Daily Archives: Juli 11, 2011

AGENDA TAHUNAN PEMKO PADANG

Walikota Padang, FAUZI BAHAR mengatakan, pelaksanaan Festival Sitti Nurbaya merupakan salah satu kegiatan untuk melestarikan seni dan kebudayaan, sekaligus dapat mengingatkan dan meningkatkan minat para generasi muda terhadap seni dan kebudayaan Minangkabau.

Kegiatan itu, akan dijadikan event tetap Pemko Padang setiap tahunnya, guna mengembangkan nilai-nilai budaya tradisi Minang, serta menggairahkan dunia pariwisata di daerah ini, sehingga para turis mancanegara dapat menyaksikan dan menikmati even itu setiap tahun.

FAUZI BAHAR menjelaskan, kegiatan Festival Sitti Nurbaya selain bertujuan untuk melestarikan seni dan kebudayaan Minangkabau juga merupakan suatu pertanda Kota Padang sudah mulai bangkit pasca gempa 2009 lalu.

Festival Sitti Nurbaya yang berlangsung selama satu minggu lalu telah berakhir ditandai dengan penyerahan hadiah utama berupa 1 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing oleh Walikota Padang Fauzi Bahar kepada Lurah Seberang Padang dan Camat Padang Selatan di Taman Budaya Kota Padang 2 hari lalu.

Festival Sitti Nurbaya diselenggarakan di pelataran Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Jalan Samudera Pantai Padang.

Diisi dengan berbagai kegiatan seperti; Festival Randai, Festival Lagu Minang, Lomba Baju Kuruang Basiba, Lomba Kukua Karambia, Lomba Manggiliang Lado, Lomba Maelo Pukek, Lomba Malamang, Lomba Sandal Tampuruang, dan Lomba Juice Pinang.

Festival Sitti Nurbaya tahun ini diselenggarakan bekerjasama dengan PT. Balai Pustaka, yang juga menampilkan berbagai kegiatan termasuk lomba kritik sastra, lomba fragmen novel Sitti Nurbaya karangan Marah Rusli, lomba mengambar, randai, kesenian tradisional, tokoh legenda Syamsul Bahri dan Sitti Nurbaya, dan berbalas pantun.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 11 Juli 2011

TVRI AKAN MENJANGKAU SELURUH WILAYAH

Direktur Utama LPP TVRI, IMMAS SUNARYA mengakui, siaran TVRI belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah yang ada di Sumatera Barat.

Hal tersebut antara lain, di karenakan geografi wilayah Sumatera Barat yang dikelilingi oleh pegunungan.

Saat ini, TVRI Sumatera Barat telah mempunyai 14 satuan transmisi di daerah ini, namun baru 4 transmisi yang bisa menyiarkan langsung siaran daerah Sumatera Barat, 10 lainnya masih menyiarkan siaran nasional

Sedangkan untuk mengisi siaran lokal, dilakukan siaran tunda pada transmisi dimaksud.

Hal tersebut disampaikan Dirut LPP TVRI seusai serah terima jabatan kepala LPP TVRI Sumatera Barat dari Drs.A.AFFENDI MUOSE kepada Ir. H. BARLIN H MAHMUD, MM di Studio TVRI Sumatera Barat jalan By Pass Padang.

Direktur Utama LPP TVRI, IMMAS SUNARYA mengatakan, untuk mengatasi kurangnya jangkauan siaran TVRI tersebut, kedepannya akan diupayakan penggunaan satelit, sehingga tidak ada siaran yang tidak diterima oleh daerah.

Selain itu, dengan mengunakan satelit , siaran TVRI tidak hanya diterima oleh Sumatera Barat, tetapi juga secara nasional dan internasional.

Untuk itu kedepannya diperlukan kerjasama yang baik antara TVRI Sumatera Barat dengan pemerintah kabupaten kota yang ada.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 11 Juli 2011

ANTISIPASI KELANGKAAN BBM DI SUMBAR

Salah satu penyebab terjadinya kelangkaan BBM akhir-akhir di Sumatera Barat, yakni meningkatnya kebutuhan Premium di sejumlah Kabupaten/Kota.

Hal tersbut disampaikan Asisiten Dua Setda Provinsi Sumatera Barat Bidang Ekonomi dan Kesra, SYAFRIAL, setelah melakukan rapat koordinasi dengan Pihak Pertamina dan pihak terkait se-Kabupaten/Kota.

Dikatakan, berdasarakan hasil rapat tersebut, diketahui penyebab kelangkaan BBM di beberapa Kabupaten/Kota di Sumatera Barat tersebut, selain meningkatnya jumlah kebutuhan BBM juga banyaknya SPBU yang tidak mematuhi aturan dalam menyalurkan Premium maupun Solar kepada konsumen.

Lebih lanjut, SYAFRIAL menjelaskan, untuk menghindari kelangkaan BBM, Pemerintah Kabupaten/Kota dan pihak SPBU harus mau bekerjasama dengan mematuhi aturan dalam penyaluran BBM dan menegur SPBU yang tidak mematuhi aturan yang telah disepakati.

Selain itu, menyikapi kelangkaan BBM yang terjadi di Bukittinggi, Payakumbuh, Dharmasraya dan Pasaman Timur akhir-akhir ini, Pemerintah setempat memberikan sanksi terhadap SPBU yang melanggar dengan tidak mengeluarkan izin operasional disamping menghimbau kepada SPBU untuk melakukan pendataan konsumen dalam penyaluran BBM Non subsidi.

Sementara itu, kebutuhan BBM akhir-akhir ini di Sumatera Barat mengalami peningkatan yang melebihi kuota.

Dari dari bulan Mei hingga Juni, terjadi peningkatan sekitar 12 koma 88 persen dengan rincian seribu 918 Kilo liter kebutuhan perhari pada bulan Mei untuk premium menjadi 2 ribu 165 Kilo liter perhari pada bulan Juni, sedangkan untuk Solar dari 11 koma 06 kilo liter perhari pada bulan Mei menjadi 13 koma 25 kilo liter perhari pada bulan Juni.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 11 Juli 2011

KESEJAHTERAAN NELAYAN MASIH RENDAH

Minimnya sarana dan prasarana penangkap ikan maupun usaha budidya ikan laut dan darat, menjadi salah satu kendala besar yang dihadapi para nelayan di daerah ini, terutama dalam upaya memaksimalkan pemanfaatan potensi perikanan di Sumatera Barat.

Mengingat besarnya potensi perikanan laut dan darat di daerah ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat melakukan berbagai upaya untuk mendorong peningkatan hasil tangkapan ikan yang secara otomatis meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Ir. Yosmeri, menanggapi pernyataan DPRD Sumatera Barat yang menilai belum begitu baiknya kontribusi yang dihasilkan dari potensi yang sangat besar pada bidang perikanan laut maupun darat di daerah ini, bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan.

Minimnya sarana dan prasarana penangkap ikan maupun usaha budidya ikan laut dan darat, menjadi salah satu kendala besar yang dihadapi para nelayan di daerah ini, terutama dalam upaya memaksimalkan pemanfaatan potensi perikanan di Sumatera Barat.

Sehubungan dengan itu, menurut Ir. Yosmeri, dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengoptimalan potensi perikanan laut dan darat, pihaknya melakukan berbagai upaya seperti, melengkapi semua fasilitas, sarana dan prasarana penangkap ikan yang moderen, sehingga mendorong para nelayan tradisional menangkap ikan dengan lebih baik.

Disamping itu, pihaknya juga akan berupaya untuk memperbaiki ekosistem yang ada, seperti terumbu karang dan hutan mangrove dengan membangun rumpon – rumpon sebagai tempat berkembangbiak ikan.

Sehubungan dengan itu, untuk menumbuhkan industri perikanan yang lebih besar, menurut Ir. Yosmeri, pihaknya berupaya menarik para investor, sehingga industri perikanan dapat tumbuh dan berkembang di daerah ini, sekaligus menggerakkan ekonomi secara keseluruhan.

Dengan berbagai langkah konkrit yang dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan tersebut, kata Ir. Yosmeri, dapat menjadi solusi dari setiap keluhan para nelayan di daerah ini.

Dengan demikian, pengoptimalan pemanfaatan potensi perikanan laut maupun darat di daerah ini, dapat dilakukan dengan baik, sehingga juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 11 Juli 2011

MEMEBANGUN KEMBALI PASCA GEMPA 2009

Selama kurun waktu 2009 hingga semester pertama tahun ini, penanganan pasca bencana gempa bumi oleh Pemerintah pusat dan Provinsi Sumatera Barat telah cukup banyak dilakukan.

Gubernur Sumatera Barat, IRWAN PRAYITNO, mengatakan, berbagai hal yang telah dilakukan Pemerintah pasca gempa bumi 30 September 2009 hingga sekarang, selain menyalurkan bantuan rehab rekon terhadap 141 ribu 548 unit rumah rusak, juga melakukan perbaikan sektor infrastruktur, rehabilitasi jalan dan jembatan, serta perbaikan dan pengadaan pipa air minum irigasi, dan penyusunan desain bangunan gedung Pemerintah dan sekolah.

Selain itu, Pemerintah juga telah melakukan perbaikan di sektor sosial, seperti peningkatan kesehatan masyarakat, perbaikan gizi, pencegahan dan pemberantasan penyakit, sedangkan perbaikan di bidang ekonomi meliputi kegiatan kegiatan subsektor Koperasi, indurtri rumahan, UMKM, Pertanian tanaman Pangan, kelautan dan perikanan dan peternakan.

Menurut Gubernur IRWAN PRAYITNO, kegiatan perbaikan rehap rekon baik sektor perumahan rakyat, infrastruktur jalan dan jembatan serta fasilitas umum dan sektor ekonomi sosial, telah menyerap anggaran BNPB melalui dana DIPA BNPB senilai 2 koma 6 Trilyun Rupiah .

Sementara, untuk pelaksanaan kegiatan rehab rekon tahap tiga, BNPB beberapa waktu lalu telah menyerahkan 300 milyar rupiah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupa bantuan sosial berpola hibah kegiatan rehabilitasi perumahan pasca bencana gempa bumi 30 September 2009 yang diperuntukkan bagi Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 11 Juli 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 11 JULI

1533 – Raja Henry VIII dari Inggris diekskomunikasi oleh Paus Clemens VII.
1859 – A Tale of Two Cities karya Charles Dickens dipublikasi.
1982 – Italia menjuarai Piala Dunia FIFA 1982.
1995 – Pembantaian Srebrenica: Sekitar 8000 orang Muslim Bosniak dibunuh tentara Serbia Bosnia pimpinan Jenderal Ratko Mladić
2007 – Taufik Savalas, pembawa acara dan pelawak Indonesia yang terkenal, Meninggal Dunia.
2010 – Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2010 mengalahkan Belanda 1-0 dalam pertandingan final di Stadion Soccer City, Johannesburg-Afrika Selatan.

11 Juli diperingati sebagai Hari Populasi Dunia

%d blogger menyukai ini: