Category Archives: Pariwisata

LOMBA MASAKAN RENDANG ANTAR RT SE KOTA PADANG

Dalam rangka memasyarakatkan makanan khas Sumatera Barat, Pemerintah Kota Padang akan mengelar lomba membuat masakan rendang se Kota Padang.

Kegiatan tersebut di gelar antar RT se Kota Padang pada tanggal 31 Desember 2011, di sekitar RTH Imam Bonjol Padang tersebut sekaligus menyambut pertukaran tahun 2011 ke 2012.

Wakil Walikota Padang MAHYELDI ANSHARULLAH mengatakan, kegiatan tersebut akan menghadirkan sekitar 3 ribu warga Kota Padang dan masing-masing kelompok RT akan memasak rendang tersebut sebanyak 1 kilogram.

Lebih lanjut MAHYELDI ANSHARULLAH menjelaskan, sekaitan dengan festival rendang tersebut, pihaknya ke depan juga akan menyiapkan rumah potong hewan yang higienis, sehingga terjamin sertifikasi halalnya dari makanan tersebut.

Menurutnya dengan sudah adanya sertifikasi halal, produk-produk dari Kota Padang dapat menembus pasar Internasional.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 20 November 2011

Iklan

PEMUGARAN SERIBU RUMAH ADAT

Sebagai salah satu sarana promosi, penyelenggaraan Tour de Singkarak 2012 diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan promosi aneka seni budaya daerah di Sumatera Barat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, MUSLIM KASIM sehubungan dengan rencana pemugaran seribu rumah adat di Kabupaten Solok Selatan.

Sesuai rencana, rumah adat tersebut akan dijadikan penginapan bagi para tamu Tour de Singkarak, khususnya tamu dari mancanegara.

Kekhasan yang dimiliki seribu rumah adat tersebut akan menjadi salah satu penarik bagi para tamu dan wisatawan lainnya untuk lebih mengenal aneka seni budaya daerah yang sebagian belum tersentuh media promosi.

Dikatakan, Sumatera Barat memiliki kekayaan budaya melebihi daerah lain, namun amat disayangkan kelebihan tersebut selama ini kurang dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Sumatera Barat itu sendiri.

Sebagai fasilitator, Pemerintah Provinsi, siap memberikan dukungan berupa fasilitas dan sarana prasarana pendukung yang dibutuhkan masing-masing daerah, kata MUSLIM KASIM.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 21 September 2011

PEMBUKAAN PEKAN BUDAYA SUMATERA BARAT 2011

Staf Ahli Kementerian Kebudayaan Pariwisata, YUNUS TRI ADMOJO mengatakan, penyelenggaraan Pekan Budaya Sumatera Barat yang dilaksanakan secara bergilir pada masing-masing daerah dapat membuka sejumlah peluang pariwisata yang belum tergali secara optimal.

Sumatera Barat yang dinilai memiliki potensi pariwisata dan budaya yang komplit, perlu melakukan pengembangan potensi budaya yang di kemas lebih menarik, sepertinya halnya event pariwisata yang sedang berlangsung di Kota Payakumbuh sekarang ini.

Diharapkan, Pekan Budaya yang diselenggarakan setiap tahunnya dapat menghasilkan nilai-nilai budaya yang menunjang sepenuhnya ketahanan budaya nasional.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, MUSLIM KASIM menyatakan, Pekan Budaya sebagai salah satu wahana strategis yang dapat menunjang pergerakan industri pariwisata lokal.

Ia menghimbau segenap kalangan dan pelaku budaya agar dapat memanfaatkan momen pariwisata yang akan berlangsung hingga tanggal 17 September mendatang di Kota Payakumbuh.

Pengelolaan pariwisata hendaknya dilakukan dengan cara yang cerdas karena pariwisata merupakan tambang devisa yang tidak akan pernah habis.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 September 2011

KUNJUNGAN WISATA PANTAI GONDORIAH MENINGKAT

Mengakhiri masa liburan lebaran 1432 Hijriyah bersama keluarga, objek wisata pantai Gondoriah Kota Pariaman mengalami peningkatan yang signifikan.

Peningkatan tersebut terlihat kemarin dengan jumlah pengunjung di pantai Gondoriah tersebut tercatat sekitar 10 ribu lebih.

Menurut Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, JOSERIZAL, peningkatan pengunjung di pantai Gondoriah tersebut sudah terlihat pada H+3 pasca lebaran Idul Fitri 1432 Hijriyah.

Dikatakan JOSERIZAL, dalam memberikan kenyamanan pada pengunjung selama berlangsungnya pesta pantai Idul Fitri 1432 Hijriyah tersebut, pihaknya tetap memberikan pelayanan yang prima dengan menampilkan berbagai macam kesenian tradisonal di pentas terbuka di lokasi pantai tersebut.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 5 September 2011

DINAS PARIWISATA MEMBERI PELUANG KEPADA PENGUSAHA

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang memberikan tempat bagi pengusaha yang bergerak dibidang hiburan dan permainan untuk memeriahkan wisata lebaran dikawasan pantai Padang dan pantai air manis.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Padang EDI HASYMI mengatakan, menghadapi wisata lebaran pihak dinas kebudayaan dan pariwisata daerah ini sejauh belum menyiapkan agenda khusus kegiatan khusus selama liburan lebaran di kawasan objek wisata yang ada didaerah ini, meski demikian baru hanya satu tempat wisata seperti pantai air manis yang menyediakan hiburan musik dikawasan itu.

Untuk itu EDI HASYMI menghimbau kepada para pengusaha yang ingin bergabung dengan dinas kebudayaan dan pariwisata untuk memeriahkan liburan lebaran, pihaknya akan memberikan izin.

EDI HASYMI menjelaskan, jika ada yang berminat untuk menggelar atraksi hiburan dikawasan tersebut maka akan menambah daya tarik dikawasan objek wisata dan bisa meningkatkan kunjungan wisata.

Sementara itu untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung objek wisata EDI HASYMI berharap para pedagang dan masyarakat yang berada seputar objek wisata dapat berperan aktif dalam memberikan pelayanan yang baik kepada para pengunjung.

Dengan adanya peran aktif dari masyarakat setempat aksi premanisme pada lokasi objek wisata dapat di minimalisir.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 24 Agustus 2011

PANGGUNG BUDAYA

Wakil Walikota Padang, MAHYELDI ANSYARULLAH mengatakan, salah satu upaya untuk menjadikan Kota Padang sebagai kota tujuan wisata baik dari wasatawan lokal maupun wisatawan manca Negara, tradisi budaya Minangkabau harus dikembangkan, ditampilkan dan diperkenalkan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Padang akan berupaya melaksanakan beberapa kegiatan dalam pengembangan tradisi tersebut diantaranya melaksanakan kegiatan panggung seni budaya pada 16 pasar satelit yang ada di daerah ini.

MAHYELDI ANSYARULLAH menjelaskan, selain kegiatan panggung seni budaya pada pasar-pasar satelit juga pada hotel-hotel disediakan panggung tempat penampilkan seni budaya Minangkabau tersebut.

Menurut MAHYELDI ANSYARULLAH, kegiatan panggung seni budaya itu sekaligus dapat menggerakkan dan menghidupkan perekonomian masyarakat, industri Usaha Kecil Menengah (UKM) dan untuk memperbanyak event Dinas Wisata dan Budaya Kota Padang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 12.00 tanggal 16 Juli 2011

MEWUJUDKAN PARIAMAN SEBAGAI KOTA WISATA

Dalam upaya mewujudkan visi dan misi Kota Pariaman menjadi Kota tujuan Wisata yang Islami, Pemerintah Kota Pariaman terus mengembangkan sejumlah objek wisata, diantaranya objek wisata pantai.

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman mengatakan, Kota Pariaman mempunyai tempat-tempat wisata yang indah, namun belum terpelihara dan ditata dengan baik.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota ini untuk ikut serta mendukung program pemerintah menjadikan Kota Pariaman menjadi kota tujuan wisata yang islami dengan menjaga kebersihan dan melayani wisatawan yang berkunjung ke Kota ini dengan ramah.

Menurut Walikota Mukhlis Rahman, untuk menunjang dan memberikan kenyamanan bagi pariwisata, Pemko akan membangun sejumlah hotel berbintang dan tempat-tempat bermain di kawasan wisata pantai.

Walikota Pariaman menjelaskan tujuan dari pengembangan wisata di Kota Pariaman, salah satunya untuk menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara agar mau datang ke Kota Pariaman, yang secara tidak langsung juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah ini.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 16 Juli 2011

AGENDA TAHUNAN PEMKO PADANG

Walikota Padang, FAUZI BAHAR mengatakan, pelaksanaan Festival Sitti Nurbaya merupakan salah satu kegiatan untuk melestarikan seni dan kebudayaan, sekaligus dapat mengingatkan dan meningkatkan minat para generasi muda terhadap seni dan kebudayaan Minangkabau.

Kegiatan itu, akan dijadikan event tetap Pemko Padang setiap tahunnya, guna mengembangkan nilai-nilai budaya tradisi Minang, serta menggairahkan dunia pariwisata di daerah ini, sehingga para turis mancanegara dapat menyaksikan dan menikmati even itu setiap tahun.

FAUZI BAHAR menjelaskan, kegiatan Festival Sitti Nurbaya selain bertujuan untuk melestarikan seni dan kebudayaan Minangkabau juga merupakan suatu pertanda Kota Padang sudah mulai bangkit pasca gempa 2009 lalu.

Festival Sitti Nurbaya yang berlangsung selama satu minggu lalu telah berakhir ditandai dengan penyerahan hadiah utama berupa 1 ekor Sapi dan 1 ekor Kambing oleh Walikota Padang Fauzi Bahar kepada Lurah Seberang Padang dan Camat Padang Selatan di Taman Budaya Kota Padang 2 hari lalu.

Festival Sitti Nurbaya diselenggarakan di pelataran Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Jalan Samudera Pantai Padang.

Diisi dengan berbagai kegiatan seperti; Festival Randai, Festival Lagu Minang, Lomba Baju Kuruang Basiba, Lomba Kukua Karambia, Lomba Manggiliang Lado, Lomba Maelo Pukek, Lomba Malamang, Lomba Sandal Tampuruang, dan Lomba Juice Pinang.

Festival Sitti Nurbaya tahun ini diselenggarakan bekerjasama dengan PT. Balai Pustaka, yang juga menampilkan berbagai kegiatan termasuk lomba kritik sastra, lomba fragmen novel Sitti Nurbaya karangan Marah Rusli, lomba mengambar, randai, kesenian tradisional, tokoh legenda Syamsul Bahri dan Sitti Nurbaya, dan berbalas pantun.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 11 Juli 2011

PEKAN BUDAYA SUMATERA BARAT DIUNDUR USAI LEBARAN DI PAYAKUMBUH

Pekan Budaya (PB) Sumatera Barat 2011 yang dijadwalkan berlangsung di Payakumbuh pada bulan Juli ini, diundur hingga selesai Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Pengunduran jadwal tersebut ditetapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Barat, untuk memberi kesempatan kepada perantau yang pulang kampung, agar bisa menikmati Pekan Budaya Sumatera Barat di Kota Batiah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, YOHERMAN, SH. S.SOS, optimis Pekan Budaya Sumbar di Payakumbuh bakal mampu mendorong anak negeri untuk mencintai budayanya sendiri.

Dikatakan, pengunduran jadwal pelaksanaan Pekan Budaya Sumatera Barat itu akan banyak membantu seluruh kota dan kabupaten di Sumatera Barat, untuk lebih berbenah seingga, kehadiran daerah dalam Pekan Budaya tertsebut tidak hanya sekedar memenuhi undangan saja, tapi benar-benar datang untuk mampu menampilkan keunggulan seluruh budaya daerah yasng bersangkutan.

Selama sepakan pelaksanaan PB Sumbar tersebut akan digelar pameran benda cagar budaya, pameran seni rupa, pameran produk unggulan daerah , festival saluang, randai, gamad, gambus serta kesenian tradisional lainnya.

Selain itu, lomba-lomba pakaian adat, tari kreasi Minang, lomba baju kurung dan cedas cermat budaya.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 7 Juli 2011

EVENT DRAGON BOAT MENJADI SALAH SATU DAYA TARIK WISATA KOTA PADANG

Pemerintah Kota Padang pada tanggal 21 hingga 24 Juli mendatang, kembali akan menggelar event bertaraf internasional Dragon Boat di GOR Haji Agus Salim Padang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, EDI HASYMI mengatakan, lomba Perahu Naga atau yang lebih dikenal dengan nama Dragon Boat, merupakan olahraga bernuansa budaya yang dimulai sejak masuknya kebudayaan Tionghoa di Kota Padang.

Sejalan dengan program pemerintah untuk mengembangkan sektor industri pariwisata di Kota Padang, maka lomba Perahu Naga yang awalnya bersifat lokal itu, dipilih untuk dijadikan salah satu daya tarik wisata di Kota Padang, dengan nama Festival Dragon Boat sebagai event wisata tahunan yang dikelola oleh Pemko Padang.

Dikatakan, Festival Dragon Boat sudah dilaksanakan sejak tahun 2004 hingga sekarang sudah memasuki tahun ke-tujuh.

Festival yang bertaraf internasional itu menjadi event wisata dan olahraga sekaligus sebagai salah satu event wisata tahunan Provinsi Sumatera Barat.

EDI HASYMI menjelaskan, pelaksanaan lomba Perahu Naga tersebut itu juga akan dimeriahkan dengan bazaar makanan khas tradisional dan beragam hasil kerajinan tangan.

EDI HASYMI berharap melalui event Dragon Boat tersebut, wisata di Kota Padang bisa lebih dikenal oleh masyarakat luar, sehingga kunjungan pariwisata di daerah ini terus mengalami peningkatan.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 28 Juni 2011

%d blogger menyukai ini: