Arsip Blog

PEMBANGUNAN JALAN EVAKUASI ALAI – BYPASS

Anggaran yang dialokasikan untuk mempercepat, pekerjaan pembangunan Jalan Evakuasi Tsunami dari Simpang Alai menuju Jalan Bypass Kota Padang, berasal dari APBD Propinsi dan APBN melalui Kementrian pekerjaan Umum.

Kepala Bidang Pelaksana Jalan dan Jembatan Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Propinsi Sumatera Barat YAZID PADLY mengatakan, jalan yang menggunakan dana APBD tersebut, akan dikerjakan oleh PT. ATR, setelah melalui tender.

Sementara, jalan yang memanfaatkan dana APBN, kini sedang dipersiapkan proses tendernya dan diharapkan, pekerjaan fisik jalan tersebut, telah bisa dilaksanakan sekitar bulan Maret atau April mendatang.

Menyinggung, tentang masih adanya lahan warga yang belum dibebaskan, untuk pembangunan Jalan dari Simpang Alai menuju Bypass itu, YAZID FADLY membenarkan, masih terdapat 100 meter yang belum dibebaskan, namun saat ini, masih dalam proses penyelesaian antara pemilik lahan, dengan Pemerintah Kota Padang.

YAZID menyarankan, kepada masyarakat yang berdomisili disepanjang Jalan Alai menuju Baypas, khususnya yang belum selesai pembebasan lahannya, diharapkan, agar dapat menyelesaikan secara baik, melalui mufakat dan musyarawah dengan Pemerintah Kota Padang.

Disisi lain, warga juga bisa berpartisipasi aktif dan mendukung rencana pekerjaan pembangunan Jalan itu, yang sangat berguna bagi masyarakat, apalagi jalan tersebut, akan digunakan sebagai jalan evakuasi tsunami.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 1 Februari 2011

Iklan

DAVID TANAM INVESTASI PARIWISATA DAN OLAHRAGA DI BATANG

Seorang pengusaha hasil bumi di Pasar Ibuh Payakumbuh, akan membangun sebuah kawasan pariwisata olahraga di daerah aliran sungai Batang Agam di kawasan Pasar Ibuh Timur.

Keinginan DAVID UMAR untuk membangun kawasan pariwisata olahraga itu muncul setelah mendapat motivasi dari tokoh perantau, ERIZAL AZHAR, mantan pengurus Persija Jakarta.

Setelah mempelajari lokasi sekitar Sungai Batang Agam, dengan pemandangan Jembatan Ratapan Ibu yang indah, menurut DAVID UMAR di kawasan itu dapat dibangun dua lapangan futsal, tiga lapangan bulutangkis indoor dan olahraga air, serta dilengkapi dengan ruang terbuka hijau.

Untuk itu DAVID telah meminta Konsultan perencana untuk membuat perencanaannya.

Dikatakan, untuk membangun kawasan pariwisata olahraga itu DAVID UMAR akan menanam investasi lebih kurang 5 milyar rupiah.

Rencana Putra Daerah payakumbuh tersebut disambut baik dan mendapat apresiasi dari Walikota Payakumbuh JOSRIZAL ZAIN, dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga YOHERMAN.

Saat menerima DAVID UMAR di ruang kerjanya Kamis lalu, walikota JOSRIZAL ZEIN mengatakan, peran serta swasta akan terus dilibatkan untuk mempercepat kemajuan kota batiah itu.

Sebab jika hanya mengandalkan dana APBD dalam menggerakkan pembangunan, suatu daerah akan sulit maju dan berkembang.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 4 Juli 2010

PENDIDIKAN PERLU MENDAPATKAN PERHATIAN KUSUS

Dari hasil capaian Kinerja Penyelenggaraan urusan pendidikan masih terdapat permasalahan permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sumatera Barat DEDY EDWARD SE mengatakan, persoalan yang mendapat perhatian tersebut adalah belum terujudnya penyelenggaraan sekolah gratis terutama untuk Program pendidikan wajib belajar sembilan tahun.

Selain itu rendahnya realisasi anggaran yang menyebabkan tidak obtimalnya pelaksanaan program yang telah dilaksanakan dan kurangnnya sosialisasi program pemberian beasiswa kepada anak anak yang kurang mampu dan berprestasi.

Menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Propinsi Sumatera Barat DEDY EDWARD SE, untuk mengatasi permasalahan tersebut serta dalam rangka penyempurnaan pendidikan kedepan direkomendasikan mendorong dinas pendidikan untuk lebih Fokus melaksanakan program dan kegiatan yang ditampung dalam APBD dan melaksanakan tugas pembantuan dibidang pendidikan yang dananya dibiayai oleh APBN.

Selain itu meningkatkan sosialisasi program pemberian beasiswa kepada anak anak kurang mampu dan berprestasi sehingga pemberian beasiswa tepat sasaran.

Meningkatkan kualitas dan Kwantitas penyelenggaraan pendidikan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru peningkatan mutu dan tenaga pendidik sehingga kwalitas guru dapat lebih ditingkatkan dan mendorong terujudnya sekolah gratis dalam rangka menuntaskan wajub belajar sembilan tahun.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 Juni 2010

SUMBANGAN KEMENPORA

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga – Dispora Kota Payakumbuh, YOHERMAN mengingatkan kepada seluruh pimpinan SKPD, Jajaran KONI Daerah, Pengkot berbagai cabang olahraga, KNPI dan OKP, agar lebih waspada terhadap oknum yang meminta sumbangan dengan mengatasnamakan Pejabat dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

Hal itu karena Dispora Kota Payakumbuh telah menerima surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, yang mengingatkan hal yang sama.

Dalam surat tersebut disebutkan, pihak Kemeneterian tidak benar mengeluarkan surat perintah tugas terhadap pejabatnya untuk meminta sumbangan kepada seluruh pihak terkait dengan Kemenpora.

Surat pemberitahuan tersebut disampaikan Kemenpora, sehubungan dengan beredarnya isu tentang pejabat setingkat eselon I dan Menpora yang meminta sumbangan dana buat keperluan Pembinaan Pemuda dan Olahraga di Tanah Air.

Isu tersebut juga sampai terdengar ke Payakumbuh.

Menurut YOHERMAN sebagaimana dirilis dalam Situs Humas Pemko Payakumbuh, tidak akan pernah ada Kemenpora meminta sumbangan seperti hal tersebut.

Namun sebaliknya, tugas Kemenpora untuk membantu pembinaan pemuda dan olahraga di seluruh Provinsi, Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Dikatakan, Dispora Payakumbuh kini sedang menjajaki peluang bantuan yang akan diterima Payakumbuh dari Kemenpora, karena masih banyak prasarana olahraga yang memerlukan bantuan pemerintah pusat, sebab keterbatasan dana APBD Payakumbuh.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 11 Juni 2010

MUBES LKAAM SUMBAR

Mubes X LKAAM dan Mubes VII Bundo Kanduang Se-Sumatera Barat akan diselenggarakan di Padang tanggal 7 sampai 8 Juni 2010 nanti dengan tema Memfungsikan Organisasi LKAAM dari “Pucuak sampai ka Urek” dalam Rangka Pembangunan Nagari berbasis Adat Syara` Syara` Basandi Kitabulloh ABS- SBK.

Ketua IV Bidang Organisasi LKAAM Sumatera Barat Profesor H.Z.HUSIN DATUK RAJO LENGGANG dalam keterangannya menjelaskan, tujuan mubes antara lain memberikan Laporan Pertanggung jawaban Pengurus LKAAM Sumbar masa bakti 2005-2010, Menetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan anggaran rumah tangga.

Selain itu Mubes juga memilih kepengurusan Pucuk pimpinan LKAAM dan Bundo Kanduang Sumatera Barat masa bakti 2010-2015, Mengevaluasi langkah kebijaksaan Organisasi yang tertuang dalam Program Kerja LKAAM masa bakti 2005-2010 dan memperluas wawasan Organisasi LKAAM dan Bundo Kanduang dalam memantapkan fungsi dan peran kelembagaan LKAAM dan Bundo Kanduang.

Menurut Ketua IV Bidang Organisasi Profesor H.Z. Husin Datuk Rajo Lenggang, Musyawarah besar yang akan dilaksanakan digedung Asrama Haji Embarkasi Padang itu akan diikuti 1054 orang peserta terdiri atas pengurus LKAAM, Ketua KAN, Bundo Kanduang, Dewan Pertimbangan dan undangan lainnya.

Sementara Ketua V Bidang Pendidikan Diklat Pelatihan LKAAM Sumatera Barat Tuanku Bagindo H.M. LETTER mengatakan, Dalam Pelaksanaan Musawarah besar Lembaga Kerapatan Adat MinangKabau Sumatera Barat, kendala yang dihadapi sekarang adalah terbatasnya anggaran Operasional dan Program yang dianggarkan Pemerintah daerah Propinsi Sumatera Barat.

Biaya yang dibutuhkan untuk Mubes yang ke X ini 357,7 Juta sementara anggaran yang dialokasikan Pemerintah Daerah dalam APBD Propinsi hanya 250 Juta dari 1,3 Milyar yang diajukan .

Untuk menutupi kekurangan tersebut terpaksa LKAAM Sumbar harus berhutang

Sekretaris Umum LKAAM Sumatera Barat M.SAYUTI DATUK RAJO PANGULU mengungkapkan pula Tanggung jawab Refresentasi Adat Basandi Sarak Sarak Basandi kitabulloh tidak akan terujud dengan keadaan LKAAM sendirian karena hal ini baru tegak jika Tigo Tunggu Sajarangan mampu bersinerji dengan baik.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 2 Juni 2010

PESSEL TERANCAM TAK IKUT PORPROV DI AGAM

Hingga saat ini persiapan kabupaten Pesisir Selatan untuk mengikuti Pekan Olahraga PORPROV Sumbar 2010, yang diselenggarakan di Kabupaten Agam bulan Oktober mendatang, masih minim.

Padahal waktu penyelenggaraan pekan olahraga tersebut sudah semakin dekat.

Mantan Sekretaris I DPD KNPI Pesisir Selatan DARPIUS INDRA mengatakan, kondisi tersebut disebabkan karena kepengurusan KONI Pesisir Selatan yang sudah berakhir sejak tahun 2007 hingga kini belum melakukan musda.

Sedangkan salah satu syarat menjadi peserta Porprov, harus didaftarkan oleh pengurus KONI aktif.

Menurut DARPIUS INDRA, kesiapan masing-masing cabang olahraga yang akan ikut, mestinya sudah mulai nampak dari sekarang, sebab waktu maksimal yang bisa digunakan untuk latihan tidak lebih dari dua bulan lagi.

DARPIUS INDRA mengatakan, persoalan lain yang menjadi kecemasan masing-masing pengurus pengcabor adalah keterbatasan anggaran dalam APBD, sebab hingga saat ini belum jelas berapa anggaran yang disediakan.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 1 Juni 2010

TAMBAL SULAM ALAI BY PASS

Dinas Pekerjaan Umum DPU Kota Padang diminta segera memperbaiki jalan Alai By Pass, karena jalan Evakuasi itu semakin hari semakin parah akibat banyak berlubang.

Anggota Komisi C DPRD Kota Padang ERISON mengatakan pembangunan dan pelebaran jalan Alai By Pass terkatung katung, kareana tidak dianggarkan pada APBD Provinsi tahun ini, dan Pemko Padang belum menuntaskan pembebasan lahan.

Menurut ERISON perbaikan sementara yakni Tambal Sulam bisa mengurangi angka kecelakaan dikawasan padat kendaraan itu.

ERISON mengharapkan agar Dinas Pekerjaan Umum DPU Kota Padang dapat mengunakan anggaran APBD untuk memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 25 Mei 2010

%d blogger menyukai ini: