Arsip Blog

KONDISI FASILITAS OLAHRAGA KONI SUMBAR

Kondisi sarana fasilitas olahraga KONI Sumatera Barat pasca gempa 30 September tahun 2009 lalu, hingga kini masih dalam keadaan darurat.

Demikian disampaikan INDRA JAYA sekretaris Umum KONI Sumatera Barat, terkait persiapan kontingen Sumatera Barat menghadapi Pekan Olahraga Wilayah, Pra PON dan Pekan Olahraga Nasional PON 2012 mendatang.

Dikatakan akibat gempa tersebut, hampir seluruh sarana latihan mengalami kerusakan mulai baik rusak berat maupun rusak ringan.

Namun untuk memperbaikinya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, diantaranya kolam renang, gedung beladiri, dan gedung serba guna KONI Sumbar.

Untuk itu INDRA JAYA mengaharapkan dalam anggaran perubahan tahun 2010 ini, DPRD Propinsi Sumatera Barat dapat mererealisasikan dana guna memperbaiki sarana Fasilitas Atlit yang rusak akibat gempa dimaksud.

Walau fasilitas olahraga untuk Latihan banyak mengalami kerusakan, INDRA JAYA mengharapkan para atlit agar tetap bersemangat dalam menjalani latihan, dan menjadikannya sebagai cambuk untuk berprestasi pada masa yang akan datang.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 14 Juni 2010

SUMBANGAN KEMENPORA

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga – Dispora Kota Payakumbuh, YOHERMAN mengingatkan kepada seluruh pimpinan SKPD, Jajaran KONI Daerah, Pengkot berbagai cabang olahraga, KNPI dan OKP, agar lebih waspada terhadap oknum yang meminta sumbangan dengan mengatasnamakan Pejabat dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

Hal itu karena Dispora Kota Payakumbuh telah menerima surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, yang mengingatkan hal yang sama.

Dalam surat tersebut disebutkan, pihak Kemeneterian tidak benar mengeluarkan surat perintah tugas terhadap pejabatnya untuk meminta sumbangan kepada seluruh pihak terkait dengan Kemenpora.

Surat pemberitahuan tersebut disampaikan Kemenpora, sehubungan dengan beredarnya isu tentang pejabat setingkat eselon I dan Menpora yang meminta sumbangan dana buat keperluan Pembinaan Pemuda dan Olahraga di Tanah Air.

Isu tersebut juga sampai terdengar ke Payakumbuh.

Menurut YOHERMAN sebagaimana dirilis dalam Situs Humas Pemko Payakumbuh, tidak akan pernah ada Kemenpora meminta sumbangan seperti hal tersebut.

Namun sebaliknya, tugas Kemenpora untuk membantu pembinaan pemuda dan olahraga di seluruh Provinsi, Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Dikatakan, Dispora Payakumbuh kini sedang menjajaki peluang bantuan yang akan diterima Payakumbuh dari Kemenpora, karena masih banyak prasarana olahraga yang memerlukan bantuan pemerintah pusat, sebab keterbatasan dana APBD Payakumbuh.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 11 Juni 2010

PGSI SUMBAR TENTUKAN BATAS USIA PON

Persatuan Olah Raga Gulat Seluruh Indonesia – PGSI Sumatera Barat menetapkan batas usia atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional – PON ke 18 tahun 2012 di Riau.

Ketua Harian PGSI Sumatera Barat EDISWAL mengatakan, batas minimal usia atlet yang akan ikut bertanding yakni 20 tahun dan maksimal 32 tahun atau kelahiran 9 September 1980.

Khusus atlet yang berusia 18 hingga 19 tahun, dapat diikut sertakan dalam PON tersebut, dengan syarat memiliki surat keterangan dari dokter resmi PGSI.

Dijelaskan, penetapan batas usia tersebut bertujuan agar terciptanya regenerasi pegulat baru yang bisa ikut event nasional dan internasional untuk menggantikan para senior mereka yang mulai memasuki masa pensiun.

Sementara itu, tentang jumlah nomor yang akan dipertandingkan dalam PON nanti masih dibicarakan ditingkat KONI pusat.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 9 Juni 2010

ATLIT SAWAHLUNTO IKUTI TC BERJALAN

Pengurus Cabang KONI Kota Sawahlunto melakukan pembinaan terhadap para atlitnya sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi – PORPROV ke XI di Kabupaten Agam bulan Oktober nanti.

Pembinaan tersebut dilakukan melalui program TC hingga bulan September mendatang.

Ketua KONI Kota Sawahlunto GANNOT FAHLIS,SH mengatakan, selain TC, pengcab juga mengadakan sejumlah iven dengan tujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan atlit tersebut.

GANNOT menjelaskan, pada Pekan Olahraga Provinsi – Porprov mendatang Kota Sawahlunto akan menurunkan para atlitnya pada 17 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 8 Juni 2010

PELATIHAN PELATIH TI

Kualitas SDM Pelatih sangat berpengaruh bagi peningkatan atlit setiap cabang olahraga, karenanya Dinas Pemuda dan Olah Raga Propinsi Sumatera Barat menyelenggarakan pelatihan pelatih beberapa cabang olahraga.

Demikian diungkapkan BURHASMAN ketika membuka pelatihan pelatih taekwondo Tingkat Propinsi Sumatera Barat di wisma pramuka Padang kemarin.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Propinsi Sumatera Barat Drs Haji BURHARSMAN BUR MM mengatakan, apabila kualitas pelatih pada beberapa cabang olah raga di Sumatera Barat meningkat diharapkan cabang olah raga melalui atlet yang mereka bina dapat menyumbangkan medali pada berbagai event.

BURHASMAN BUR menjelaskan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Propinsi Sumatera Barat mengadakan pelatihan tersebut mengingat hal itu merupakan kebutuhan mendasar bagi pelatih beberapa cabang olah raga di Sumatera Barat.

BURHASMAN mengatakan, Dinas pendidikan dan Olah Raga Propinsi bersama KONI dan pengprov Cabang olahraga akan memfasilitasi peningkatan olah raga di Sumatera Barat dalam upaya melahirkan atlit atlit yang handal bagi Sumatera Barat.

Jika dana memadai setelah pelatihan Pelatih taekwondo, juga akan diselenggarakan pula pelatihan pelatih Wushu, Judo, Pencak Silat, Kempo.

Sementara itu Ketua Harian taekwondo Sumatera Barat ANDRIYANTO mengatatakan, pelatihan pelatih tersebut mutlak diperlukan pelatih terutama pada Porprov Sumbar di kabupaten Agam pada Bulan oktober, sebab pada Porprov tersebut pelatih yang mendampingi atlitnya diwajibkan mengantongi sertifikat pelatih.

ADRIYANTO menjelaskan, Pelatihan pelatih Taekwondo tersebut berlangsung hingga tanggal 6 Juni mendatang, diikuti 30 orang peserta utusan dari 19 Kabupaten kota di Sumatera Barat, minimal menyandang Dan satu.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 4 Juni 2010

KAB SOLSEL AKAN GELAR PORKAB

Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI Kabupaten Solok Selatan tanggal 8 hingga 12 Juni mendatang akan mengelar pekan olahraga PORKAB kabupaten Solsel.

Porkab Solok Selatan tahun ini dipusatkan pada tiga kecamatan yakni Koto Parik Gadang diateh, Sungai pagu dan Sangir.

Ketua KONI Kabupaten Solok Selatan AL YUNIWIN mengatakan, porkab tersebut diselenggarakan untuk menjaring atlet yang akan diutus untuk mengikuti Porprov di Kabupaten Agam Oktober nanti.

Pada Porkab tahun ini KONI Solok Selatan membatasi usia atlet peserta porkab maksimal 20 tahun pada Desember 2010.

Dalam menentukan atlet yang akan menjadi utusan pada porprov, KONI membentuk tim delapan untuk memberikan penilaian.

Tim delapan tersebut mempunyai hak untuk merekomendasikan atlet yang akan di utus.

Menurut ALYUNIWIN, dari 23 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada porprov nanti, maksimal Solok Selatan akan mengikuti 16 cabang.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 2 Juni 2010

PESSEL TERANCAM TAK IKUT PORPROV DI AGAM

Hingga saat ini persiapan kabupaten Pesisir Selatan untuk mengikuti Pekan Olahraga PORPROV Sumbar 2010, yang diselenggarakan di Kabupaten Agam bulan Oktober mendatang, masih minim.

Padahal waktu penyelenggaraan pekan olahraga tersebut sudah semakin dekat.

Mantan Sekretaris I DPD KNPI Pesisir Selatan DARPIUS INDRA mengatakan, kondisi tersebut disebabkan karena kepengurusan KONI Pesisir Selatan yang sudah berakhir sejak tahun 2007 hingga kini belum melakukan musda.

Sedangkan salah satu syarat menjadi peserta Porprov, harus didaftarkan oleh pengurus KONI aktif.

Menurut DARPIUS INDRA, kesiapan masing-masing cabang olahraga yang akan ikut, mestinya sudah mulai nampak dari sekarang, sebab waktu maksimal yang bisa digunakan untuk latihan tidak lebih dari dua bulan lagi.

DARPIUS INDRA mengatakan, persoalan lain yang menjadi kecemasan masing-masing pengurus pengcabor adalah keterbatasan anggaran dalam APBD, sebab hingga saat ini belum jelas berapa anggaran yang disediakan.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 1 Juni 2010

PEMANGGILAN 7 CABOR

Komite Olahraga Nasional Indonesia – KONI Provinsi Sumatera Barat hari ini akan melakukan pertemuan dengan pengurus 7 cabang olahraga yang ikut dalam Pekan Olahraga Wilayah – PORWIL se – Sumatera yang akan digelar pada bulan Juni 2011, di Provinsi Kepulauan Riau.

Ke-7 cabang olahraga tersebut yakni, atletik, sepak takraw, renang, pencak silat, catur, bulutangkis dan bola basket.

Wakil Ketua Umum Dua Bidang Pembinaan dan Prestasi – Binpres Koni Provinsi Sumatera Barat, HANDRIANTO mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan untuk membicarakan persiapan masing – masing cabang olahraga, dalam menghadapi PORWIL mendatang.

Menurutnya, KONI Sumatera Barat nanti juga akan melakukan pengawasan dan membantu 7 cabang olahraga tersebut dalam mempersiapkan para atletnya.

HANDRIANTO mengharapkan, 7 cabang olahraga yang akan mengikuti PORWIL tersebut, dapat memperoleh tiket PON nantinya.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 25 Mei 2010

%d blogger menyukai ini: