Category Archives: Kebutuhan Pangan

ANTISIPASI KENAIKAN HARGA KEBUTUHAN POKOK

Sebagai upaya menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok terutama pada awal ramadhan dan menjelang lebaran, Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Barat akan mengadakan pasar murah pada sejumlah lokasi di Kabupaten/Kota di daerah ini, selama bulan ramadhan.

Disamping sebagai langkah antisipasi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok pada awal ramadhan dan menjelang lebaran, pasar murah tersebut diadakan untuk membantu masyarakat kalangan bawah dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada pasar murah tersebut, sejumlah bahan kebutuhan pokok akan dijual dengan harga sedikit lebih murah dari harga di pasaran, sehingga terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat terutama yang kurang mampu.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Barat Afriadi Laudin mengatakan, dalam mengadakan pasar murah tersebut, pihaknya bekerjasama dan melibatkan para distributor dan BUMN, sehingga membantu dalam hal pendanaan pasar murah. Disamping itu, menurut Afriadi Laudin, Kementerian Koperasi dan UKM rencananya juga membantu dalam bentuk penyediaan paket – paket sembako dengan harga yang murah.

Sejalan dengan rencana diadakannya pasar murah tersebut, kata Afriadi Laudin, Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Barat dalam waktu dekat juga akan melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, seperti Dinas Perdagangan Kabupaten/Kota dan distributor, untuk membicarakan perkiraan peningkatan kebutuhan dan ketersediaan stok dalam menghadapi awal ramadhan dan lebaran nanti.

Dengan sejumlah langkah antisipatif tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Barat Afriadi Laudin berharap kepada masyarakat dan para pedagang untuk tidak khawatir akan terjadinya kelangkaan sejumlah bahan kebutuhan pokok pada ramadhan nanti, yang memicu lonjakan harga di pasaran.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 8 Juli 2011

Iklan

RASKIN UNTUK KEP. MENTAWAI BELUM DI AMBIL

Tingginya kebutuhan masyarakat miskin terhadap beras murah atau raskin, tidak menjamin para Kepala Daerah berusaha cepat membantu meringankan beban mereka.

Hal tersebut dibuktikan oleh 1 dari 19 Kabupaten Kota di Sumatera Barat hingga bulan sekarang belum juga mengambil jatah beras untuk masyarakat miskin (Raskin) di daerahnya.

Kabupaten yang belum mengambil jatah raskin tersebut yakni pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang sejak bulan Januari hingga Mei 2011 belum pernah mengajukan permintaan ke Bulog Sumatera Barat.

Menurut Kepala Divisi Regional Perum Bulog Sumatera Barat DRS.H.RIZAL EFENDY, pihaknya menyediakan Jatah beras untuk masyarakat miskin di kepulauan Mentawai, sebanyak 265 ton setiap bulannya.

Dikatakan RIZAL EFENDY, pendistribusian beras untuk masyarakat miskin di daerah Sumatera Barat cukup lancar, mulai dari Bulog sendiri hingga ke tingkat kelurahan bahkan sampai kepada masyarakat.

Lebih lanjut RIZAL EFENDY menjelaskan, masyarakat miskin yang membutuhkan bantuan beras raskin di kepulauan Mentawai tercatat 17 ribu 711 keluarga.

Dikatakan, jika sampai akhir bulan Oktober mendatang, belum juga ada pengajuan permintaan beras raskin dari pihak pemerintah kepulauan Mentawai, jatah beras raskin tersebut dapat di alihkan ke daerah lain di sumatera Barat.

Dan pihaknya, kata RIZAL EFFENDI, tidak akan menunggu instruksi, agar beras raskin tersebut tidak terlalu lama menumpuk di dalam gudang Bulog sendiri.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 30 Mei 2011

%d blogger menyukai ini: