GUBERNUR DIMINTA PERTIMBANGKAN KEBIJAKAN TONASE

Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumatera Barat, LEONARDI HARMAINI, meminta agar Gubernur Sumatera Barat, IRWAN PRAYITNO, mempertimbangkan kembali kebijakan terhadap pemberlakuan tonase bagi kendaraan truk jasa angkutan.

Menurut LEONARDI HARMAINI, peraturan Gubernur tersebut berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan masyarakat seperti semen, SPO, juga minyak goreng serta diiringi naiknya harga-harga kebutuhan pokok lainnya, karena pedagang dan produsen dengan serta merta menaikkan harga barangnya karena tidak mau rugi dan akhirnya masyarakat yang menanggung akibatnya.

Menurut LEONARDI, Peraturan Gubernur Sumatera Barat tersebut berpedoman kepada Undang-Undang nomor 22, sedangkan jalan yang digunakan oleh truk jasa angkutan adalah jalan propinsi, karena itu disarankan kepada Gubernur Sumatera Barat melakukan koordinasi dengan propinsi lain di Sumatera yang dilalui oleh angkutan tersebut.

Lebih jauh, LEONARDI HARMAINI menjelaskan, penertiban tonase kendaraan yang diduga sebagai penyebab rusaknya sarana jalan raya di Sumatera Barat tidak akan berdampak terhadap perkembangan ekonomi Sumatera Barat, selain itu juga berdampak pada daya beli masyarakat yang menurun.

Jika salah satu saja harga bahan kebutuhan mengalami kenaikan, otomatis akan berpengaruh kepada inflasi.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 4 Agustus 2011

About prosaturripadang

Radio Publik Milik Bangsa - Sekali Di Udara Tetap Di Udara

Posted on Agustus 4, 2011, in Berita, Berita Daerah Pagi, Pemerintahan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: