PEDAGANG PABUKOAN TERUS MELONJAK, KAWASAN TERBATAS

Pasar Pabukoan Kota Payakumbuh yang pada bulan Ramadhan tahun ini, ditempatkan di terminal induk Angkot Sago Trans, di blok timur Pusat Pertokoan Bertingkat Payakumbuh, masih belum mampu menampung banyaknya pedagang berbagai aneka ragam pabukoan, karena pertumbuhan jumlah pedagang jauh lebih besar, dibanding luas areal yang disediakan.

Demikian hasil pantauan Wakil Walikota Payakumbuh, H. SYAMSUL BAHRI, kemarin di Pasar Pabukoan tersebut.

Menurut Plt. Kepala Dinas Koperindag Payakumbuh, FAUZI, kapasitas areal terminal Sago yang dimanfaatkan sebagai pasar pabukoan hanya mampu menampung 230 pedagang, sementara saat ini telah di tempati oleh 260 pedagang.

Dikatakan, pasar pabukoan yang terpusat di terminal angkot itu, diyakini akan menjadi pusat perhatian masyarakat selama bulan Ramadhan.

Wakil Walikota, SYAMSUL BAHRI, meminta agar para pedagang pasar pabukoan selalu menjaga kebersihan barang dagangannya, tidak terlalu cepat menggelar dagangan di siang hari karena bisa mengundang sebagian orang tidak berpuasa dan akan merusak suasana Ramadhan.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 2 Agustus 2011

About prosaturripadang

Radio Publik Milik Bangsa - Sekali Di Udara Tetap Di Udara

Posted on Agustus 2, 2011, in Berita, Berita Daerah Sore, Ekonomi, Pasar, Perdagangan dan Industri. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: