Daily Archives: Juni 14, 2011

KONDISI WISATA ALAM MENTAWAI

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, DESTI SEMINORA mengakui ketersediaan sarana prasarana penunjang kebersihan di Kepulauan Mentawai belum memadai untuk pengembangan industri pariwisata daerah.

Mentawai sebagai salah satu daerah kunjungan wisata yang strategis, belum dibekali fasilitas pendukung wisata yang memadai sehingga pengembanganya masih terkendala oleh sejumlah persoalan, di antaranya permasalahan toilet umum.

Hal tersebut merupakan kendala yang hingga kini belum tertanggulangi secara optimal, sementara kunjungan wisatawan lokal dan domestik dari waktu ke waktu mengalami peningkatan yang signifikan.

Menurut DESTI, untuk mengoptimalkan pengembangan kawasan wisata daerah dibutuhkan pelayanan yang ramah dan nyaman.

Sementara untuk kondisi Mentawai saat ini diakui DESTI masih jauh dari harapan dan untuk menarik minat wisatawan, pemerintah Kabupaten Mentawai harus berbenah diri, karena keindahan alam saja tidak cukup untuk menciptakan suasana berwisata yang aman dan nyaman.

Hal lain yang juga perlu diprioritaskan adalah kesiapan masyarakat daerah dalam penyajian layanan wisata alam setempat.

Komponen-komponen dimaksud memiliki peran dan fungsi yang saling mendukung satu sama lainnya.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 14 Juni 2011

Iklan

PEDAGANG DANAU CIMPAGO DITATA

Guna penyempurnaan penataan dan pengelolaan padagang di Pantai Padang, khususnya di kawasan Danau Cimpago, pedagang tersebut akan menjadi kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan PT Semen Padang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, EDDI HASYMI mengatakan, penataan dan pengelolaan ini akan dirancang senyaman mungkin serta seindah mungkin dan seaman mungkin, demi terciptanya kawasan Danau Cimpago yang nyaman.

Menurut EDDI HASYMI, dalam kurun waktu 3 sampai 6 bulan kedepan penataan dan pengelolaan akan selesai dilaksanakan sekitar 80 orang pedagang di Danau Cimpago tersebut.

EDDI HASYMI menambahkan, pedagang yang menjadi binaan PT Semen Padang sekitar 30 orang dan 50 orang lainnya dipersiapkan oleh Dinas Pariwisata Kota Padang.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 14 Juni 2011

MENTERI KEHUTANAN DI LUBUK SIKAPING

Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW ) tentang Peruntukan Lahan Hutan Provinsi Sumatera Barat, resmi disetujui Menteri Kehutanan, ZULKIFLI HASAN.

Menteri Kehutanan kemarin menyerahkan Surat Keputusan tentang RTRW khusus alih fungsi lahan menjadi areal penggunaan lain ( APL ) dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Sumatera Barat di Pasaman.

Benny Utama merupakan kepala daerah yang paling bahagia dengan disetujuinya SK tersebut mengingat sebagian besar daerahnya berada dalam kawasan hutan lindung.

Dengan adanya alih fungsi lahan tersebut, Pemkab Pasaman akan leluasa menggali potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Perubahan alih fungsi lahan itu meliputi 128 ribu 144 hektar APL di 19 kabupaten / kota di Sumatera Barat.

Khusus untuk Pasaman, luasnya mencapai 25 ribu hektar.

Sebagian besar potensi sumber daya alam Pasaman di klaim banyak terdapat dalam kawasan hutan lindung.

Dengan adanya alih fungsi itu, satu kendala sudah teratasi dan secepatnya Pemkab Pasaman akan berkoordinasi dengan DPRD setempat untuk membicarakannya.

Potensi besar di kawasan hutan lindung itu adalah energi panas bumi di Bonjol.

Potensi energi tersebut juga sudah disetujui Menteri Pertambangan tertanggal 21 April 2011 terhadap lahan seluas seribu seratus hektar.

Potensi lainya adalah bijih besi, mangan, timah hitam, dan emas.

Bijih besi terdapat di Tigo Nagari, Bonjol, Lubuksikaping, Panti, Rao Utara, dan Mapattunggul.

Rapat Koordinasi Gubernur dan Bupati / Wali Kota se-Sumatera Barat yang Berlangsung di Lubuk Sikaping, dibuka oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 14 Juni 2011

SERTIFIKASI WARTAWAN

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), MARGIONO mengatakan, tahun 2012 nanti semua wartawan di Indonesia harus memiliki sertifikasi wartawan yang diatur oleh pihak Dewan Pers.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PWI, MARGIONO kepada wartawan usai membuka konferensi cabang PWI Sumatera Barat di salah satu hotel di Padang pagi tadi.

MARGIONO menjelaskan, tujuan utama dari kepemilikan sertifikasi wartawan itu di antaranya karena banyaknya wartawan yang tidak memiliki kompetensi dan bahkan banyak penerbitan yang tidak memiliki standar profesional pers.

Menurut MARGIONO, sertifikasi wartawan tersebut punya 3 tingkatan yakni sertifikasi wartawan pratama, madya dan sertifikasi wartawan utama.

Tim penguji kompetensi itu diantaranya di prioritaskan dari pihak PWI sendiri, beberapa perguruan tinggi yang memiliki jurusan jurnalistik, dan dari lembaga pers doktor Sutomo.

Lebih lanjut MARGIONO mengatakan, yang mengikuti uji kopentensi bukan saja dari kalangan wartawan yang tercatat sebagai anggota PWI akan tetapi juga semua yang bekerja sebagai wartawan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 14 Juni 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 14 JUNI

1822 — Charles Babbage mengemukakan gagasannya tentang mesin hitung.
1913 – Pemerintah Hindia Belanda membentuk badan kepurbakalaan Oudheidkundige Dienst (biasa disingkat “OD”), untuk menangani candi-candi purbakala yang ditemukan di Hindia Belanda (sekarang Indonesia) dengan lebih intensif.
1928 – Lahirnya Che Guevara, pemimpin revolusi Kuba
1940 — Pasukan Jerman memasuki kota Paris pada Perang Dunia II.
1940 — Sebanyak 728 tawanan politik Nazi dari Tarnów, Polandia, menjadi penghuni massal pertama kamp konsentrasi Auschwitz.
1982 — Tentara Argentina menyerah kepada pasukan Inggris dalam Perang Falkland.
1985 — Perjanjian Schengen ditandatangani oleh Belgia, Perancis, Luksemburg, Belanda, dan Jerman Barat untuk menghapuskan pengawasan perbatasan antarnegara.

%d blogger menyukai ini: