Category Archives: Ketenagakerjaan

PENCARI KERJA TERUS MENINGKAT

Jumlah pencari kerja di Kota Padang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, hal itu terlihat dari antusias para pencari kerja yang berkunjung ke Kantor Pos guna melihat informasi pengumuman lowongan kerja yang terpajang di Kantor Pos Padang dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Padang.

Dari penelusuran RRI di lapangan, diketahui bahwa para pencari kerja tersebut tidak saja berasal dari Kota Padang, tapi juga dari luar Kota Padang, seperti Bukittinggi, Padang Panjang, Solok dan Batusangkar.

Para pencari kerja tersebut umumnya berasal dari tamatan S Satu dan D Tiga namun tamatan sekolah menengah atas seperti taman SMK dan SMU jumlahnya juga cukup banyak.

Dari penuturan para pencari kerja tersebut juga diketahui bahwa kunjungan ke kantor Pos dan Disnaker tersebut selalu dilakukan untuk mengetahui setiap perkembangan yang terjadi.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 13 September 2011

Iklan

PENGANGGURAN MASIH TINGGI

Meskipun Pembangunan yang dilaksanakan pada berbagai bidang telah mendatangkan kemajuan, namun kemiskinanan dan keterbelakangan masih melingkupi sebagain warga di berbagai pelosok tanah air.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Porpinsi Sumatera Barat Ir.YULTEHNIL dalam rapat paripurna istimewa DPRD Propinsi Sumatera Barat Sumatera Barat dengan acara mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada peringatan HUT RI Ke 66 tahun 2012 digedung DPRD Propinsi Sumatera Barat kemaren.

Dikatakan, terdapat empat permasalahan pokok pembangunan yang paling terkait satu sama lainnya itu adalah masalah kemiskinan, pengangguran, keterbelankangan serta keterbatasan Infrastruktur.

Angka kemiskinan, angka pengangguran masih cukup tinggi IPM atau Indeks Pembangunan Manusia dan rata rata pendapatan perkapita masyarkaat Indonesia masih rendah dalam ukuran standar Internasional.

Oleh karena itu pembangunan yang dilakukan dalam rangka mengisi kemerdekaan ini harus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk mewujudkan cita-cita proklamasi yaitu mewujudkan masyarakat adil makmur dan sejahtera.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 17 Agustus 2011

BALAI LATIHAN KERJA (BLK) LATIH 750 PENCARI KERJA

Memanfaatkan dana APBD dan APBN sebesar 420 juta rupiah, Unit Pelayanan Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Kabupaten Sijunjung, menyelenggarakan pelatihan berbagai keterampilan, terhadap 160 warga yang belum mempunyai pekerjaan tetap.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kabupaten Sijunjung, NIZAM UL MULUK yang didampingi oleh Kepala UPTD BLK, AFRIZAL mengatakan, Pelatihan yang dibiayai dengan dana APBD, meliputi keterampilan menjahit dua paket dengan jumlah peserta 32 orang, montir sepeda motor dua paket serta pelatihan meubel dan sulaman, masing-masing satu paket yang setiap paket diikuti oleh 16 peserta.

Sementara yang mempergunakan dana ABPN, mencakup keterampilan montir sepeda motor, prosening tata boga, menenun songket dan pelatihan kelistrikan alat pendingin.

Setiap keterampilan dilaksanakan satu paket dengan jumlah peserta 16 orang perpaket.

Dua paket pelatihan montir sepeda motor masing-masing dilaksanakan di Kecamatan Lubuak Tarok dan di BLK.

Sedangkan dua paket pelatihan menjahit serta satu paket pelatihan mebel dan sulaman, pelaksanaanya juga di BLK.

Sedangkan pelatihan yang dibiayai dengan dana APBN, hanya keterampilan menenun songket yang diselenggarakan di Nagari Kumanis, Kecamatan Sumpur Kudus, selebihnya diadakan di BLK.

Selain mengikuti pelatihan secara gratis, para peserta juga diberi konsumsi dan uang transportasi.

Sejak UPTD BLK Kabupaten Sijunjung di operasionalkan tahun 2007, sampai tahun 2011 ini, aparatur BLK itu sudah melatih 750 pencari kerja.

Sekitar 80 persen dari jumlah yang dilatih, disamping bekerja di berbagai perusahaan, ada juga yang membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Bahkan ada yang bekerja pada perusahaan menjahit di Bukittinggi dengan penghasilan 4 juta rupiah perbulan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 29 Juni 2011

TKI WANITA

Ketua DPD RI IRMAN GUSMAN menilai, Negara Indonesia yang sangat kaya dengan hasil bumi sesungguhnya tidak pantas mengirimkan TKI wanita ke Negara lain apalagi ke Negara Arab Saudi.

Penilaian itu disampaikan IRMAN GUSMAN di Padang kemarin terkait dengan banyaknya TKI yang menjadi korban perlakuan yang tidak manusiawi dari majikan, mendapatkan hukuman pancung dan bahkan ada yang disiksa sampai meninggal dunia.

Menurut IRMAN GUSMAN, Pemerintah Indonesia harus bertindak secara tegas bahkan melakukan protes atau bila perlu dilakukan penghentian pengiriman TKI ke Negara lain tersebut.

Lebih lanjut IRMAN GUSMAN mengatakan, pengiriman TKI wanita yang punya skill dan terampil yang ditempatkan pada perusahaan-perusahaan masih perlu diperhitungkan atau dipertimbangkan.

Akan tetapi bila mengirim TKI wanita ke Negara lain sebagai pembantu atau sejenisnya tidak perlu karena akan menghilangkan harga diri Negara kita.

Untuk itu, pihak Kementerian Luar Negeri dan pihak Kementerian Tenaga Kerja untuk lebih aktif dan lebih teliti kendatipun Negara ini masih perlu mengirimkan TKI ke Negara lain namun pengurusannya lebih diteliti lagi.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 21 Juni 2011

JEPANG KEMBALI MEMBUKA LOWONGAN KERJA

Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang kembali ditunjuk sebagai lembaga tempat pendaftaran untuk tenaga kerja yang ingin bekerja ke Jepang.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang, HERIYANTO RUSTAM mengatakan, sejumlah perusahaan menawarkan kembali ratusan tenaga kerja asal kota Padang untuk bekerja di negeri Sakura itu, setelah sejak tahun 2004 hingga 2010 hubungan kerjasama bilateral pengiriman tenaga kerja itu terhenti.

Penawaran ratusan tenaga kerja yang dibutuhkan saat ini yakni laki-laki guna memenuhi kebutuhan tenaga di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan pada sejumlah daerah yang tidak rawan gempa.

Tenaga kerja yang dibutuhkan tersebut yakni berusia 20 hingga 26 tahun, belum menikah, telinga tidak ditindik, tidak bertato, minimal lulusan SMA sederajat.

Dikatakan, pengiriman tenaga kerja tersebut akan dilakukan oleh pemerintah pusat pada bulan ini.

HERIYANTO RUSTAM berharap dengan adanya penawaran tenaga kerja ke Jepang tersebut, mampu mengurangi angka pengangguran di daerah ini.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 18 Mei 2011

MASALAH KETENAGAKERJAAN

Masalah ketenagakerjaan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman sehingga menuntut pemerintah dan dunia usaha untuk meningkatkan ilmu dan penguasaan terhadap persoalan ketenagakerjaan dimaksud.

Untuk itu Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang melaksanakan lomba cepat tepat ketenagakerjaan antar perusahaan se Kota Padang di Aula RRI Padang, sejak kemarin hingga hari ini.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang HERIANTO RUSTAM kepada RRI mengatakan, untuk lebih majunya suatu perusahaan diharapkan peran karyawannya bukan hanya untuk bekerja semata akan tetapi juga harus bisa memberikan inovasi atau ide-ide sesuai potensi pada perusahaan dimaksud.

Menurut HERIANTO RUSTAM, kondisi ketenagakerjaan di Kota Padang pasca gempa tahun 2009 lalu secara umum perlahan mulai kondusif.

Hal itu dapat dilihat dari beberapa indikator seperti semakin banyaknya lowongan pekerjaan yang tersedia terutama dibidang pertukangan dengan banyaknya kegiatan rehabilitasi dan renovasi gedung-gedung yang hancur akibat gempa tersebut.

HERIANTO RUSTAM menyebutkan, kegiatan lomba cepat tepat ketenagakerjaan tersebut, bukan saja dimaksudkan untuk mencari juara akan tetapi juga untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dalam upaya menyamakan persepsi tentang masalah ketenakerjaan.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 26 April 2011

%d blogger menyukai ini: