ASMARA SUBUH JUGA MERUSAK SENDI AGAMA

Selain mengembalikan tradisi mandi “balimau” menjelang Ramadhan kepada tujuan sesungguhnya, anggota Komisi IV DPRD Propinisi Sumatera Barat, SYUKRIADI SYUKUR juga meminta agar menertibkan acara “Asmara Subuh” yang dilakukan kalangan muda-mudi setelah shalat Subuh.

Menurut SYUKRIADI, “Asmara Subuh” sudah mulai mentradisi di kalangan generasi muda Sumatera Barat, juga merusak sendi-sendi agama, untuk apa dilakukan puasa kalau terlibat melakukan asmara subuh.

Untuk itu, diminta kepada da’i-da’i yang menjadi khatib di mesjid-mesjid dan mushalla, baik di malam hari maupun pagi hari agar memberikan pemahaman kepada generasi muda yang melakukan asmara subuh untuk menjauhi hal-hal yang menjurus pada kemaksiatan.

Jika semua masyarakat berkomitmen mencegah generasi muda melakukan kegiatan “asmara subuh”, piihaknya yakin dapat dihindari dengan baik.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 2 Agustus 2011

About prosaturripadang

Radio Publik Milik Bangsa - Sekali Di Udara Tetap Di Udara

Posted on Agustus 2, 2011, in Agama, Berita, Berita Daerah Pagi, Kepemudaan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: