelaskan ARKADIUS, dari pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan daerah tersebut disektor pendapatan, secara keseluruhan pemerintah daerah telah dapat melampaui target pendapatan daerah yang ditetapkan.

Sampai akhir tahun 2010, pendapatan daerah yang berhasil dicapai yakni sebesar 1 Triliun 918 Milyar 52 Juta Rupiah lebih, sedangkan target yang ditetapkan hanya sebesar 1 Triliun 849 Milyar 528 Juta 914 Ribu Rupiah lebih, sehingga terdapat kelebihan realisasi pendapatan sebesar 68 Milyar 523 Juta 543 Ribu Rupiah lebih.

Sedangkan di sektor belanja daerah, dari alokasi anggaran yang disediakan sebesar 2 Triliun 456 Milyar 306 Juta 678 Ribu Rupiah lebih, telah dapat direalisasikan sebesar 2 Triliun 241 Milyar 45 Juta 108 Ribu Rupiah lebih.

Meskipun telah menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan daerah,namun masih terdapat beberapa kelemahan yang perlu mendapat perbaikan, diantaranya, kurang efektifnya kebijakan optimalisasi aset dan kekayaan daerah serta pengembangan BUMD yang menganut prinsip-prinsip tidak memberatkan masyarakat dan keuangan.

Kondisi ini dapat dilihat dari belum tuntasnya penanganan dan pengelolaan aset milik pemerintah daerah.

Selain itu, rendahnya kontribusi BUMD terhadap pendapatan asli daerah yang tidak sebanding dengan aset BUMD dimaksud.

Untuk itu, Ketua Tim Panitia Rekomendasi DPRD Propinsi Sumatera Barat menyarankan, pemerintah daerah perlu melakukan penataan dan revitalisasi kembali manajemen BUMD agar BUMD mampu bersaing dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan pendapatan asli daerah.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 11 Juni 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 11 JUNI

1770 – Kapal Kapten James Cook karam di Karang Penghalang Besar.
1937 – Marsekal Mikhail Tukhachevsky dan sejumlah perwira senior Tentara Merah didakwa atas Kasus Organisasi Militer Anti-Soviet Trotskyis, suatu pengadilan rahasia selama Pembersihan Besar-Besaran di Uni Soviet.
1950 – Republik Indonesia Serikat menjadi anggota ke-16 Organisasi Buruh Internasional.

%d blogger menyukai ini: