Daily Archives: September 10, 2011

ANGKUTAN LEBARAN DI BIM AMAN DAN LANCAR

Jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang angkutan udara, selama musim lebaran, tahun 1432 hijriah di Bandara Internasional Minangkabau, mencapai 58 ribu 339 orang perhari, sedangkan keberangkatan sekitar 50 ribu orang.

Ketika dikonfirmasi RRI, General Maneger PT Angkasa Pura Dua Padang, AGUS KEMAL PRAMAYUDA mengatakan, pergerakan penumpang tahun ini, mengalami pertumbuhan yang mencapai 26 persen, dibanding tahun lalu.

Kendati aman dan lancar, namun pergerakan arus mudik dan arus balik lebaran 1432 Hijriah, juga diwarnai dengan lonjakan penumpang yang sangat signifikan dibanding hari biasa maupun periode yang sama tahun lalu.

Angkutan penerbangan arus mudik dan balik lebaran 1432 Hijriah, melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) tersebut, berjalan aman dan lancar yang diperkuat, dengan tidak adanya keluhan masyarakat terhadap tindakan kriminal dan praktek percaloaan yang masuk pada pos pengamanan lebaran di Bandara dimaksud.

AGUS KEMAL memprediksi, jumlah keberangkatan penumpang dari BIM, akan kembali normal, hingga hari minggu nanti.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 10 September 2011

Iklan

60 PORSI HAJI SUMBAR MENJADI REBUTAN NASIONAL

Calon Jemaah Haji Sumatera Barat yang melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) hingga berakhirnya masa pelunasan tahap II pukul 16.00 WIB kemarin, tercatat 4 ribu 436 orang.

Dengan demikian dari 4 ribu 496 Quota Haji untuk Sumatera Barat tahun ini, terdapat 60 orang yang tidak melunasi.

Kepala Bidang Zakat Haji dan Wakaf Kanwil Kemenag Sumbar, Drs JAPERI, MM menjelaskan, 60 porsi haji yang tidak dilunasi hingga berakhirnya masa pelunasan tahap II tersebut otomatis menjadi rebutan Nasional.

Mengenai kebagian atau tidaknya Sumatera Barat dari rebutan Nasional itu, masih menunggu Keputusan dari Kementrian Agama Pusat , hari Senin lusa.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 10 September 2011

RRI SANGAT UP TO DATE

Walikota Padang, FAUZI BAHAR mengatakan, RRI merupakan sarana komunikasi segala zaman dan sangat dibutuhkan informasinya oleh masyarakat maupun dunia seperti pada zaman PDRI, RRI lah yang menyatakan kepada dunia luar , Negara ini masih ada.

Dijelaskannya, siaran RRI bisa didengar oleh masyarakat dalam suasana apapun baik di kendaraan, sedang berjalan dengan radio kecilnya, di sawah, di dapur atau dimana saja sambil melakukan aktifitas.

Walikota FAUZI BAHAR pagi tadi di kediamannya mengatakan, RRI sangat membantu masyarakat dalam memberikan berbagai informasi terutama saat terjadi gempa bumi pada tahun 2007 dan 2009 lalu serta tidak saja berfungsi sebagai penyampai informasi akan tetapi juga merupakan posko atau tempat pertemuan keluarga yang hilang pasca gempa tersebut.

Lebih lanjut FAUZI BAHAR menilai, keberadaan siaran RRI Padang sangat up to date dalam memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya Kota Padang dan masyarakat Propinsi Sumatera Barat umumnya.

Untuk itu atas nama pribadi, Pemerintahan dan masyarakat Kota Padang ia mengucapkan terima kasih banyak dengan keberadaan dan kiprah RRI serta kepada kru-kru RRI yang setia memberikan pelayanan.

Ia juga menyarankan RRI stand by atau siaran 24 jam dan memiliki genset yang akan dipergunakan pada saat lampu mati bila terjadi bencana gempa bumi.

Karena bencana gempa bumi atau bencana lainnya terjadi tidak dapat diketahui kapan waktunya dan bila terjadi bencana bumi tersebut masyarakat langsung bisa mendengarkan siaran RRI yang diperluas melalui radio-radio swasta lainnya dan melalui mesjid serta Mushalla yang ada di Kota Padang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 06.30 tanggal 10 September 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 10 SEPTEMBER

1912 – Sarekat Dagang Islamiyah, di bawah pimpinan Tjokroaminoto, berganti nama menjadi Sarekat Islam.
1945 – Badan Keamanan Rakyat Laut, cikal bakal dari TNI Angkatan Laut, didirikan oleh pelaut-pelaut veteran Koninklijke Marine dan Kaigun.
1974 – Guinea Bissau merdeka dari Portugal

%d blogger menyukai ini: