PERCEPATAN PEMBANGUNAN PASAR RAYA PADANG PASCA GEMPA

Gubernur Sumatera Barat, IRWAN PRAYITNO menghimbau Pemerintah Kota Padang, agar dalam memroses pembangunan kembali Pasar Raya Padang, tetap mengedepankan azas musyawarah dengan para pedagang sebelum mengambil keputusan.

Disamping itu, kerjasama dengan pihak terkait dan dukungan stake holder sangat dibutuhkan agar pembangunan kembali Pasar Raya Padang yang rusak akibat gempa tahun 2009 lalu dapat berjalan dengan lancar.

Demikian, antara lain yang disampaikan Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Biro Humas Protokol Sekretaris Daerah Propinsi Sumatera Barat, SURYA BUDHI, menyikapi tuntutan perwakilan pedagang Pasar Raya Padang dan Aliansi Mahasiswa Peduli Pasar Raya Padang dalam aksi damainya di Halaman Kantor Gubernur, Jalan Sudirman Padang, kemarin.

Lebih jauh dikemukakan, meskipun pembangunan kembali Pasar Raya Padang memerlukan penanganan yang cepat, namun azas musyawarah untuk mufakat hendaknya tetap harus menjadi perhatian.

Sementara itu, salah seorang pedagang peserta aksi, MISE mengakui, tidak menyetujui peraturan Pemerintah Kota Padang terkai dengan pembangunan kembali Pasar Raya Padang yang hancur akibat gempa 2009 lalu, karena dinilainya Keputusan Pemerintah Kota Padang itu kurang berpihak kepada para pedagang.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang anggota Aliansi Mahasiswa Peduli Pasar Raya mengatakan, 2 tahun pasca gempa, pedagang Pasar Raya merasa tidak mendapat apa yang menjadi haknya sebagai korban gempa, dan selama 2 tahun itu pula, sejak keluarnya kebijakan Pemko Padang tersebut, telah membuat pedagang Pasar Raya Padang menjadi tidak sejahtera.

Demo aksi damai dari perwakilan pedagang Pasar Raya Padang dan AMPERA yang diikuti sekitar 500 orang tersebut dimulai dari Kantor DPRD Propinisi Sumatera Barat, dan berakhir di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, untuk selanjutnya setelah menerima pernyataan sikap dari Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, seluruh peserta aksi berjalan kaki kembali ke Pasar Raya Padang dan membubarkan diri secara tertib.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 27 Juli 2011

About prosaturripadang

Radio Publik Milik Bangsa - Sekali Di Udara Tetap Di Udara

Posted on Juli 27, 2011, in Berita, Berita Daerah Pagi, Ekonomi, Pasar. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: