Category Archives: Keamanan

KERAWANAN SISI PENGAMANAN LAPAS

Kepala Lapas Muara Padang, ELLY YUZAR mengatakan, tembok tinggi yang membatasi Lapas dengan dunia luar harusnya terbebas dari bangunan masyarakat.

Idealnya, dinding pembatas bangunan Lapas berjarak sekitar 4 meter dari bangunan masyarakat, untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti peristiwa kaburnya napi beberapa tahun silam.

Selain itu, ELLY YUZAR mengingatkan petugas Lapas untuk bekerja sesuai kedisiplinan yang diterapkan, mengingat fasilitas dan sarana prasarana pendukung kerja yang minim kerapkali menimbulkan permasalahan yang berpengaruh terhadap kinerja para petugas.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak Lapas berupaya melakukan pendekatan dan sosialisasi ke berbagai pihak, tak terkecuali warga sekitarnya yang berbenturan kepentingan dengan pihak Lapas, ungkap ELLY YUZAR.

Kalapas Muaro Padang ELLY YUZAR, mengharapkan sosialisasi tersebut dapat menciptakan perubahan yang lebih baik dan setiap orang menyadari pembinaan narapidana merupakan tanggungjawab bersama yang tidak hanya tertumpu pada kinerja lembaga pemasyarakatan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 5 November 2011

POLSEK PADANG BARAT RAZIA TEMPAT HIBURAN

Dalam upaya mengantisipasi timbulnya tindakan kejahatan di daerah-daerah yang rawan di wilayah hukum Kecamatan Padang Barat Kota Padang, jajaran Polsek Padang Barat melakukan razia setiap harinya.

Kapolsek Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Kompol ZULKIFLI MALARAS,SH mengatakan, razia tersebut di fokuskan pada tempat-tempat hiburan yang ada di wilayah hukum Polsek Padang Barat.

Menurutnya selama ini pemilik tempat-tempat hiburan yang ada di wilayah hukum Padang Barat tidak pernah mengurus surat izin keramaian kepada ke Polsek yang dipimpinnya, tetapi langsung kepada pihak Polresta Padang.

Dijelaskan ZULKIFLI, jika ditemui di lapangan, bagi pemilik tempat hiburan yang tidak mempunyai izin, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan dan memroses secara hukum.

Menurut Kapolsek Padang Barat, Kompol ZULKIFLI MALARAS,SH, razia tersebut dilaksanakan, karena wilayah kecamatan merupakan jantungnya Kota Padang dan di wilayah tersebut yang paling banyak terdapat tempat-tempat hiburan.

Hal itu dikhawatirkan dan dicurigai sebagai tempat-tempat timbulnya kejahatan dan kasus-kasus tindakan kriminal lainnya.

Dengan di gelarnya razia setiap hari, ZULKFILI berharap, akan tercipta suasana yang aman dan kondusif.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 1 November 2011

PEMKO TINDAK TEGAS MASYARAKAT YANG BANDEL

Walikota Padang, DRS. H. FAUZI BAHAR, MSI, menegaskan, akan menindak tegas jika ditemui masyarakat yang masih menjual petasan dan membuka warung nasi pada siang hari selama bulan suci Ramadhan 1432 Hijriah.

Menurut Walikota Padang, dalam pelaksanaan tugas tersebut, pihaknya akan bekerjasama dengan Kepolisian, TNI, dan SK4 Kota Padang untuk melakukan razia setiap harinya.

Sementara itu, khusus untuk pedagang non muslim yang berjualan kedai dan warung nasi di kawasan kampung Pondok Kota Padang diberikan dispensasi, dengan catatan di depan warungnya harus dituliskan kalimat : Khusus Untuk Non Muslim.

Untuk itu, Walikota Padang FAUZI BAHAR berharap, khususnya masyarakat non muslim agar dapat saling menghargai masyarakat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa, sehingga tercipta suasana kondusif dalam kerukunan beragama.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 1 Agustus 2011

POLDA SUMBAR AWASI TEMPAT PEMANDIAN UMUM

Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, jajaran Kepolisian Sumatera Barat melakukan pengawasan dan pengamanan ekstra ketat pada tempat-tempat objek wisata air yang difokuskan pada tempat-tempat pemandian umum yang dimanfaatkan warga masyarakat untuk melakukan tradisi “Balimau”.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat, AKBP DRS. AB. KAWEDAR, pengamanan tersebut melibatkan 10.000 orang personil.

Dikatakan KAWEDAR, teknis pengamanan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing Kapolres di Kabupaten/Kota.

Dalam pengamanan jelang Ramadhan tersebut, pihak Kepolisian juga akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, aparat TNI dan instansi terkait lainnya.

Selain itu, dalam pengamanan tersebut, aparat di lapangan juga akan mengantisipasi tindakan kriminal, seperti pencurian serta kecelakaan lalulintas.

Menurut KAWEDAR, belajar dari tahun-tahun sebelumnya, pengamanan di setiap lokasi wisata dan jalur-jalur utama di masing-masing Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, pada tahun ini akan semakin ditingkatkan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 31 Juli 2011

SATPOL PP KOTA PADANG KEMBALI MELAKUKAN RAZIA

Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan 1432 Hijriah, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang akan terus melakukan razia pada beberapa titik di Kota Padang, diantaranya Rabu dini hari tadi, razia dilakukan di beberapa tempat hiburan malam dan hotel melati yang ada di daerah ini.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, YADRISON mengatakan, dalam razia itu, pihaknya berhasil mengamankan 19 orang wanita dan 6 pria, serta menyita satu unit DVD player, 17 tongkat bilyard dan 42 bola bilyard dari rumah bilyard yang tidak mengantongi izin buka sampai dini hari.

Dari sejumlah pasangan yang diamankan tersebut, terdapat satu orang mahasiswi dari salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Padang, dan seorang oknum PNS dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang terjaring di salah satu kamar hotel kelas melati Jalan Purus IV, Kecamatan Padang Barat.

YADRISON menjelaskan, meskipun dalam melakukan razia tersebut, pihaknya mendapatkan perlawanan dari penjaga kafe, namun razia akan terus dilakukan sehubungan akan memasuki bulan suci Ramadhan.

Menurut YADRISON, dengan dilakukannya razia, diharapkan akan memberikan efek jera kepada pelaku, sehingga ke depannya upaya Walikota Padang untuk menjadikan Kota Padang sebagai Kota Religi bisa diwujudkan.

Untuk itu, kepada semua pihak diharapkan untuk dapat saling menghargai dan menghormati umat Muslim yang sedang menunaikan ibada puasa.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 27 Juli 2011

FORUM KEMITRAAN POLISI MASYARAKAT

Dalam membantu tugas pihak kepolisian serta meminimalisir persoalan-persoalan yang ada di tingkat kelurahan, di Kota Padang telah di bentuk Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM).

FKPM tersebut dibentuk berdasarkan surat keputusan Kapolri nomor 433/VII/2006 dan Forum ini dibentuk mulai dari tingkat nasional hingga ke kelurahan di kabupaten kota.

Sementara untuk Kota Padang telah di bentuk pada tahun 2006 yang lalu oleh Kapolresta Padang untuk tingkat Kelurahan yang bernama Polisi masyarakat (Polmas).

Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Padang, HENDRI YAZID mengatakan, forum tersebut merupakan wadah dari tokoh masyarakat,LPM dan alim ulama yang berfungsi untuk menyelesaiakn sengketa dan kasus yang terkait tindak pidana ringan.

Kedepannya setiap ada persoalan di dalam masyarakat tidak langsnng dibawa pada jalur hukum yang di tangani pihak kepolisian.

Dijelaskan HENDRI YAZID, Forum kemitraan Polisi Masyarakat tersebut baru dibentuk pada 4 kecamatan, yakni Kecamatan Padang Timur, Padang Selatan, Padang Utara dan kecamatan Pauh.

Pihaknya akan berusaha untuk membentuk FKPM tersebut pada seluruh kecmatan yang belum terbentuk menjelang peringatan Hari Bhayangkara pada tanggal 1 Juli 2011 mendatang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 20 Juni 2011

LAGI, ANCAMAN BOM DI KOTA PADANG

Untuk kesekian kali tim penjinak Bom Polda Sumatera Barat, kembali mengamankan bungkusan mencurigakan di wilayah hukum Polresta Padang.

Kali ini bungkusan yang diduga Bom tersebut ditemukan di tepi ruas jalan Simpang Hadis Didong Khatib Sulaiman Padang oleh masyarakat ketika melewati ruas jalan dimaksud pagi tadi.

Masyarakat yang melihat bungkusan mencurigakan di tepi ruas jalan itu, langsung saja melapor ke pos polisi yang berada tidak jauh dari lokasi ditemukannya bungkusan dimaksud.

Tidak berselang lama, tim penjinak bom Gegana Polda Sumatera Barat pun sampai di lokasi.

Dengan kostum dan peralatan yang lengkap, Tim Gegana langsung mengamankan bungkusan mencurigakan itu dan membawanya ke Markas Komando Brimob di Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, untuk diidentifikasi.

Berdasarkan hasil identifikasi tim Gegana Polda Sumatera Barat, bungkusan yang diduga Bom tersebut dinyatakan negatif.

Waka Polresta Padang, AKBP. Wisnu Handoko, menjelaskan, setelah dilakukan penguraian terhadap bungkusan tersebut, ternyata hanya berisikan botol bekas minuman.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 4 Mei 2011

DEMO HARI BURUH

Meskipun pada beberapa Kota di Indonesia diwarnai sejumlah aksi unjuk rasa para buruh, dalam memperingati Hari Buruh tanggal 1 Mei, namun di Kota Padang justru sepi dan belum terlihat tanda-tanda adanya aksi serupa yang dilakukan para buruh di Kota ini.

Wakil Kepala Polresta Padang, AKBP. Wisnu Handoko mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum menerima permohonan izin dari kelompok tertentu maupun laporan adanya aksi unjukrasa berkaitan dengan peringatan Hari Buruh se – Dunia yang jatuh pada hari ini.

Menurut AKBP. Wisnu Handoko, tidak adanya aksi unjukrasa pada hari ini, karena tanggal 1 Mei bertepatan dengan hari libur, dimana semua aktifitas perkantoran tutup.

Meskipun demikian, kata AKBP. Wisnu Handoko, pihaknya tetap menyiapkan dan menyiagakan personilnya pada setiap Polsek dan Mako Polresta Padang untuk mengantisipasi terjadinya aksi – aksi lain yang di luar dugaan.

Sehubungan dengan itu, AKPB. Wisnu Handoko juga menghimbau kepada organisasi maupun kelompok masyarakat yang ingin berunjukrasa, agar melapor atau izin terlebih dahulu kepada pihak polisi, sehingga pihaknya dapat mengantisipasi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 1 Mei 2011

%d blogger menyukai ini: