Arsip Blog

PILKADA DI SUMBAR

Sebagian besar calon kepala daerah yang incumbent pada pilkada serentak di Sumatera Barat tanggal 30 Juni lalu diperkirakan gagal mempertahankan posisinya untuk kedua kali.

Dari 8 calon incumbent yang diperkirakan masih bertahan yakni Ismet Amziz di Bukittinggi, dan Sadiq Pasadigu di Tanah Datar.

Sedangkan Pesisir Selatan belum diperoleh gambaran dari pihak berkompeten.

Incumbent lainnya yakni Yusuf Lubis di Pasaman, Syahiran di Pasaman Barat, Syafrizal J di Solok Selatan, Gusmal di Kabupaten Solok dan Marlon Martua di Darmasraya diperkirakan gagal mempertahankan jabatan kedua.

Di Pasaman suara terbanyak sementara Benny Utama, di Pasaman Barat Baharuddin R, di Solok Selatan Muzni Zakaria, di Darmasraya Adiwarman, di Kabupaten Solok Syamsu Rahim.

Informasi yang dihimpun RRI dari Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kota tadi malam, perbedaan peroleh suara antara incumbent dengan rivalnya berkisar antara 10.000 sampai 11.000.

Dari KPU yang dihubungi mengatakan secara resmi hasil perhitungan suara Pilkada di daerahnya setelah rapat pleno digelar di daerah masing-masing.

Waktu pelaksanaan rapat pleno cukup bervariasi seperti di Pasaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Darmasraya, dan Solok Selatan tanggal 5 Juli serta Pesisir Selatan tanggal 7 Juli 2010.

Khusus untuk Pilkada Gubernur Sumatera Barat, baru KPU Kota Payakumbuh yang dilaporkan reporter RRI Padang RAFLES, telah selesai melakukan rapat pleno hasil akhir Penghitungan Suara.

Di Kota Gelamai itu, perolehan suara tertinggi diraih pasangan Nomor Urut 4 ENDANG-ASRUL 21.000 suara, disusul Nomor Urut 3 IRWAN-MK 10.103 suara, kemudian Nomor Urut 2 MATO memperoleh 6.936 suara, menyusul Nomor Urut 5 FAUZI YOHANES 4.292 suara dan posisi terakhir Nomor Urut 1 EDIWARMAN HUSNI HADI memperoleh 710 suara.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 4 Juli 2010

Iklan

HASIL SEMENTARA O2SN SUMBAR

Hasil perolehan medali sementara, dari cabang pertandingan yang digelar pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional O2-SN Tingkat Propinsi Sumatera Barat, tahun 2010, di Kota Padang kemarin, Kota Padang, berada pada peringkat teratas, yakni memperoleh 20 medali.

Medali tersebut, disumbangkan Kota Padang, dari pertandingan cabang renang, 5 medali emas dan 3 perak.

Kota Bukittinggi, ditempat kedua, 2 emas dan 2 perak dan Kabupaten Solok di posisi ketiga, 1 emas dan 3 perak.

Di cabang pertandingan Karate, Kota Padang, kembali menyabet mendali ter-banyak, yakni 6 emas, 5 perak dan 1 perunggu, Kota Bukittingi menyabet, 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu, sedangkan Kabupaten Solok, hanya 1 emas dan 3 perak.

Ketika ditemui RRI, dilapangan, Ketua Panitia Penyelenggara O2-SN Tingkat Propinsi Sumatera Barat ANDRE YUNIDAL menjelaskan, cabang pertandingan yang masih berjalan hingga pukul 18.00 Waktiu Indonesia Barat kemarin, yakni cabang pertandingan Senam, sedangkan Volly Ball yang sedianya digelar kemarin juga, namun karena hujan, dilaksanakan hari ini.

Menurut ANDRE, pelaksanaan O2SN yang digelar Bidang Pendidikan SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Sumatera Barat yang berlangsung dari kemarin hingga tanggal 17 Juni nanti, diikuti lebih kurang 815 atlit terbaik Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 15 Juni 2010

PNPM MANDIRI SUKSES DI SUMBAR

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kota se Sumatera Barat berhasil menyelenggarakqan program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri PNPM Pedesaan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat MARLIS RAHAMAN dalam sambutannya pada pembukaan MTQ Nasional tingkat Kabupaten Solok di Nagari Sulik Aia Kecamatan 10 Koto Diateh Kabupaten Solok.

Dikatakan berhasilnya Pemerintah Sumatera Barat dalam menyelenggarakan program PNPM Mandiri tersebut terlihat dari meningkatnya alokassi anggaran PNPM Mandiri pedesaan secara signifikan dua tahun belakngan ini, dan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi dengan SKPD Pemerintah Kabupaten Kota yang didukung oleh masyarakat di Pedesaan dalam mengapresiasikannya dengan baik.

Menurut Gubernur MARLIS RAHMAN sejak dua tahun belakangan ini Sumatera Barat telah berhasil melaksanakan program Nasional PNPM Mandiri perdesaan sehingga terjadi peningkatan alokasi anggaran PNPM Mandiri tersebut dari 152,3 milyar rupiah tahun 2009 untuk 123 kecamatan menjadi 308,2 Milyar Rupiah tahun 2010 untuk 141 kecamatan dengan rincian masing masing kecamatan mendapat 2 milyar rupiah.

Selain itu Produksi padi Sumatera Barat juga terjadi peningkatan sekitar 7,13 persen , yakni tahun 2008 produksi padi Sumatera Barat mencapai 1,9 juta Ton dan tahun 2009 naik menjadi 2 juta 105 ton lebih.

Sementara itu,di Sumatera Barat daerah yang relative tinggi produksi Padinya ialah Kabupaten Solok yang mencapai 4,16 persen, disamping itu Kabupaten Solok juga mengalami peningkatan alokasi dana PNPM Mandiri sekitar 89 persen, yakni tahun 2009 14,2 milyar rupiah untuk 11 kecamatan dan tahun 2010 meningkat menjadi 26,75 Milyar rupiah untuk 14 kecamatan.

Meskipun Sumatera Barat telah berhasil melaksaakan program nasional PNMPM Mandiri dan terjadinya Peningkatan hasil produksi Padi dua tahun belakangan ini namun Pemerintah tetap memberikan motifasi terhadap petani dengan memberikan berbagai Bantuan sarana dan prasarana maupun bantuan mudal langsung terhadap petani seperti memberikan bantuan di bidang Pendidikan ,Agama, Sosial Perikanan Pekerbunan , peternakan dan bantuan modal langsung.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 29 Mei 2010

MELAKUKAN PENILAIAN TERHADAP NAGARI

Tim Penilai Lomba Nagari Propinsi Sumatera Barat kemarin melakukan penilaian pada Nagari Tanjuang Alai Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok, dalam rangka melaksanakan lomba Nagari dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Propinsi Sumatera Barat Tahun 2010.

Tim penilai Nagari tersebut, terdiri dari unsur BPM Propinsi Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat, Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan, Majelis Ulama, Penggerak Kesejahteraan Keluarga dan Asosiasi Lembaga Pemberdayaan Mansyarakat.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Propinsi Sumatera Barat IRVAN KHAIRUL ANANDA mengatakan, penilaian terhadap Nagari tersebut, dimaksudkan untuk melihat kenyataan program pembangunan yang diupayakan masyarakat dengan swadaya masyarakat dan ke gotong royongan masyarakat.

Selain itu, memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pembangunan Nagari dan cara memanfaatkan potensi sumber daya alam serta sumber daya manusia Nagari setempat, disamping pembinaan terhadap lembaga kemasyarakatan, Agama, Adat istiadat, Politik, Kemananan dan Lingkungan Nagari.

Menyinggung Nagari yang telah mendapat penilain dari Tim Penilai, Menurut IRVAN KHAIRUL ANANDA, telah Enam Nagari, diantaranya Nagari Pakan Rabaa Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan dan Nagari Sitiuang Kecamatan Sitiuang Kabupaten Dharmasraya.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 28 Mei 2010

%d blogger menyukai ini: