Daily Archives: Juni 24, 2011

LOKAKARYA BENCANA

Berdasarkan penelitian para ahli kebumian, Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang mempunyai resiko tinggi terhadap ancaman gempa bumi.

Gempa tersebut diperkirakan berkekuatan 8 koma 9 skala richter dan memicu terjadinya gelombang laut atau tsunami di wilayah pesisir pantai daerah ini.

Bila terjadi gempa yang berkekuatan 8 koma 9 richter itu di daerah ini akan mengakibatkan banyaknya korban jiwa karena daerah ini memiliki kodisi topografi wilayah bergunung, sarana dan prasarana evakuasi yang minim dan kekuatan bangunan terhadap gempa bumi dan tsunami yang masih rentan.

Kesiapan aparat pemerintah dan masyarakat dalam melakukan evakuasi mandiri belum maksimal, akibatnya bencana alam gempa bumi dan tsunami bisa menimbulkan korban jiwa lebih tinggi serta kerusakan, kerugian, ekonomi, dan sosial psikologis lingkungan yang tidak dapat di elakkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, SYAMSUL MAARIF, pada pembukaan lokakarya dan gladi pos komando menghadapi ancaman bencana gempa bumi dan tsunami di Sumatera Barat kemarin dan akan berlangsung selama tiga hari di Padang.

Usai membuka lokakarya dan gladi pos komando, SYAMSUL MAARIF kepada wartawan mengatakan, semenjak adanya bencana alam gempa yang terjadi di Sumatera Barat, pemerintah bersama masyarakat Sumatera Barat terlihat sudah bergerak sangat maju dalam mengimplementasikan kegiatan untuk mengurangi resiko bencana.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, IRWAN PRAYITNO, mengatakan, dalam menghadapi rehab-rekon bencana alam gempa tahun 2009 yang lalu, pemerintah telah mencairkan dana sebesar 2 koma 48 trilyun sebegian besar digunakan untuk bantuan pembangunan rumah masyarakat sebanyak 150 ribu unit rumah.

Lokakarya dan gladi pos komando menghadapi ancaman bencana gempa bumi dan tsunami di daerah Sumatera Barat itu, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pemangku kepentingan terkait, baik pemerintah maupun non pemerintah, mulai dari tingkat pusat, provinsi, sampai kabupaten kota di daerah ini.

Adanya ancaman gempa bumi dan tsunami yang nyata, komponen masyarakat perlu membangun komitmen bersama untuk mewujudkan rencana mitigasi yang dapat mengurangi resiko dari ancaman bencana alam itu.

Untuk meningkatkan kesiap-siagaan di wilayah ini dilakukan dengan memperkuat koordinasi dan kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi kabupaten kota dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 24 Juni 2011

Iklan

HARI INI DALAM SEJARAH : 24 JUNI

1945 – Tentara Sekutu mendarat di Halmahera.
1949 – Pasukan Belanda mulai mengevakuasi Yogyakarta.
1956 – Kolonel Gamal Abdel Nasser terpilih sebagai presiden Mesir.
1973 – Leonid Brezhnev, dalam kunjungan ke AS, mendeklarasikan bahwa Perang Dingin sudah berakhir.

%d blogger menyukai ini: