Daily Archives: Juli 8, 2011

Muslim Prayer Time

ANTISIPASI KENAIKAN HARGA KEBUTUHAN POKOK

Sebagai upaya menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok terutama pada awal ramadhan dan menjelang lebaran, Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Barat akan mengadakan pasar murah pada sejumlah lokasi di Kabupaten/Kota di daerah ini, selama bulan ramadhan.

Disamping sebagai langkah antisipasi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok pada awal ramadhan dan menjelang lebaran, pasar murah tersebut diadakan untuk membantu masyarakat kalangan bawah dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada pasar murah tersebut, sejumlah bahan kebutuhan pokok akan dijual dengan harga sedikit lebih murah dari harga di pasaran, sehingga terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat terutama yang kurang mampu.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Barat Afriadi Laudin mengatakan, dalam mengadakan pasar murah tersebut, pihaknya bekerjasama dan melibatkan para distributor dan BUMN, sehingga membantu dalam hal pendanaan pasar murah. Disamping itu, menurut Afriadi Laudin, Kementerian Koperasi dan UKM rencananya juga membantu dalam bentuk penyediaan paket – paket sembako dengan harga yang murah.

Sejalan dengan rencana diadakannya pasar murah tersebut, kata Afriadi Laudin, Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Barat dalam waktu dekat juga akan melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, seperti Dinas Perdagangan Kabupaten/Kota dan distributor, untuk membicarakan perkiraan peningkatan kebutuhan dan ketersediaan stok dalam menghadapi awal ramadhan dan lebaran nanti.

Dengan sejumlah langkah antisipatif tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Barat Afriadi Laudin berharap kepada masyarakat dan para pedagang untuk tidak khawatir akan terjadinya kelangkaan sejumlah bahan kebutuhan pokok pada ramadhan nanti, yang memicu lonjakan harga di pasaran.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 8 Juli 2011

PERKEMBANGAN KOPERASI DI KOTA PADANG

Perkembangan dan kemajuan Koperasi di Kota Padang saat ini sangat menggembirakan terutama Koperasi PNS dan Koperasi Jasa Keuangan Syariah- KJKS di Kelurahan. KJKS menampakkan kemajuan itu terdapat pada 54 Kelurahan yang ada di Kota Padang. Menurut rencana pada hari Koperasi yang ke 64 tahun ini akan ditambah 20 KJKS pada 20 Kelurahan sehingga di Kota Padang akan terdapat 74 KJKS.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia daerah-Dekopinda Kota Padang Sofyan.B.Amran menjelaskan, pihaknya akan selalu memberikan dorongan terhadap berdirinya KJKS pada Kelurahan dimana salah satu syarat berdirinya KJKS itu harus memiliki dana untuk penguatan modal sebesar 300 juta rupiah.

Sofyan.B.Amran mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan disetiap KJKS Kelurahan, tingkat pengembalian pinjaman pada koperasi tersebut cukup baik hingga kemacetan hanya sekitar 0,25 persen. Menurutnya, KJKS perlu mendapat perhatian dan dorongan dari semua pihak untuk itu Koperasi harus ada di setiap Kelurahan dan diperkirakan pada tahun 2012 nanti setiap Kelurahan di Kota Padang sudah memiliki KJKS. Untuk itu, pihak Dekopindo akan selalu memberikan pelatihan-pelatihan dan pembinaan kepada pihak koperasi yang ada di Kota Padang.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 8 Juli 2011

PEMKO PADANG MERENCANAKAN OPERASI PASAR SELAMA RAMADHAN

Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok pada bulan ramadhan 1432 hijriah nanti, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Disperindagtamben telah merencanakan untuk menggelar operasi pasar. Operasi pasar tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadi lonjakan harga bahan pokok selama bulan puasa hingga lebaran.

Kabid Perlindungan Konsumen Pengawasan Barang dan jasa Disperindagtamben Kota Padang Desemberius mengatakan, operasi pasar akan dilakukan pada 44 titik di 11 kecamatan yang ada di kota ini. Pada satu Kecamatan, Disperindagtamben akan menyiapkan empat titik untuk operasi pasar, sehingga dengan demikian operasi pasar dapat mengontrol harga agar tidak melambung tinggi.

Desemberius menjelaskan, operasi pasar pada bulan ramadhan akan dilakukan mulai minggu pertama bulan ramadhan. Sementara itu untuk kesediaan bahan pokok dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menengah ke bawah di Kota ini, pada bulan puasa nanti Disperindagtamben juga telah menggandeng Badan Amil Zakat Bazda Kota Padang, melalui program Bazda yakni memberikan voucher sebesar 50 ribu rupiah kepada masyarakat untuk ditukarkan barang kebutuhan.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 8 Juli 2011

12 ATLIT WUSHU SUMBAR PASTIKAN IKUT PRA PON

Dengan kekuatan 12 atlet, Pengurus Provinsi Wushu Indonesia- Pengprov WI Sumatera Barat optimis bahwa kontingen wushu Sumatera Barat mampu memberikan hasil terbaik pada Kejurnas Wushu sekaligus ajang Pra Kualifikasi PON di Makasar, Sulawesi Selatan 14-17 Juli mendatang, untuk meraih tiket kepastian melenggang menuju PON 18 di Riau tahun depan. 12 Atlet Wushu Sumatera Barat dimaksud yakni 8 atlet nomor Sanshou atau pertarungan, dan 4 atlet Taolu atau seni jurus.

Ketua Harian Pengprov WI Sumatera Barat Zulkarnaini mengatakan, atlet wushu yang disiapkan merupakan hasil penyaringan mulai dari Selekda dan Porprov Sumatera Barat tahun 2010, serta Kejurda Wushu Indonesia se Sumatera Barat tahun 2011. Para atlit tersebut, kini sedang intensif menjalani Pelatda penuh di Gelanggang Olahraga Universitas Negeri UNP Air Tawar Padang, dibawah pelatih kepala Firman Syafei, S.Si. Diharapkan atlit wushu Sumatera Barat yang akan dilepas menuju Makasar 12 Juli besok, mampu mengharumkan nama Sumatera Barat ditingkat nasional dengan meraih medali sebanyak mungkin.

Zulkarnaini menambahkan, selain memberangkatkan atlet, Pengprov WI Sumatera Barat juga mendapatkan kehormatan dari Pengurus Besar WI, karena diminta mengirim 3 wasit atau jurinya menuju Kejurnas dimaksud. 3 wasit dimaksud yakni Yosi dan Riko untuk nomor Taolu, dan Delfi Rahman untuk nomor Sanshou.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 8 Juli 2011

PENGUKUHAN FORMATUR FPBI SUMATERA BARAT

Kepala Badan Penangulanagn Bencana Nasional Syamsul Ma’rif (7/07/2011) mengukuhkan Forum Formatur Peduli Bencana Nasional Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran Padang. Dalam kesempatan tersebut Syamsul Ma’rif mengatakan salah satu upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana yakni dengan memahami kearifan budaya local sebagai wujud modal sosial ketahanan masyarakat. Selain itu dalam Undang- Undang kebencanaan disebutkan dalam pelaksanaan penyelenggaraan penangulangan bencana yang melibatkan 3 komponen yakni Pemerintah, Masyarakat dan Pengusaha.

Menurut Syamsul Ma’rif supaya masyarakat terhindar dari bencana ada tiga pilar yang perlu dilakukan yakni mengantisipasi dengan membuat shelter evakuasi mitigasi, dan beradaptasi dengan program-program yang telah di buat serta hidup harmonis dengan lingkungan.

Formatur Forum Peduli Bencana Indonesia Sumatera Barat nantinya dilengkapi unsur tokoh masyarakat, dan para ulama. Terpilih sebagai Ketua Forum dimaksud yakni Ir.Suprapto Kepala Dinas Parasarana Jalan dan Tarkim Sumatera Barat.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 8 Juli 2011

PENGELOLAAN IRIGASI

Selama tiga tahun terakhir ini, telah terjadi alih fungsi lahan sawah ber-irigasi ke lahan perkebunan seluas 618 hektar, yaitu di Kabupaten Pasaman Barat seluas 468 Hektar dan Kabupaten Dharmasraya seluas 150 Hektar.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Muslim Kasim dalam nota jawaban terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Propinsi Sumatera Barat mengenai empat Rancangan peraturan daerah propinsi Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu di gedung DPRD Sumbar.

Empat Ranperda tersebut yaitu Perubahan atas peraturan daerah Propinsi Sumatera Barat nomor 2 tahun 2008 tentang pembentukan Organisasi dan tata kerja kesekretariatan daerah dan sekretariat DPRD Propinsi Sumatera Barat.

Perubahan atas peraturan daerah Propinsi Sumatera Barat nomor 4 tahun 2008 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja Dinas Daerah Propinsi Sumatera Barat, pendirian perseroan terbatas, penjamin kredit dan Ranperda pengelolaan Irigasi.

Menurut Gubernur, dengan adanya Rancangan Peraturan daerah, dapat menjawab terhadap ketersedian air, meminimalisasi ketersediaan air irigasi karena luas areal yang ada telah diperhitungkan debit air yang disuplai untuk kebutuhan pada daerah irigasi dan dalam pengelolaan sumber daya air sudah diatur dalam tata pengaturan air.

Sehingga Produksi pertanian lebih menjanjikan, otomatis petani akan memilih usaha pertanian, maka tidak akan terjadi perubahan alih fungsi lahan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 05.30 tanggal 8 Juli 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 8 JULI

1497 – Vasco da Gama memulai pelayaran langsung pertama dari Eropa ke India dari Lisboa, Portugal.
1889 – Edisi pertama surat kabar The Wall Street Journal beredar.
1945 – Sekolah Tinggi Islam didirikan di Jakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi pribumi pertama di Indonesia.
1976 – Palapa A1, satelit pertama Indonesia, diluncurkan dari Kennedy Space Center, Amerika Serikat.
1996 – Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia (SBKRI), yang sejak 1978 diwajibkan bagi warganegara Indonesia keturunan Tionghoa, dinyatakan tidak berlaku lagi.

%d blogger menyukai ini: