Category Archives: Berita

PEMBANGUNAN PESSEL TAHUN 2012

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengarahkan pembangunan tahun 2012 kepada infrastruktur pendukung aktifitas kegiatan ekonomi masyarakat.

Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit kepada pesisirselatan.go.id mengatakan, seluruh pembangunan itu nantinya, diharapkan bermuara kepada peningkatan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Nasrul Abit, indikator keberhasilan pembangunan jalan dan jembatan sangat ditentukan oleh kelancaran arus barang dan mobilitas penduduk dalam menjangkau wilayah.

Untuk itu pemerintah kabupaten setempat terus memacu pembangunan dengan melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan, sehingga daerah itu terlepas dari ketertinggalan.

Salah satu daerah tertinggal, Labuang Baruak di Kecamatan Batangkapas, sejak dulunya belum punya sarana transportasi darat yang dapat menghubungkan daerah itu dengan daerah lain.

Dengan kondisi tersebut menyebabkan warga untuk bepergian keluar dan masuk daerah itu harus melalui jalur laut dengan menaiki perahu.

Khusus daerah Labuang Baruak tersebut, Pemerintah akan membuka jalan baru sekitar 10 koma 5 Kilometer pada tahun 2012 mendatang.

Begitu juga dengan daerah-daerah lainnya, pemerintah kabupaten setempat akan terus berupaya melepaskan dari ketertinggalan itu, sesuai target tahun 2013.

Pada tahun 2010 lalu, hasil pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana transportasi yang dicapai di kabupaten Pesisir Selatan yakni panjang jalan dengan kondisi baik 651 koma 09 kilometer dan kondisi sedang 635 koma 3 kilometer.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 20 November 2011

Iklan

LOMBA MASAKAN RENDANG ANTAR RT SE KOTA PADANG

Dalam rangka memasyarakatkan makanan khas Sumatera Barat, Pemerintah Kota Padang akan mengelar lomba membuat masakan rendang se Kota Padang.

Kegiatan tersebut di gelar antar RT se Kota Padang pada tanggal 31 Desember 2011, di sekitar RTH Imam Bonjol Padang tersebut sekaligus menyambut pertukaran tahun 2011 ke 2012.

Wakil Walikota Padang MAHYELDI ANSHARULLAH mengatakan, kegiatan tersebut akan menghadirkan sekitar 3 ribu warga Kota Padang dan masing-masing kelompok RT akan memasak rendang tersebut sebanyak 1 kilogram.

Lebih lanjut MAHYELDI ANSHARULLAH menjelaskan, sekaitan dengan festival rendang tersebut, pihaknya ke depan juga akan menyiapkan rumah potong hewan yang higienis, sehingga terjamin sertifikasi halalnya dari makanan tersebut.

Menurutnya dengan sudah adanya sertifikasi halal, produk-produk dari Kota Padang dapat menembus pasar Internasional.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 20 November 2011

65 SEKOLAH RUSAK RINGAN DI PESSEL

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan, Drs. Rusma Yul Anwar mengatakan, musibah banjir yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan pekan lalu, telah merusak 65 unit sekolah di daerah itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kabupaten Pesisir Selatan RUSMA YUL ANWAR kepada pesisirselatan.go.id mengatakan, ke 65 sekolah yang rusak akibat banjir itu terdapat di 8 kecamatan terdiri dari Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA.

Kondisi Sekolah tersebut seperti SDN 01 Ranah Pesisir rusak sedang, sedangkan lainnya rusak ringan karena hanya timbunan lumpur pada ruang kelas dan peralatan sekolah lainnya turut terendam.

Kondisi sekolah yang terendam itu dapat diatasi masing-masing sekolah dengan melakukan pembersihan bersama anak didik, kendatipun hal itu membuat proses belajar mengajar terganggu beberapa hari.

Kerugian yang ditimbulkan akibat rendaman banjir itu telah dilaporkan ke BPBD Pesisir Selatan berupa buku perpustakaan yang basah, bangku sekolah yang rusak serta peralatan lainnya.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 November 2011

TERLAMBAT SEKITAR 5 JAM

Kloter I Jemaah Haji Debarkasi Padang kemarin sampai di Bandara Internasional Minangkabau Padang pukul 08.11 WIB.

Kedatangan 360 Haji asal Kabupaten Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan dan Kota Padang tersebut mengalami keterlambatan sekitar 5 jam dari jadwal semula, dan keterlambatan juga dialami Kloter II yang diperkirakan tiba pukul 08.00 WIB pagi ini. Jamaah haji kloter II beranggotakan 360 orang haji asal Bengkulu.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Padang, JAPERI berharap keterlambatan tersebut dapat dimaklumi semua pihak, khususnya jamaah haji.

Ia mengakui, keterlambatan jadwal penerbangan cukup menyulitkan dan mengganggu kenyamanan perjalanan haji para jamaah, apalagi sebagian besar Jemaah yang masih menunggu jadwal pemulangan adalah jamaah beresiko tinggi.

Konsekuensi dari keterlambatan tersebut jelas Japeri selanjutnya diwujudkan dalam bentuk pemenuhan layanan jasa yang memadai kepada para jamaah.

Hal tersebut sudah dibahas dalam nota kerjasama yang disepakati pihak pemerintah dan maskapai penerbangan.

Sementara itu mengenai kondisi kesehatan jamaah haji Debarkasi Padang, Japeri mengatakan sejauh ini relatif baik-baik saja.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 November 2011

BANTUAN UNTUK DAERAH TERISOLIR

Bupati Pesisir Selatan NASRUL ABIT mengatakan, 4 daerah korban banjir bandang di Kabupaten Pesisir Selatan yang terisolir dikhawatirkan mengalami krisis Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal tersebut diungkapkannya mengingat terputusnya jalur jalan dan jembatan menuju daerah terisolir yaitu, Silaut Empat, Silaut Lima, Base Camp PT Incasi Raya dan Lunang Tiga.

Namun demikian, NASRUL ABIT memastikan bantuan logistik dan makanan menuju daerah tersebut sudah dapat didistribusikan menggunakan mobil kecil melalui jalur alternatif, sedangkan untuk distribusi BMM belum bisa dilakukan, karena jalur alternative tidak bisa dilewati kendaraan besar.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga telah mengirim tim kesehatan untuk memantau kesehatan masyarakat korban banjir.

Dikhawatirkan masyarakat korban banjir rentan terkena diare, demam berdarah maupun infeksi saluran pernafasan.

Pengiriman tim tenaga kesehatan di lapangan untuk menanggulangi rusaknya sarana dan prasarana kesehatan akibat banjir meliputi dua unit Puskemas, Ambulance hanyut 1 unit, Kulkas Vaksin empat unit, Vaksin Carrier atau termos 20 unit, Pustu sebanyak 6 unit dan Poskeri – 2 unit.

Diperkirakan, kerugian sarana dan prasarana kesehatan mencapai 700 juta rupiah.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 6 November 2011

PEMBANGUNAN PASAR INPRES II, III, IV PADANG DAPAT DILAKSANAKAN

Pembangunan kembali Pasar Inpres II, III dan IV yang rusak akibat gempa 30 September 2009, yang menuai konflik panjang selama ini menemui titik terang dan pembangunan akan segera dilaksanakan bulan ini.

Kesepakatan pembangunan kembali pasar tersebut setelah dilakukan pertemuan puncak para pedagang, PBHI dan pihak Pemko Padang, di salah satu restoran di Padang, tadi malam.

Wacana sebelumnya, pedagang pemegang ‘kartu kuning’ hanya dibebankan retribusi pasar setelah menempati kios yang dibangun tersebut menjadi sebuah keputusan penting.

Walikota Padang FAUZI BAHAR mengatakan, kesepakatan antara pedagang, Pemko Padang, PBHI, tersebut akan ditandangani di depan KOMNAS HAM di Jakarta pada tanggal 8 mendatang.

Dikatakan, ada delapan butir kesepakatan yang diputuskan dalam pertemuan yang semuanya menguntungkan pedagang dan Pemko Padang sehingga tidak ada pihak- pihak yang merasa dirugikan dalam hal ini.

Dijelaskan,. setelah lima hari ke depan upaya pemagaran pasar sudah dapat dimulai dan dilanjutkan peruntuhan bangunan oleh pemenang tender.

Walikota berharap, dengan dibangunnya kembali Pasar Inpres II, III dan IV semakin mendorong upaya menggairahkan perekonomian masyarakat di pasar serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 5 November 2011

SELEKSI PEMAIN KE URUGUAY

Dalam upaya mencari pemain bola berbakat di Sumatera Barat untuk dikirim berlatih ke Uruguay, swadaya pemerhati sepakbola Sumatera Barat akan mengadakan seleksi terpadu tingkat kota Padang yang akan dilaksanakan di lapangan PSTS Tabing mulai tanggal 8 hingga 10 November mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Bidang Kompetisi Pengurus cabang Pengcab PSSI Kota Padang, Yulius Dede, sehubungan dengan seleksi yang tengah dilakukan di berbagai wilayah Kota Padang hingga 7 November nanti.

Dari hasil seleksi tersebut, masing-masing wilayah akan menetapkan 15 orang pemain kelahiran 1 Januari 1995 sampai 31 Desember 1996 untuk diseleksi lagi di tingkat Kota Padang.

Menurut YULIUS DEDE, pemain terbaik dari hasil seleksi Kota Padang tersebut, akan kembali bertarung dalam seleksi bersama pemain terbaik dari Luar Kota Padang yakni Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Sawahlunto, tanggal 14 hingga 16 November nanti.

Dalam seleksi tingkat Propinsi itu para pemain akan dipantau dan diawasi langsung oleh ketua tim seleksi SUHATMAN IMAM serta pemandu bakat dari PSSI YEYEN TUMENA.

YULIUS DEDE berharap dengan seleksi ketat yang dilakukan, 5 pemain terbaik asal Sumbar yang akan dikirim untuk seleksi tingkat Nasional, mampu meraih prestasi mengharumkan Sumatera Barat di Tingkat Nasional.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 5 November 2011

KERAWANAN SISI PENGAMANAN LAPAS

Kepala Lapas Muara Padang, ELLY YUZAR mengatakan, tembok tinggi yang membatasi Lapas dengan dunia luar harusnya terbebas dari bangunan masyarakat.

Idealnya, dinding pembatas bangunan Lapas berjarak sekitar 4 meter dari bangunan masyarakat, untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti peristiwa kaburnya napi beberapa tahun silam.

Selain itu, ELLY YUZAR mengingatkan petugas Lapas untuk bekerja sesuai kedisiplinan yang diterapkan, mengingat fasilitas dan sarana prasarana pendukung kerja yang minim kerapkali menimbulkan permasalahan yang berpengaruh terhadap kinerja para petugas.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak Lapas berupaya melakukan pendekatan dan sosialisasi ke berbagai pihak, tak terkecuali warga sekitarnya yang berbenturan kepentingan dengan pihak Lapas, ungkap ELLY YUZAR.

Kalapas Muaro Padang ELLY YUZAR, mengharapkan sosialisasi tersebut dapat menciptakan perubahan yang lebih baik dan setiap orang menyadari pembinaan narapidana merupakan tanggungjawab bersama yang tidak hanya tertumpu pada kinerja lembaga pemasyarakatan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 5 November 2011

MENOLAK RANPERDA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS

Enam Fraksi dari delapan Fraksi yang ada di DPRD Propinsi Sumatera Barat menolak Ranperda Pendirian perseroan terbatas penjamin kredit daerah Propinsi Sumatera Barat untuk dijadikan perda, karena dinilai perusahan penjamin kredit tersebut adalah usaha untung-untungan dan beresiko tinggi yang sangat rentan dengan kerugian, jika terjadi kredit macet.

Enam Fraksi yang menolak Ranperda Pendirian perseroan terbatas penjamin kredit daerah propinsi Sumatera Barat adalah Fraksi Demokrat, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Hanura, Fraksi Gerindra dan, Sementara Fraksi Partai Keadilan sejahtera dan Fraksi Persatuan pembangunan menerima Ranperda jaminan kredit tersebut.

Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Propinsi Sumatera Barat, ZAILIS USMAN,menjelaskan ditolaknya Ranperda jaminan Kredit daerah Propinsi Sumatera Barat berdasarkan referensi pengalaman pahit tentang penjaminan kredit, karena ini yang dijamin bukan perorangan, tetapi badan usaha milik masyarakat.

Selain itu, Ranperda tersebut belum ada keterkaitannya dengan kota dan kabupaten di Sumatera Barat.

ZAILIS USMAN mencontohkan, pada tahun 1988 pernah menggulirkan kredit KIT dan KMKP, dan terjdilah musibah Nasional Debitur KP dan KMKP mengalami kredit macet, lembaga penjamin waktu itu adalah PT Askrindo tidak mampu membayar tagihan klaimm dari bank, sehingga PT Askrindo kolaps, akhirnya untuk mempertahankan PT Askrindo terpaksa pemerintah melakukan penyuntikan dana.

Dikatakan, jika pada PT Penjamin Kredit Daerah ini terjadi hal yang paling buruk, ini tentu akan menjadi sia-sia uang rakyat yang dikumpulkan dari pajak dan Restribusi.

Untuk itu Fraksi Partai Golkar, kata ZAILIS USMAN, meminta kepada Pansus dan Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Barat untuk kembali mengkaji ulang Ranperda Pendirian Perseroan terbatas penjamin kredit Daerah Propinsi Sumatera Barat karena Ranperda tersebut masih rancu, untuk itu Ranperda tersebut perlu penajaman dan pendalaman.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 1 November 2011

POLSEK PADANG BARAT RAZIA TEMPAT HIBURAN

Dalam upaya mengantisipasi timbulnya tindakan kejahatan di daerah-daerah yang rawan di wilayah hukum Kecamatan Padang Barat Kota Padang, jajaran Polsek Padang Barat melakukan razia setiap harinya.

Kapolsek Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Kompol ZULKIFLI MALARAS,SH mengatakan, razia tersebut di fokuskan pada tempat-tempat hiburan yang ada di wilayah hukum Polsek Padang Barat.

Menurutnya selama ini pemilik tempat-tempat hiburan yang ada di wilayah hukum Padang Barat tidak pernah mengurus surat izin keramaian kepada ke Polsek yang dipimpinnya, tetapi langsung kepada pihak Polresta Padang.

Dijelaskan ZULKIFLI, jika ditemui di lapangan, bagi pemilik tempat hiburan yang tidak mempunyai izin, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan dan memroses secara hukum.

Menurut Kapolsek Padang Barat, Kompol ZULKIFLI MALARAS,SH, razia tersebut dilaksanakan, karena wilayah kecamatan merupakan jantungnya Kota Padang dan di wilayah tersebut yang paling banyak terdapat tempat-tempat hiburan.

Hal itu dikhawatirkan dan dicurigai sebagai tempat-tempat timbulnya kejahatan dan kasus-kasus tindakan kriminal lainnya.

Dengan di gelarnya razia setiap hari, ZULKFILI berharap, akan tercipta suasana yang aman dan kondusif.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 1 November 2011

%d blogger menyukai ini: