Category Archives: Sosial Masyarakat

SANTUNAN PENSIUNAN DIUSULKAN MENJADI RP.7.500.000

Pemerintah Kota Payakumbuh mengajukan tambahan anggaran untuk program Fasilitas Purna Tugas PNS dalam RAPBD-P 2011.

Selama ini, setiap PNS yang akan pensiun diberi insentif uang tali kasih atau semacam tanda ucapan terima kasih atas pengabdiannya sebesar 6 juta rupiah, sekarang diusulkan menjadi 7,5 juta rupiah.

Wakil Walikota Payakumbuh, H . SYAMSUL BAHRI berharap, rencana tambahan dana untuk program fasilitas purna tugas PNS tersebut disetujui DPRD, karena pengabdian PNS di Payakumbuh dinilai cukup banyak untuk kemajuan daerah dan pemberian reward tersebut tidak melanggar ketentuan yang berlaku.

Dikatakan, pada tahun 2011 ini, tercatat 90 PNS di lingkungan pemerintah kota Payakumbuh yang akan pensiun, dan sejak bulan Januari sampai September 2011, sudah lebih 50 orang PNS yang menerima insentif tersebut.

Jika disepakati perubahan standar bagi pemulangan pegawai yang pensiun dari 6 juta menjadi 7,5 juta rupiah, berarti yang pensiun dalam bulan depan, akan menerima insentif sebesar 7,5 juta rupiah

Dalam pandangan umum fraksi, terhadap RAPBD-P 2011, tentang penambahan anggaran pada program Fasilitas purna tugas PNS, itu dipertanyakan oleh Fraksi Partai Golkar, dan telah dijawab Walikota Payakumbuh. dengan menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk atau penghargaan pemerintah terhadap pengabdian PNS tersebut selama bertugas.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 16 Oktober 2011

MARAKNYA MAKSIAT DI RANAH MINANG

Maraknya terjadi perbuatan maksiat seperti munculnya suguhan Tari Striptease atau telanjang, video porno, aborsi, bisnis maksiat berkedok salon dan bentuk-bentuk maksiat lainnya di daerah Sumatera Barat karena kurangnya pendekatan kultural dan struktural terhadap generasi muda.

Menurut Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumatera Barat, TRINDA FARHAN SATRIA kepada RRI di ruang kerjanya mengatakan, pendekatan struktural yaitu kebijakan, sedangkan pendekatan kultural melibatkan banyak pihak di dalamnya seperti peran ninik-mamak, alim ulama, peranan keluarga dan peranan masyarakat.

Sementara jika hanya melakukan pendekatan struktural, kebijakan-kebijakan itu bisa jalan tetapi sangat lambat.

Kebijakan tersebut merupakan akselarasi perubahan, tetapi kalau hanya kebijakan tanpa didukung oleh berbagai komponen masyarakat, akan menjadi mandul dan tidak bermanfaat.

Lebih jauh Trinda Farhan Satria menjelaskan, penyebab lain terjadinya perbuatan asusila di daerah ini karena pendidikan yang diajarkan selama ini hanya menekankan pendidikan formal dan hasil yang di capaipun formal sebab hanya menginginkan nilai tinggi meskipun dengan berbagai cara.

Untuk itu, diminta pemerintah pusat membuat sebuah kebijakan, yang konsep kebijakan tersebut diterapkan ke daerah-daerah sehingga implementasinya tidak berbenturan seperti gagasan pendidikan berkarakter.

Jika pendidikan berkarakter tersebut di maksimalkan dan diseriuskan dalam rangka mendekatkan dan mengkombinasikan bidang formal dan informal, hal tersebut akan dapat menjadi solusi.

Penyebab lainnya yakni salah kaprah mempergunakan teknologi informasi internet, video dan Telepon Seluler, padahal dari media tersebut banyak manfaat yang bisa diambil, bukan yang bersifat negatif.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 11 Oktober 2011

PERINGATAN 2 TAHUN GEMPA

Peringatan dua tahun gempa, yang berlangsung di Monumen Gempa, Jalan Bundo Kanduang Padang, kemarin berlangsung khidmat.

Momen peringatan yang sudah memasuki tahun kedua ini mendapat perhatian dan antusiasme dari berbagai kalangan, tidak saja keluarga korban, namun juga warga kota lainnya yang sengaja datang ke lokasi tersebut untuk mengenang peristiwa itu.

Hadir dalam momen peringatan tersebut, Walikota Padang FAUZI BAHAR, beserta SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Kepada keluarga para korban, FAUZI BAHAR meminta untuk tetap tegar dan bertawakal menghadapi ujian ini. Gempa yang menghentak Kota Padang dua tahun lalu telah menyisakan duka yang hingga kini masih membayangi warga kota, khususnya keluarga para korban.

Menurutnya, tidak sedikit warga yang kehilangan putra-putri tercinta, sebagaimana peristiwa yang menimpa para siswa di Lembaga Pendidikan GAMA.

FAUZI BAHAR berharap, keikhlasan keluarga yang ditinggalkan, karena dibalik rencana yang didatangkan, ada hikmah yang dapat dipetik nantinya.

FAUZI BAHAR mengingatkan, dibalik bencana, terselip sebuah makna yang harus dipahami.

Sebagai umat yang percaya akan kebesaran Ilahi, masing-masing diri harus mawas diri dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai motivasi untuk tidak berbuat hal-hal yang mendatangkan dosa dan kemaksiatan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 1 Oktober 2011

PENCARI KERJA TERUS MENINGKAT

Jumlah pencari kerja di Kota Padang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, hal itu terlihat dari antusias para pencari kerja yang berkunjung ke Kantor Pos guna melihat informasi pengumuman lowongan kerja yang terpajang di Kantor Pos Padang dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Padang.

Dari penelusuran RRI di lapangan, diketahui bahwa para pencari kerja tersebut tidak saja berasal dari Kota Padang, tapi juga dari luar Kota Padang, seperti Bukittinggi, Padang Panjang, Solok dan Batusangkar.

Para pencari kerja tersebut umumnya berasal dari tamatan S Satu dan D Tiga namun tamatan sekolah menengah atas seperti taman SMK dan SMU jumlahnya juga cukup banyak.

Dari penuturan para pencari kerja tersebut juga diketahui bahwa kunjungan ke kantor Pos dan Disnaker tersebut selalu dilakukan untuk mengetahui setiap perkembangan yang terjadi.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 13 September 2011

SHALAT IED DI HALAMAN KANTOR GUBERNUR

Shalat Idul Fitri 1432 Hijriah di halaman kantor Gubernur Sumatera Barat akan dilaksanakan hari Rabu besok.

Pada kesempatan tersebut akan betindak sebagai Khatib BUYA PROFESOR DOKTOR H. SYAMSUL BAHRI KHATIB, MA, dan sebagai Imam – GHAZALI, S.IQ.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Prov Sumbar, SURYA BUDI mengatakan, sebagaimana biasanya pada hari pertama lebaran, besok Gubernur IRWAN PRAYITNO open house untuk bersilaturrahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai kalangan, baik formal maupun informal, dan dengan para pimpinan SKPD serta jajarannya, yang dimulai pukul 10.30 sampai pukul 13.00 WIB, dan dilanjutkan pukul 14 hingga 16.00 WIB.

Sedangkan hari Kamis Lusa, open house dilanjutkan gubernur untuk bersilaturahmi bersama Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 30 Agustus 2011

JEMAAH SHALAT IED DI LAPANGAN IMAM BONJOL MEMBLUDAK

Ribuan Ummat Islam pagi tadi melaksanakan Shalat Ied di lapangan Imam Bonjol Padang.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada pelaksanaan Shalat Ied tahun ini, lapangan Imam Bonjol tidak mampu menampung jemaah yang membludak, sehingga jemaah yang datang belakangan terpaksa harus menambah shaf di kiri kanan dan belakang lapangan, bahkan diantara gerobak pedagang-pedagang makanan dan diantara pepohonan di ruang terbuka hijau tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara Shalat Ied di lapangan Imam Bonjol tersebut H. SYAFRIADI AUTID menaksirkan, jumlah jemaah mencapai 6 ribu orang.

Tampil sebagai Khatib pada kesempatan tersebut, Drs BUSTANUDDIN JAMAL, M. Hum Kepala Pengadilan Tinggi Tanah Grogot KalimantanTimur, dan Imam AZRA’I M, Ag.

Shalat Ied di lapangan Imam Bonjol pagi tadi terselenggara atas kerjasama PDM Muhammadiyah Padang dengan Kodim 0312.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 30 Agustus 2011

KEMISKINAN MASIH MENINGKAT

Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumatera barat LEONARDI HARMAINI mengatakan, Satu tahun kepeminpinanan Gubernur dan wakil Sumatera Barat IRWAN PRAYITNO dan MUSLIM KASIM belum memperlihatkan hasil yang diharapkan.

Hal tersebut antaralain terlihat dari angka kematian bayi dan gizi buruk yang ditemui di Sumatera Barat masih tinggi.

Begitu juga dengan angka pengangguran dan kemiskinan di Sumatera Barat juga masih tinggi, serta pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat saat ini masih dibawah rata rata Nasional.

Untuk itu LEONARDI HARMAINI mendesak Pemerintah daerah propinsi Sumatera Barat agar dapat meujudkan tata pemerintahan dan sistim hukum yang baik.

Sebagai motor penggerak satuan organisasi tata kerja SOTK dilingkungan pemerintah propinsi Sumatera Barat yang dikatakan 70 hingga 80 persen tidak mampu bekerja hanya mengerjakan tugas rutinitas saja seharusnya lebih handal dibidangnya masing masing. Untuk itu diharapkan kedepan permasalahan tersebut harus diatasi.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 24 Agustus 2011

SEGERA MEMBAYARKAN THR

Wakil Ketua DPRD Propinsi Sumatera Barat, LEONARDI HARMAINI, meminta kepada Pengusaha baik swasta maupun BUMD, untuk menjadwalkan dan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya, seminggu sebelum dilaksanakannya Hari Raya Idul FItri 1432 H.

Himbauan tersebut dilakukan mengingat hari Raya Idul Fitri hanya tinggal beberapa hari lagi, untuk itu diharapkan THR dapat segera dibayarkan minimal satu bulan gaji.

Dengan adanya THR yang diberikan, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan berlebaran.

LEONARDI mengingatkan, THR yang dibayarkan satu kali se-tahun tersebut, jangan sampai tidak dibayarkan sehingga masyarakat melaksanakan lebaran dengan senang dan bergembira bersama keluarga.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 22 Agustus 2011

PENGANGGURAN MASIH TINGGI

Meskipun Pembangunan yang dilaksanakan pada berbagai bidang telah mendatangkan kemajuan, namun kemiskinanan dan keterbelakangan masih melingkupi sebagain warga di berbagai pelosok tanah air.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Porpinsi Sumatera Barat Ir.YULTEHNIL dalam rapat paripurna istimewa DPRD Propinsi Sumatera Barat Sumatera Barat dengan acara mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada peringatan HUT RI Ke 66 tahun 2012 digedung DPRD Propinsi Sumatera Barat kemaren.

Dikatakan, terdapat empat permasalahan pokok pembangunan yang paling terkait satu sama lainnya itu adalah masalah kemiskinan, pengangguran, keterbelankangan serta keterbatasan Infrastruktur.

Angka kemiskinan, angka pengangguran masih cukup tinggi IPM atau Indeks Pembangunan Manusia dan rata rata pendapatan perkapita masyarkaat Indonesia masih rendah dalam ukuran standar Internasional.

Oleh karena itu pembangunan yang dilakukan dalam rangka mengisi kemerdekaan ini harus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk mewujudkan cita-cita proklamasi yaitu mewujudkan masyarakat adil makmur dan sejahtera.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 17 Agustus 2011

BUAIAN KALIANG SEMARAK DI BELIMBING

Arena hiburan Buaian Kaliang yang diselenggarakan di sekitar pintu gerbang Perumnas Belimbing setiap bulan Ramadhan, memiliki daya tarik sendiri bagi warga masyarakat di perumahan tersebut.

Salah seorang pemuka masyarakat Belimbing AYUB RAJO LENGGANG mengatakan, arena hiburan yang muncul secara musiman itu memiliki daya tarik bagi masyarakat terutama anak-anak sekaligus dapat menjadi pendapatan bagi para pemuda setempat.

Menurut AYUB, kehadiran Buaian Kaliang di lokasi tersebut juga sangat positif karena dapat mengalihkan perhatian anak-anak dan remaja dari permainan-permainan yang ada di warnet-warnet yang jumlahnya sangat menjamur.

Selain itu, pada lokasi tersebut juga membuka peluang bagi para penjual makanan untuk menambah sumber pendapatannya dalam memenuhi kebutuhan keluarganya.

AYUB RAJO LENGGANG menambahkan peminat hiburan Buaian Kaliang itu tidak saja warga perumnas Belimbing, tapi juga dinikmati warga dari Balai Baru, Kuranji, Kampuang Guo, dan Kampung Pinang serta warga Rimbo Tarok.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 16 Agustus 2011

%d blogger menyukai ini: