Category Archives: Kepemudaan

KEMERDEKAAN MENURUT GENERASI MUDA KOTA PADANG

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia-KNPI Kota Padang, NISFAN JUMADIL menilai, bangsa Indonesia semakin hari semakin tidak terarah, hingga kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan oleh anak bangsa di negeri ini.

Menurut NISFAN JUMADIL kemerdekaan tersebut bertujuan, untuk mendapatkan kebebasan bekerja dan mendapatkan pekerjaan, penegakan hukum serta bagaimana agar hak-hak rakyat tidak di kebiri oleh orang-orang yang mempunyai kekuasaan atau jabatan.

NISFAN menjelaskan, selama ini bangsa Indonesia selalu di dihadapkan dengan persoalan-persoalan korupsi, kolusi dan nepotisme yang semakin hari semakin menjadi-jadi.

Untuk itu, NISFAN berharap bangsa Indonesia agar dapat maju dan berkembang dan hukum harus bisa ditegakkan tanpa adanya tebang pilih.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 17 Agustus 2011

Iklan

ASMARA SUBUH JUGA MERUSAK SENDI AGAMA

Selain mengembalikan tradisi mandi “balimau” menjelang Ramadhan kepada tujuan sesungguhnya, anggota Komisi IV DPRD Propinisi Sumatera Barat, SYUKRIADI SYUKUR juga meminta agar menertibkan acara “Asmara Subuh” yang dilakukan kalangan muda-mudi setelah shalat Subuh.

Menurut SYUKRIADI, “Asmara Subuh” sudah mulai mentradisi di kalangan generasi muda Sumatera Barat, juga merusak sendi-sendi agama, untuk apa dilakukan puasa kalau terlibat melakukan asmara subuh.

Untuk itu, diminta kepada da’i-da’i yang menjadi khatib di mesjid-mesjid dan mushalla, baik di malam hari maupun pagi hari agar memberikan pemahaman kepada generasi muda yang melakukan asmara subuh untuk menjauhi hal-hal yang menjurus pada kemaksiatan.

Jika semua masyarakat berkomitmen mencegah generasi muda melakukan kegiatan “asmara subuh”, piihaknya yakin dapat dihindari dengan baik.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 2 Agustus 2011

TRADISI BALIMAU SUDAH CEMARI PERILAKU GENERASI MUDA

Anggota Komisi IV DPRD Propinsi Sumatera Barat, SYUKRIADI SYUKUR, menghimbau masyarakat Sumatera Barat terutama generasi muda agar tradisi “balimau” dikembalikan ke arah semestinya yaitu membersihkan diri secara zahir maupun batin dengan niat yang baik dan ikhlas ingin melaksanakan seluruh rangkaian ibadah pada bulan Ramadhan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan mengingat tradisi “balimau” sekarang sudah melenceng dari apa yang dilakukan oleh para leluhur di zaman dahulu, untuk itu, dihimbau kepada orang tua, dan tokoh masyarakat serta Satpol PP yang bertugas, untuk menjaga ketertiban di tengah-tengah masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah hal-hal yang menjurus pada perbuatan maksiat terutama pada tempat-tempat pemandian yang digunakan untuk “balimau”.

Menurut SYUKRIADI SYUKUR, jika berpuasa sudah diawali dengan hal-hal yang mendekatkan diri kepada hal yang berbau maksiat, seperti mandi ditempat umum dengan pasangan wanitanya, memakai pakaian minim, membuka aurat, ini sudah melanggar etika dan ketentuan agama, padahal agama mewajibkan kita untuk menutup aurat sesuai dengan ajaran agama Islam.

Lebih jauh, SYUKRIADI SYUKUR, mengatakan, saat ini Sumatera Barat sudah mempunyai Perda anti maksiat, dengan Perda tersebut Satpol PP dapat bekerja maksimal dalam menanggulangi penyakit masyarakat terutama generasi muda yang melakukan kegiatan mandi “balimau” di tempat terbuka dan menjurus perbuatan maksiat.

Sehingga tradisi “balimau” yang sudah melenceng dari tradisi murniya tersebut, dikembalikan ke arah yang benar, sesuai dengan adat yang berlaku di ranah minang, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, yang tidak bertentangan dengan ajaran agama.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 2 Agustus 2011

PERINGATAN GUGURNYA BAGINDO AZIZ CHAN

Sosok Pahlawan Nasional, BAGINDO AZIZ CHAN, harus dapat menjadi contoh dan tauladan bagi generasi muda sekarang.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Walikota Padang, MAHYELDI ANSYARULLAH, kepada wartawan usai upacara peringatan Hari Gugur Pahlawan Nasional BAGINDO AZIZ CHAN ke 64 tahun 2011 ini di Lapangan Imam Bonjol Padang, kemarin.

MAHYELDI menjelaskan, BAGINDO AZIZ CHAN yang meninggal pada usia muda tersebut yaitu pada usia 37 tahun dan sudah menjadi pemimpin Kota Padang serta menjadi pahlawan melawan bangsa Belanda, merupakan prilaku yang pantas diikuti jejaknya oleh generasi penerus.

Semasa hidupnya, BAGINDO AZIZ CHAN telah berjuan mulai semenjak menjadi mahasiswa sampai ditunjuk menjadi Walikota Padang tanggal 15 Agustus 1946 hingga 19 Juli 1947.

Untuk lebih mengingatkan generasi muda terhadap sosok BAGINDO AZIZ CHAN yang tidak kenal lelah, pemberani, gigih dan dekat dengan masyarakat serta pantang menyerah demi mempertahankan kehormatan Bangsa dan Negara, telah dicetak buku tentang sosok Pahlawan Nasional itu, untuk dibaca dan dipahami oleh generasi muda.

Dan diharapkan, melalui pihak Dinas Pendidikan Kota Padang, buku itu tidak saja dibaca dan dipelajar, bahkan kalau perlu diperlombakan, agar para generasi muda lebih memahami dan mendalami makna yang terkandung dalam buku tersebut.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 20 Juli 2011

PELATIHAN KELOMPOK USAHA PEMUDA PRODUKTIF

60 orang pemuda yang tergabung, dalam organisasi pemuda, utusan Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, kini di Padang, dibekali dengan pelatihan, Kelompok Usaha Pemuda Produktif KU-PP Tahun 2011.

Pelatihan tersebut, diikuti pria dan wantia yang direkrut, berdasarkan proposal yang diajukan oleh kelompok usaha, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Sumatera Barat dan lolos dari penilaian dan visitasi lapangan tim independen.

Kepada RRI, disela pembukaan pelatihan tersebut, Ketua panitia penyelenggara, Drs. HAJI AFRIZAL MUKHTAR. MPD mengatakan, proses untuk mendapatkan peserta KU-PP tersebut, diupayakan, setelah pembentukan tim, dengan surat keputusan Kepala Dinas Dikpora Propinsi Sumatera Barat.

Sebelum diadakan pelatihan, tim melakukan visitasi lapangan, tidak hanya berdasarkan proposal yang lolos penilaian saja, tetapi juga dengan melihat langsung usaha-usaha yang dikelola, oleh peserta KU-PP dimaksud.

AFRIZAL menjelaskan, untuk menggerakkan usaha peserta KU-PP tersebut, diberikan bantuan modal usaha, dari APBD Propinsi Sumatera Barat, yang masing- masing kelompok usaha, memperoleh 7 Setengah Juta Rupiah, dengan total bantuan, sebesar 225 juta rupiah.

Pelatihan KU-PP yang berakhir, tanggal 17 Juli nanti, dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Sumatera Barat, diwakili Kepala Bidang Pemuda, Drs. ERTEN MUNANDAR. MPD, kemarin malam, sedangkan instruktur dari unsur Dinas terkait, Pengusaha, Perguruan Tinggi dan pihak Perbank-kan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 15 Juli 2011

PEMERINTAH DAERAH DUKUNG KEGIATAN POSITIF

Wakil Gubernur Sumatera Barat, MUSLIM KASIM mengatakan, pemerintah daerah sangat menyambut baik segala bentuk aktivitas yang positif oleh generasi muda di setiap desa atau nagari terutama pada bidang olahraga.

Hal tersebut disampaikannya pada pembukaan Open Turnamen Bola Voli IPLAI CUP 2 se-Sumatera di lapangan bola voli IPLAI Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman hari Sabtu kemarin.

Dijelaskan MUSLIM KASIM, segala kegiatan yang positif dilakukan oleh generasi muda tersebut berdampak terhadap perkembangan perekonomian masyarakat setempat.

Pemerintah berjanji akan memberi kesempatan lebih luas terhadap upaya-upaya yang dilakukan masyarakat dalam membina potensi generasi muda di daerah ini dengan menindaklanjuti hasil positif yang telah dicapai masyarakat pada upaya tersebut.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 5 Juli 2011

KNPI HARUS MEMPUNYAI PROGRAM POLITIK

Mantan Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Barat, RUSDI LUBIS mengharapkan, agar didalam membina generasi muda dimasa yang akan datang, generasi penerus harus benar-benar menjadi generasi Indonesia yang memikirkan Bangsa Indonesia dan mempunyai kepribadian Indonesia.

Selain itu, juga bisa memberikan partisipasi terhadap kemajuan pembangunan di daerah khususnya dan Nasional pada umumnya.

Menurut RUSDI LUBIS, ketika menghadiri acara Musyawrah Propinsi XXI Pemuda Sumatera Barat kemarin, di dalam membina generasi muda tersebut perlu diadakan suatu pendidikan politik dan kepemimpinan bagi para pemuda, agar para generasi muda tidak kehilangan arah.

Dalam era Reformasi sekarang, banyak terjadi pelencengan sejarah dan para pemudalah yang harus meluruskannya kembali agar perjuangan bangsa dan Negara, betul betul untuk orang-orang Indonesia.

Kepada Ketua dan pengurus DPD KNPI Sumatera Barat yang terpilih, RUSDI LUBIS mengharapkan, agar persatuan pemuda di Sumatera Barat diperkuat.

Selain itu juga, diharapkan kantor DPD KNPI Sumatera Barat yang hancur akibat gempa 30 September 2009 yang lalu dapat diperbaiki kembali.

Kemudian diharapkan juga untuk membuat program-program yang benar-benar mengikut sertakan seluruh pemuda Sumatera Barat dalam membantu Masyarkat dan Pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan.

Sementara itu, Adib Alfikri terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumatera Barat periode 2011-2014, setelah berhasil mengantongi 42 dari 80 hak suara sah pada pemilihan putaran ke 2 Musprov DPD KNPI Sumbar, yang berakhir malam tadi di Aula Korem Wirabraja Jalan Jenderal Sudirman Padang.

Adib Alfikri yang merupakan tokoh yang diusung Organisasi Muhammadiyah, pada pemilihan putaran pertama telah berhasil mengungguli 7 calon lainnya dengan mendapatkan 36 suara, disusul Andi Mastian kader Partai Golkar dengan 29 suara.

Berdasar hasil pemilihan putaran pertama, Adib Alfikri dan Andi Mastian mampu menyingkirkan 6 kandidat lainnya dan berhak bertarung pada pemilihan putaran ke 2.

Dari 82 hak suara pada putaran ke 2 hanya 80 suara sah, dan 42 suara berhasil dikumpulkan Adib Alfikri, sedangkan 38 sisanya dikantongi Andi Mastian.

Seusai pelaksanaan Musprov, Ketua Umum DPD KNPI Sumatera Barat periode 2011-2014 Adib Alfikri mengatakan, sebagai pemegang amanah, pihaknya siap untuk mengoptimalkan peran KNPI sebagai wadah organisasi pemuda dalam membantu pembangunan bangsa.

Menurutnya, KNPI Sumatera Barat saat ini, perlu revitalisasi baik secara internal maupun external. Untuk revitalisasi internal yang utama saat ini, kata Adib, pihaknya akan segera menuntaskan pembangunan kantor KNPI yang rusak pasca gempa 2009.

Sedangkan masalah external yang perlu digiatkan lagi, yakni hubungan dengan organisasi kepemudaan Negara tetangga seperti dengan Malaysia yang telah dibangun oleh senior KNPI terdahulu.

Adib Alfikri menjelaskan, jika masalah internal dan external dapat direvitalisasi secara tuntas, maka KNPI Sumatera Barat akan mampu berdiri kuat dan mendapat dukungan dari banyak pihak.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 17 Juni 2011

UPAYA MERANGSANG AKTIVITAS REMAJA

Landasan Udara (Lanud) Tabing Padang, secara rutin akan menggelar berbagai kegiatan bidang olahraga di pangkalan udara setempat.

Hal tersebut bertujuan mendorong aktivitas warga kota, khususnya para remaja dalam berolahraga di lingkungan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Komandan Lanud Tabing Padang, Letnan Kolonel (Letkol) AWANG KURNIAWAN mengatakan, banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dikembangkan remaja Kota Padang, dan cakupan dari kegiatan yang dimaksud, tidak semata terfokus pada kegiatan kedirgantaraan saja, namun juga merangkul pengembangan bakat lain, seperti balap sepeda motor.

Generasi muda yang memiliki hobi balapan motor di jalan raya, dapat menyalurkan bakatnya pada area yang disesuaikan.

Untuk pembinaan sekaligus pengembangan bakat generasi muda, pihaknya menurut AWANG, siap memfasilitasi terselenggaranya kegiatan dimaksud.

Lanud Padang sendiri, memiliki sirkuit balapan motor yang layak dan memadai untuk menunjang kelanjutan program pembinaan bakat tersebut.

Dikatakan, area tersebut sebelumnya pernah digunakan pihak-pihak berkepentingan, namun karena kurangnya peminat, pemakaian sirkuit menjadi tidak efektif.

Realita yang berkembang akhir-akhir ini menunjukkan, kecenderungan remaja memilih jalanan sebagai sarana pemenuhan hobi dan bakat.

Akibatnya, terjadi benturan di lapangan dan yang lebih parahnya lagi, kondisi yang berkembang tidak saja membahayakan keselamatan jiwa yang bersangkutan, namun juga mengganggu kepentingan orang-orang di sekelilingnya.

Kondisi demikian, jelas AWANG, harus segera disikapi, salah satunya melalui penyediaan ruang aktivitas yang disesuaikan dengan hobi dan bakat generasi muda bersangkutan.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 7 Juni 2011

MAPALA UNAND LAKUKAN EKSPEDISI BUKA JALUR

Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Andalas Padang, tanggal 2 Juni mendatang akan menggelar ekspedisi yang bertemakan “Pembukaan Jalur Wisata Sisi Tenggara Puncak Tertinggi Sumatera Barat Gunung Talamau Kabupaten Pasaman”.

Kegiatan ekspedisi tersebut di ikuti oleh anggota Muda Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Andalas – Unand Padang.

Menurut Ketua Mapala Unand, MUHAMMAD RIZKY,M, kegiatan tersebut merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dijelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut yakni membuka jalur baru menuju puncak Gunung Talamau dari daerah Rawang Kabupaten Pasaman.

Jalur tersebut nantinya dijadikan sebagai jalur alternatif menuju puncak Gunung Talamau.

Selain itu juga sebagai pengembangan potensi wisata adventure, terutama pendakian gunung di Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut juga bertujuan mengeksplorasi potensi wisata alam di Kabupaten Pasaman .

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 28 Mei 2011

MAHASISWA BARU HARUS BERPERAN DALAM PENGHIJAUAN KOTA

Walikota Padang, FAUZI BAHAR mengharapkan kepada perguruan tinggi di Kota Padang, yang akan melakukan penerimaan mahasiwa baru tahun ini untuk ikut berperan dalam program penghijauan Pemerintah Kota Padang.

Keterlibatan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) merupakan salah satu wujud Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian terhadap masyarakat.

Menurut FAUZI BAHAR, peneriman mahasiswa baru tahun ini merupakan moment yang tepat, karena program penghijauan Kota Padang bisa menjadi program Orientasi Pengenalan Kampus OSPEK pada PTN dan PTS maksud.

Program penghijauan berupa penanaman sejuta pohon diantaranya penanaman pohon Mahoni, penanaman bunga disepanjang jalur hijau, dan penanaman pohon pinang di sepanjang bantaran sungai.

Dikatakan, dengan jumlah mahasiswa baru yang dimiliki oleh 57 PTN dan PTS di Kota Padang, hanya diperlukan waktu 1 hari untuk melaksanakan penghijauan didaerah ini.

Program Clean dan Green City merupakan salah satu program dari Komite Kementrian Lingkungan Hidup KLH se-Asia Tenggara dan Asia Timur untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan.

Kota Padang merupakan salah satu pilot project di pulau Sumatera bersama dengan Kota Palembang.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 22 Mei 2011

%d blogger menyukai ini: