SELEKSI PEMAIN KE URUGUAY

Dalam upaya mencari pemain bola berbakat di Sumatera Barat untuk dikirim berlatih ke Uruguay, swadaya pemerhati sepakbola Sumatera Barat akan mengadakan seleksi terpadu tingkat kota Padang yang akan dilaksanakan di lapangan PSTS Tabing mulai tanggal 8 hingga 10 November mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Bidang Kompetisi Pengurus cabang Pengcab PSSI Kota Padang, Yulius Dede, sehubungan dengan seleksi yang tengah dilakukan di berbagai wilayah Kota Padang hingga 7 November nanti.

Dari hasil seleksi tersebut, masing-masing wilayah akan menetapkan 15 orang pemain kelahiran 1 Januari 1995 sampai 31 Desember 1996 untuk diseleksi lagi di tingkat Kota Padang.

Menurut YULIUS DEDE, pemain terbaik dari hasil seleksi Kota Padang tersebut, akan kembali bertarung dalam seleksi bersama pemain terbaik dari Luar Kota Padang yakni Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Sawahlunto, tanggal 14 hingga 16 November nanti.

Dalam seleksi tingkat Propinsi itu para pemain akan dipantau dan diawasi langsung oleh ketua tim seleksi SUHATMAN IMAM serta pemandu bakat dari PSSI YEYEN TUMENA.

YULIUS DEDE berharap dengan seleksi ketat yang dilakukan, 5 pemain terbaik asal Sumbar yang akan dikirim untuk seleksi tingkat Nasional, mampu meraih prestasi mengharumkan Sumatera Barat di Tingkat Nasional.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 5 November 2011

Iklan

KERAWANAN SISI PENGAMANAN LAPAS

Kepala Lapas Muara Padang, ELLY YUZAR mengatakan, tembok tinggi yang membatasi Lapas dengan dunia luar harusnya terbebas dari bangunan masyarakat.

Idealnya, dinding pembatas bangunan Lapas berjarak sekitar 4 meter dari bangunan masyarakat, untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti peristiwa kaburnya napi beberapa tahun silam.

Selain itu, ELLY YUZAR mengingatkan petugas Lapas untuk bekerja sesuai kedisiplinan yang diterapkan, mengingat fasilitas dan sarana prasarana pendukung kerja yang minim kerapkali menimbulkan permasalahan yang berpengaruh terhadap kinerja para petugas.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak Lapas berupaya melakukan pendekatan dan sosialisasi ke berbagai pihak, tak terkecuali warga sekitarnya yang berbenturan kepentingan dengan pihak Lapas, ungkap ELLY YUZAR.

Kalapas Muaro Padang ELLY YUZAR, mengharapkan sosialisasi tersebut dapat menciptakan perubahan yang lebih baik dan setiap orang menyadari pembinaan narapidana merupakan tanggungjawab bersama yang tidak hanya tertumpu pada kinerja lembaga pemasyarakatan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 5 November 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 5 NOVEMBER

1982 – Seminar Penentuan Hari Jadi Daerah Minahasa di Tondano, 24-27 Mei 1982. Sebagai hasil “politis” dari seminar itu, ditetapkanlah 5 November 1428 sebagai hari jadi Minahasa.
1911 – Setelah menyatakan perang terhadap Kekaisaran Ottoman pada akhir September, Italia mencaplok Tripoli dan Cyrenaica.
1935 – Parker Brothers mengeluarkan permainan papan monopoli.
1994 – George Foreman yang berusia 45 tahun menjadi juara dunia tinju kelas berat tertua setelah merubuhkan Michael Moorer.

HARI INI DALAM SEJARAH : 2 NOVEMBER

1917 – Deklarasi Balfour menyatakan bahwa Inggris mendukung rencana tanah air bagi kaum Yahudi di Palestina, dengan syarat tidak boleh merugikan hak-hak komunitas yang ada di sana.
1949 – Indonesia dan Belanda menandatangani hasil persetujuan Konferensi Meja Bundar (gambar) di Den Haag.
1963 – Presiden pertama Vietnam Selatan Ngô Đình Diệm terbunuh dalam sebuah kudeta militer.
1964 – Raja Saud dari Arab Saudi tersingkir melalui kudeta keluarga dan digantikan oleh saudara tirinya, Faisal.
2000 – Tiga orang awak pertama, dua astronot Amerika Serikat dan seorang kosmonot Rusia, tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

MENOLAK RANPERDA PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS

Enam Fraksi dari delapan Fraksi yang ada di DPRD Propinsi Sumatera Barat menolak Ranperda Pendirian perseroan terbatas penjamin kredit daerah Propinsi Sumatera Barat untuk dijadikan perda, karena dinilai perusahan penjamin kredit tersebut adalah usaha untung-untungan dan beresiko tinggi yang sangat rentan dengan kerugian, jika terjadi kredit macet.

Enam Fraksi yang menolak Ranperda Pendirian perseroan terbatas penjamin kredit daerah propinsi Sumatera Barat adalah Fraksi Demokrat, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Hanura, Fraksi Gerindra dan, Sementara Fraksi Partai Keadilan sejahtera dan Fraksi Persatuan pembangunan menerima Ranperda jaminan kredit tersebut.

Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Propinsi Sumatera Barat, ZAILIS USMAN,menjelaskan ditolaknya Ranperda jaminan Kredit daerah Propinsi Sumatera Barat berdasarkan referensi pengalaman pahit tentang penjaminan kredit, karena ini yang dijamin bukan perorangan, tetapi badan usaha milik masyarakat.

Selain itu, Ranperda tersebut belum ada keterkaitannya dengan kota dan kabupaten di Sumatera Barat.

ZAILIS USMAN mencontohkan, pada tahun 1988 pernah menggulirkan kredit KIT dan KMKP, dan terjdilah musibah Nasional Debitur KP dan KMKP mengalami kredit macet, lembaga penjamin waktu itu adalah PT Askrindo tidak mampu membayar tagihan klaimm dari bank, sehingga PT Askrindo kolaps, akhirnya untuk mempertahankan PT Askrindo terpaksa pemerintah melakukan penyuntikan dana.

Dikatakan, jika pada PT Penjamin Kredit Daerah ini terjadi hal yang paling buruk, ini tentu akan menjadi sia-sia uang rakyat yang dikumpulkan dari pajak dan Restribusi.

Untuk itu Fraksi Partai Golkar, kata ZAILIS USMAN, meminta kepada Pansus dan Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Barat untuk kembali mengkaji ulang Ranperda Pendirian Perseroan terbatas penjamin kredit Daerah Propinsi Sumatera Barat karena Ranperda tersebut masih rancu, untuk itu Ranperda tersebut perlu penajaman dan pendalaman.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 1 November 2011

POLSEK PADANG BARAT RAZIA TEMPAT HIBURAN

Dalam upaya mengantisipasi timbulnya tindakan kejahatan di daerah-daerah yang rawan di wilayah hukum Kecamatan Padang Barat Kota Padang, jajaran Polsek Padang Barat melakukan razia setiap harinya.

Kapolsek Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Kompol ZULKIFLI MALARAS,SH mengatakan, razia tersebut di fokuskan pada tempat-tempat hiburan yang ada di wilayah hukum Polsek Padang Barat.

Menurutnya selama ini pemilik tempat-tempat hiburan yang ada di wilayah hukum Padang Barat tidak pernah mengurus surat izin keramaian kepada ke Polsek yang dipimpinnya, tetapi langsung kepada pihak Polresta Padang.

Dijelaskan ZULKIFLI, jika ditemui di lapangan, bagi pemilik tempat hiburan yang tidak mempunyai izin, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan dan memroses secara hukum.

Menurut Kapolsek Padang Barat, Kompol ZULKIFLI MALARAS,SH, razia tersebut dilaksanakan, karena wilayah kecamatan merupakan jantungnya Kota Padang dan di wilayah tersebut yang paling banyak terdapat tempat-tempat hiburan.

Hal itu dikhawatirkan dan dicurigai sebagai tempat-tempat timbulnya kejahatan dan kasus-kasus tindakan kriminal lainnya.

Dengan di gelarnya razia setiap hari, ZULKFILI berharap, akan tercipta suasana yang aman dan kondusif.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 1 November 2011

COFFEE MORNING KOMISI SATU DPRD PADANG

Pemerintah Pusat, telah mengeluarkan, Peraturan Pemerintah, tentang Kebijakan Moratorium, penerimaan Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

Kebijakan tersebut, terkait penundaan sementara penerimaan CPNS, bagi Kota atau Kabupaten yang banyak mengeluarkan APBD, untuk belanja pegawai, dibanding belanja pembangunan.

Hal tersebut, diungkapkan Walikota Padang Doktor FAUZI BAHAR. MSI, usai acara coffee morning DPRD Kota Padang, dengan topik Kebijakan Moratorium, Penerimaan PNS di pelataran gedung parlemen Jalan Sawahan Padang kemarin.

Lebih jauh Walikota Padang FAUZI BAHAR mengatakan, terkait dengan kebijakan Pemerintah tersebut, Pemerintah Kota Padang, hanya bisa menerima pegawai kontrak, atau outsourcing, untuk SKPD yang strategis, dalam memberikan pelayanan umum.

Terkait dengan hal itu, kata FAUZI BAHAR, Pemerintah Kota Padang, akan melakukan rotasi terhadap, PNS atau Pegawai Kelurahan dan Guru di Kota Padang.

Sementara itu, Ketua Komisi Satu DPRD Kota Padang, JUMADI. SH mengatakan, coffee morning tersebut, dimaksudkan untuk menyosialisasikan Peraturan Pemerintah, tentang Kebijakan Moratorium, kepada Kabupaten dan Kota yang banyak mengeluarkan belanja APBD bagi pegawai.

Acara coffee morning yang diadakan Komisi Satu DPRD Kota Padang tersebut, selain dihadiri Ketua DPRD, ZULHERMAN, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, BUDIMAN, Kasdim Kota Padang, Mayor Infantri EDWAR.K, juga sejumlah anggota Dewan Kota Padang.

Pada kesempatan tersebut, bertindak sebagai pembicara, DJAYA DISMAN, Kepala Badan Kepegawaian Daerah BKD Propinsi Sumatera Barat.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 1 November 2011

HARI INI DALAM SEJARAH : 1 NOVEMBER

1520 – Selat Magelhaens, selat di bagian selatan Amerika Selatan yang menghubungkan Samudera Pasifik dan Atlantik, pertama kali dilalui oleh Fernando de Magelhaens pada perjalanan keliling dunianya.
1755 – Gempa 9,0 Skala Richter dan tsunami serta kebakaran yang diakibatkannya menghancurkan Lisboa dan menewaskan 60.000–100.000 orang di Portugal dan sekitarnya.
1821 – Panama, yang dikuasai Spanyol sejak tahun 1501, melepaskan diri dan bergabung dengan Kolombia.
1894 – Nikolai II menjadi Tsar Rusia, selanjutnya menjadi tsar terakhir.
1918 – Akibat kekalahan yang dialami dalam Perang Dunia Pertama, imperium Austria-Hongaria, yang pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 merupakan salah satu kekuatan besar di Eropa, memisahkan diri dan menjadi dua negara dengan pemerintahan republik.

HARI INI DALAM SEJARAH : 25 OKTOBER

1415 – Tentara Henry V dari Inggris mengalahkan pasukan Perancis dalam Pertempuran Agincourt.
1861 – Bursa Efek Toronto didirikan.
1945 – Sekutu mendaratkan 6.000 pasukan dari Divisi 23 dan Brigade 49 Inggris yang dipimpin Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby di Surabaya.
1962 – Nelson Mandela dijatuhi hukuman lima tahun penjara.
2009 – Pengeboman Baghdad 25 Oktober 2009 membunuh 155 dan melukai setidaknya 721.
2010 – Gempa bumi Kepulauan Mentawai 2010: Gelombang tsunami menewaskan ratusan warga di pantai Kabupaten Kepulauan Mentawai.

PKL KOTA PADANG MENDAPATKAN PERKUATAN MODAL DARI KOPERASI

Tahun ini kota Padang kembali menerima bantuan perkuatan modal PKL melalui koperasi yang diberikan oleh pemerintah provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Barat kepada 642 PKL di kota Padang.

Kepala Dinas Koperasi Kota Padang, Drs, ASRIL MM mengatakan, bantuan perkuatan modal PKL tersebut berjumlah 642 juta rupiah yang akan diberikan kepada 642 PKL melalui 10 koperasi yang telah ditentukan oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Barat.

Menurut ASRIL, dengan adanya bantuan perkuatan modal untuk PKL tersebut dapat membantu para usaha mikro kecil dalam mengembangkan usahanya.

Sehingga kesulitan para PKL dalam masalah permodalan bisa terbantu dengan ada bantuan perkuatan modal melalui koperasi.

ASRIL menjelaskan, dengan memberdayakan PKL melalui koperasi, maka PKL yang telah dibina tersebut memiliki kepastian usaha serta meningkatnya peran koperasi dalam pengembangan dan pengelolaan sarana usahanya.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 16 Oktober 2011

%d blogger menyukai ini: