Daily Archives: September 9, 2011

KEBUTUHAN TERHADAP DARAH TERUS MENINGKAT

Ketua Palang Merah Indonesia Padang, MUCHLIS SANI menghimbau kepada instansi-instansi yang ada di daerah ini agar menjadwalkan kembali kegiatan donor darah di lingkungan masing-masing untuk menambah persediaan darah PMI Padang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Palang Merah Indonesia Padang, MUCHLIS SANI disela-sela acara donor darah yang digelar RRI padang dalam rangka memperingati Hari Radio ke 66 di RRI Padang kemarin.

Menurutnya, kebutuhan terhadap darah usai lebaran Idul Fitri 1432 Hijriah mengalami kenaikan 30 persen dibandingkan hari biasa.

Setiap harinya permintaan terhadap darah berkisar 50 hingga 100 kantong, rata-rata setiap bulannya permintaan darah mencapai 3 ribu hingga 4 ribu kantong.

MUCHLIS SANI menjelaskan, sejauh ini kebutuhan terhadap permintaaan darah tersebut masih terpenuhi.

Persediaan darah selain berasal dari pendonor sukarela juga dibantu oleh donor penganti.

Meskipun persediaan darah yang ada sejauh ini masih mencukupi, namun pihaknya mengakui masih membutuhkan banyak pendonor karena permintaan terhadap darah terus mengalami peningkatan karena kebutuhan darah tidak saja dari Kota Padang, namun juga dari daerah luar Kota Padang.

Dikatakan, saat ini jumlah pendonor sukarela mencapai 60 persen angka tersebut diharapkan dapat terus bertambah, agar kebutuhan terhadap darah terpenuhi.

Sementara itu, sehubungan dengan acara donor darah yang diselenggarakan oleh RRI Padang dalam rangka memperingati Hari Radio dan donor darah yang dilakukan rutin setiap bulan oleh pensiunan RRI, dalam kesempatan tersebut ketua PMI Padang, MUCHLIS SANI mengucapkan terimakasih atas partisipasi RRI atas kepeduliannya dalam membantu sesama dan hal itu perlu dicontoh.

Untuk itu, kepada instansi, perguruan tinggi, masyarakat, dan para generasi muda diharapkan partisipasinya untuk ikut dalam donor darah.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 9 September 2011

Iklan

PENANGGULANGAN BUTA AKSARA DI SUMATERA BARAT

Penanggulangan permasalahan buta aksara di Sumatera Barat terkendala oleh sulitnya pendataan dari rumah ke rumah.

Akibatnya, petugas harus jemput bola dalam melaksanakan pendidikan non formal yang sifatnya swadaya tersebut.

Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Informal Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, YUNIRWAN kepada RRI mengatakan kebanyakan dari penyandang buta aksara di Sumatera Barat adalah masyarakat berusia 55 tahun ke atas.

Sementara untuk golongan usia muda, kasusnya tidak terlalu menonjol.

Data terakhir yang dihimpun akhir 2010 lalu menyebutkan ada sekitar 30 sampai 40 ribu penyandang buta aksara yang belum tersentuh fasilitas pendidikan non formal di Sumatera Barat.

Untuk menekan permasalahan tersebut, pemerintah menggalakkan sejumlah program pendidikan non formal, salah satunya dengan mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat – PKBM di tingkat nagari dan kelurahan.

Untuk wilayah Sumatera Barat, pelaksanaan program dimaksud jelas YUNIRWAN sudah berjalan sekitar 10 tahun dan diharapkan dapat memberikan pencerahan nyata terhadap pola pengetahuan masyarakat yang sebelumnya tidak mengenal huruf sama sekali.

Di Sumatera Barat saat ini kata YUNIRWAN terdapat lebih dari 200 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat.

Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan, hal itu disebabkan kebutuhan penyandang buta aksara yang menuntut, minimal dalam satu nagari memiliki satu PKBM dengan pola pembinaannya yang terstruktur.

Hasilnya cukup menggembirakan, dari tahun ke tahun memperlihatkan peningkatan yang cukup signifikan.

YUNIRWAN berharap, konsep pembelajaran yang bersifat sosial itu dapat diterapkan berkelanjutan kendati dari segi fasilitas masih belum mencukupi secara keseluruhan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 9 September 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 9 SEPTEMBER

1945 – Perang Dunia II: Pesawat pengebom B-29 milik Amerika Serikat menjatuhkan sebuah bom atom di atas kota Nagasaki, Jepang.
1965 – Singapura merdeka dari Malaysia dan menjadikannya hari kemerdekaan.
1974 – Richard Nixon menjadi Presiden Amerika Serikat pertama yang mundur dari jabatannya. Wapres Gerald Ford menggantikan Nixon.

%d blogger menyukai ini: