Arsip Blog

MUI PAYAKUMBUH INGATKAN WARGA

Ketua MUI Kota Payakumbuh H. Hasan Basri, mengajak, warga Luak Limopuluah, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, untuk tidak terpancing oleh situasi dan kondisi keamanan yang terjadi di sejumlah daerah pada beberapa provinsi di Tanah Air.

Kepada payakumbuhkota.go.id, Ketua MUI Kota Payakumbuh Hasan Basri mengatakan, Ranah Minang sejak dulu hingga sekarang, terkenal santun dan ramah, Saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Ka gunuang samo mandaki, ka lurah samo manurun.

Ia mengharapkan kebersamaan seperti itu jangan sampai rusak, melainkan harus dipelihara terus menerus.

Hasan Basri, mengaku risau dengan rusaknya persaudaraan sesama anak bangsa, di sejumlah provinsi hanya karena dipicu dengan persoalan kecil, dan mempertahankan sesuatu yang tidak jelas.

Karena itu, Hasan Basri, mengajak, seluruh elemen masyarakat, agar menyikapi kejadian di beberapa daerah itu dengan perbuatan positif.

Seluruh pemuka masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, cendiakawan, tokoh pemuda, dan bundo kanduang, perlu merapatkan barisan untuk lebih memperkuat semangat kebersamaan dan kekeluargaan di tengah masyarakat.

Filosofi Adat alam Minangkabau yang basandi syarak dan kitabullah, merupakan modal bahwa masyarakat Minangkabau adalah orang yang memahami dengan qadar baik dan qadar buruk.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 3 Oktober 2010

Iklan

DAVID TANAM INVESTASI PARIWISATA DAN OLAHRAGA DI BATANG

Seorang pengusaha hasil bumi di Pasar Ibuh Payakumbuh, akan membangun sebuah kawasan pariwisata olahraga di daerah aliran sungai Batang Agam di kawasan Pasar Ibuh Timur.

Keinginan DAVID UMAR untuk membangun kawasan pariwisata olahraga itu muncul setelah mendapat motivasi dari tokoh perantau, ERIZAL AZHAR, mantan pengurus Persija Jakarta.

Setelah mempelajari lokasi sekitar Sungai Batang Agam, dengan pemandangan Jembatan Ratapan Ibu yang indah, menurut DAVID UMAR di kawasan itu dapat dibangun dua lapangan futsal, tiga lapangan bulutangkis indoor dan olahraga air, serta dilengkapi dengan ruang terbuka hijau.

Untuk itu DAVID telah meminta Konsultan perencana untuk membuat perencanaannya.

Dikatakan, untuk membangun kawasan pariwisata olahraga itu DAVID UMAR akan menanam investasi lebih kurang 5 milyar rupiah.

Rencana Putra Daerah payakumbuh tersebut disambut baik dan mendapat apresiasi dari Walikota Payakumbuh JOSRIZAL ZAIN, dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga YOHERMAN.

Saat menerima DAVID UMAR di ruang kerjanya Kamis lalu, walikota JOSRIZAL ZEIN mengatakan, peran serta swasta akan terus dilibatkan untuk mempercepat kemajuan kota batiah itu.

Sebab jika hanya mengandalkan dana APBD dalam menggerakkan pembangunan, suatu daerah akan sulit maju dan berkembang.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 4 Juli 2010

PILKADA DI SUMBAR

Sebagian besar calon kepala daerah yang incumbent pada pilkada serentak di Sumatera Barat tanggal 30 Juni lalu diperkirakan gagal mempertahankan posisinya untuk kedua kali.

Dari 8 calon incumbent yang diperkirakan masih bertahan yakni Ismet Amziz di Bukittinggi, dan Sadiq Pasadigu di Tanah Datar.

Sedangkan Pesisir Selatan belum diperoleh gambaran dari pihak berkompeten.

Incumbent lainnya yakni Yusuf Lubis di Pasaman, Syahiran di Pasaman Barat, Syafrizal J di Solok Selatan, Gusmal di Kabupaten Solok dan Marlon Martua di Darmasraya diperkirakan gagal mempertahankan jabatan kedua.

Di Pasaman suara terbanyak sementara Benny Utama, di Pasaman Barat Baharuddin R, di Solok Selatan Muzni Zakaria, di Darmasraya Adiwarman, di Kabupaten Solok Syamsu Rahim.

Informasi yang dihimpun RRI dari Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kota tadi malam, perbedaan peroleh suara antara incumbent dengan rivalnya berkisar antara 10.000 sampai 11.000.

Dari KPU yang dihubungi mengatakan secara resmi hasil perhitungan suara Pilkada di daerahnya setelah rapat pleno digelar di daerah masing-masing.

Waktu pelaksanaan rapat pleno cukup bervariasi seperti di Pasaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Darmasraya, dan Solok Selatan tanggal 5 Juli serta Pesisir Selatan tanggal 7 Juli 2010.

Khusus untuk Pilkada Gubernur Sumatera Barat, baru KPU Kota Payakumbuh yang dilaporkan reporter RRI Padang RAFLES, telah selesai melakukan rapat pleno hasil akhir Penghitungan Suara.

Di Kota Gelamai itu, perolehan suara tertinggi diraih pasangan Nomor Urut 4 ENDANG-ASRUL 21.000 suara, disusul Nomor Urut 3 IRWAN-MK 10.103 suara, kemudian Nomor Urut 2 MATO memperoleh 6.936 suara, menyusul Nomor Urut 5 FAUZI YOHANES 4.292 suara dan posisi terakhir Nomor Urut 1 EDIWARMAN HUSNI HADI memperoleh 710 suara.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 4 Juli 2010

KOMPETISI SEPAKBOLA USIA 18 TAHUN

Kompetisi Sepakbola Liga Remaja Usia 18 tahun yang akan bergulir tanggal 4 Juli mendatang hanya diikuti oleh 7 klub Sepakbola di lingkungan PSSI Sumatera Barat.

Kepada RRI, Sekretaris umum PSSI Sumatera Barat SUDIRMAN mengatakan, dari hasil technical meeting yang dilakukan di kantor PSSI Sumbar Komplek Gor Haji Agus Salim kemarin, hanya 7 klub yang meyatakan kesiapannya untuk berlaga dalam even dimaksud.

Klub peserta Liga Remaja Usia 18 tahun tahun ini jauh menurun dibanding tahun lalu yakni 23 klub.

7 Klub tersebut akan dibagi dalam 2 grup, grup A yang dimainkan di lapangan Sepakbola Parit Malintang Sicincin, diikuti 4 klub diantaranya PSLA Sicincin dan Persepak Payakumbuh, sedang grup B yang dimainkan di Kota Padang diisi PSP Padang, PSKPS Pasaman, dan PS. Padang Pariaman.

SUDIRMAN menjelaskan setelah memyelesaikan babak peyisihan, juara dan runner up masing-masing grup akan bertanding pada babak semifinal,yang dilaksnakan di Gor. Haji Agus Salim Padang, tanggal 10 dan 11 Juli mendatang.

SUDIRMAN mengharapkan pelaksanaan Kompetisi Sepakbola Liga Remaja Usia 18 Tahun tingkat Sumatera Barat, dapat dilaksanakan tepat waktu sehingga Pengprov PSSI Sumbar bisa mendapatkan juara 1 dan 2 untuk dikirim ke liga yang sama tingkat Regional Sumatera.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 28 Juni 2010

KELURAHAN PONDOK KELURAHAN BERPRESTASI TINGKAT SUMBAR

Kelurahan Kampung Pondok Kecamatan Padang Barat Kota Padang, terpilih sebagai Kelurahan Berprestasi Tingkat Sumatera Barat 2010, sekaligus mewakili Sumatera Barat ke Tingkat Nasional.

Sementara Juara ke dua diraih Desa Koto Baru Payakumbuh dan juara ke tiga dari kecamatan Padang Panjang Timur.

Untuk itu Kelurahan Kampung Pondok tersebut terus berbenah diri kearah yang lebih baik lagi serta persiapan dalam penilaian tingkat Nasional tersebut.

Lurah Kampung Pondok Kecamatan Padang Barat Kota Padang ANDREE H. ALGAMAR kepada RRI mengatakan, dalam penilaian tingkat nasional nanti, akan lebih ditonjolkan lagi di segi pembauran antar suku bangsa karena kelurahan kampung Pondok yang merupakan kelurahan Indonesia mini.

ANDREE berharap, dukungan dari seluruh warga Sumatera Barat terutama warga Kelurahan Kampung Pondok Padang sukses dalam penilaian tingkat Nasional nanti.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 19 Juni 2010

PB PELTI PANTAU AFNAN NABIL PETENIS CILIK PAYAKUMBUH

Ketua PB Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Martina Widjaja, menggaransi petenis cilik Pengkot Pelti Payakumbuh, AFNAN NABIL yang berusia 8 tahun, bakal menjadi petenis besar di Tanah Air.

Sebagaimana dirilis Situs Humas Pengkot Payakumbuh, Pelajar kelas 2 SD Raudhatul Janah Payakumbuh tersebut, baru saja menjalani training singkat bersama pelatih asing SURESH MENON dari ITF Malaysia, di Jakarta, tanggal 21 hingga 27 Mei lalu.

YULITA HATA tante merangkap pelatih Afnan Nabil mengungkapkan, Martina Widjaja dan Suresh Menon mengakui AFNAN NABIL prospektif dan punya masa depan cerah untuk menjadi atlet nasional.

Enam bulan lagi, Adnan Nabil akan dipanggil lagi PB Pelti untuk memasuki training jangka panjang di Jakarta.

Dari 20 petenis muda usia dari berbagai provinsi di Tanah Air, yang dipanggil PB Pelti menjalani training singkat itu, Adnan Nabil satu-satunya petenis paling muda, sedangkan peserta lainnya, berusia di atas sepuluh tahun, jelas Yulita, mantan petenis Payakumbuh yang pernah dua kali terjun di Porprov Sumbar ini.

Menurut Yulita, Adnan Nabil, putera bungsu dari tiga bersaudara, pasangan suami isteri Yolizendra dan Sivita Rina, sejak berusia dua tahun sudah mengenal olahraga tennis, sering dibawa ke lapangan tenis di GOR Kubu Gadang Payakumbuh, dan ikut mengayun raket tennis.

Dalam tiga tahun terakhir ADNAN NABIL, sudah tampil empat kali pada iven nasional, antaralain pada kejuaraan kelompok umur Menpora Sport Festival Jakarta itu.

Empat kali bertanding, empat kali pula menyabet medali, meski baru sebatas perak dan perunggu.

Sementara, di tingkat provinsi, Adnan Nabil, dua kali mencatat prestasi prestisius, tampil sebagai juara I di kejuaraan KU 10 tahun, di Pariaman dan di Padang, tahun 2009.

Saat ini Kejuaraan yang dihadang Adnan Nabil, adalah Kejurnas KU di Padang bulan Juli mendatang.

Dari sederetan prestasi yang diukir Adnan Nabil, Pemko Payakumbuh telah memberi reward 2 Juta rupiah.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 18 Juni 2010

TAHUN DEPAN TOUR De SINGKARAK LEWAT PAYAKUMBUH

Iven Lomba balap sepeda Internasional Tour de Singkarak yang sudah menjadi kalender tetap Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Sumatera Barat, merupakan peluang besar bagi kabupaten dan kota untuk mempromosikan daerahnya.

Kota Batiah Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota diberi peluang untuk dilewati para peserta balap sepeda tour de Singkarak tahun 2011 nanti.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh YOHERMAN mengatakan, untuk itu Pemkot Payakumbuh harus berupaya keras memenuhi persyaratan yang telah ditentukan antaralain, harus menyediakan fasilitas penginapan berupa hotel berbintang, minimal sekelas bintang tiga.

Menurut YOHERMAN, dalam hal ini pihaknya akan berkoodinasi dengan pihak terkait, terutama para pengelola hotel di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

YOHERMAN mengakui, memang Kota Payakumbuh hotel hingga saat ini belum memiliki hotel bintang tiga, namun sejumlah hotel dengan kelas di bawah itu sudah ada yang beroperasi.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 16 Juni 2010

SEPAK TAKRAW MASIH MALU TARGETKAN EMAS

Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Sepak Takraw Indonesia – Pengcab PSTI Kota Payakumbuh belum berani menargetkan medali emas, pada Porprov ke 11 Sumatera Barat di Kabupaten Agam, Oktober nanti.

PSTI Kota Batiah tersebut, saat ini menggenjot 19 atlet takraw yang terdiri dari 5 puteri dan 14 putera, dalam pemusatan latihan atau TC, sejak enam bulan lalu.

Sekretaris Umum Pengcab PSTI Payakumbuh Fauzi Firdaus mengatakan, para atlet yang akan dikirim nanti merupakan atlet pilihan dari berbagai sekolah di Kota Payakumbuh.

Para atlet umumnya berusia di bawah 20 tahun.

Dijelaskan, pihaknya berkomitmen untuk tidak menggunakan atlet impor.

Menurutnya, meskipun nanti tidak berhasil mendapatkan medali, namun PSTI Payakumbuh tetap bangga karena atlet yang dikirim merupakan atlit binaan sendiri.

Apabila pada Porprov 11 nanti, PSTI belum mampu meraih medali, tapi pada Porprov berikutnya dua tahun mendatang, PSTI Payakumbuh optimis akan mampu merebut emas dalam iven bergengsi tersebut.

Menurut Fauzi, pihaknya optimis karena kedua pelatih yang menangani atlet sepak takraw Payakumbuh merupakan mantan pemain sepak takraw Sumatera Barat, dan telah bersertifikat pelatih nasional.

Meskipun para atlit takraw Kota Payakumbuh masih menggunakan tempat latihan yang sederhana yakni, di lapangan SMPN 1 Payakumbuh, namun semangat berlatih pesepaktakraw Payakumbuh, cukup tinggi.

Pada Porprov 11 nanti, PSTI Payakumbuh akan ikut dalam nomor pertandingan tim putera dan beregu puteri.

Pada nomor tim putera, dari 14 atlet yang menjalani latihan, nantinya akan diciutkan menjadi 10 pemain inti, sedangkan pada nomor beregu puteri, kelima atlet sekarang, sudah merupakan atlet inti, dan dipastikan diikutkan pada Porprov ke 11, Oktober nanti.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 15 Juni 2010

NONTON BARENG PIALA DUNIA

Penggemar sepakbola di Kota Payakumbuh mengharapkan Pemko Payakumbuh dapat memfasilitasi mereka dengan fasilitas TV layar lebar, agar keinginan mereka menonton kejuaraan sepakbola dunia bisa terpenuhi.

Puluhan pemilik kedai minuman di pusat kota dan sejumlah warung kopi di berbagai kelurahan, sudah menggelar acara nonton bareng sepakbola dunia.

Namun karena tempatnya terbatas, masih banyak warga yang tidak dapat menikmati alek sepakbola empat tahunan tersebut.

Salah seorang sopir angkot jurusan Koto nan Ampek dan Pasar Payakumbuh HENDRI mengaku sedih, karena untuk menonton sepakbola dunia, ia harus memutar-mutar antena parabolanya, namun chanel yang dicari tersebut, juga tidak bisa menyiarkan pertandingan sepakbola karena signalnya sudah diacak TV pemegang hak siaran.

Akibatnya, banyak penggemar sepakbola di daerah itu hanya mendengar cerita dari mulut ke mulut orang yang menonton saja.

HENDRI mengakui, bukan kewajiban Pemko untuk menyediakan fasilitas nonton bareng sepakbola tersebut. Seharusnya, kondisi tersebut disikapi Pengkot PSSI Payakumbuh dengan merangkul sejumlah pengusaha, untuk menggelar acara nonton bareng.

Namun karena Pengkot PSSI tidak melakukan hal itu, terpaksa harapan penggemar sepakbola Payakumbuh tersebut digantungkan kepada Pemko.

Kabag Humas Setdako Payakumbuh, JHON KENEDI mengatakan, aspirasi publik sepakbola tersebut layak diwujudkan, namun perlu dibicarakan dengan pihak-pihak terkait.

Sumber : Warta Berita Olahraga pukul 12.00 tanggal 14 Juni 2010

PEMBANGUNAN TPA PADA 3 DAERAH

Pemerintah Sumatera Barat sangat peduli terhadap pengelolaan sampah, karena sampah memiliki dampak terhadap lingkungan dan menganggu kesehatan masyarakat.

Kepedulian tersebut antara lain terlihat pada tahun 2010 ini, Pemerintah Sumatera Barat membangun 2 unit Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Sampah Regional di Kota Payakumbuh dan Kota Solok. dan Satu unit TPA Open Pendamping di Kota Padang.

Ketika dihubungi RRI, di ruang kerjanya, Saker Penyehatan Lingkungan Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman Propinsi Sumatera Barat Ir. MUSWIRMAN mengatakan, pekerjaan fisik dari TPA Sampah Regional untuk Kota Payakumbuh, telah selesai sekitar 48 persen.

Ketiga TPA tersebut, masing- masing berlokasi di Kelurahan Kapalo Koto Payakumbuh Selatan, Kelurahan Ampang Kualo Kota Solok dan Kelurahan Aia Dingin Kota Padang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 13 Juni 2010

%d blogger menyukai ini: