Arsip Blog

DEBAT CALON GUBERNUR 2010-2015

Debat calon Gubernur Sumatera Barat 2010-2015 yang berlangsung di Audiotorium RRI Padang, semalam berjalan alot.

Masing-masing calon menyampaikan visi dan misinya sesuai dengan segmen yang diunggulkan.

Debat yang diselenggarakan oleh KPU Sumbar mengundang 5 calon gubernur yang akan maju nantinya pada pemilu kada 30 Juni, namun hanya satu yang berhalangan hadir, yakni calon nomor urut 1, EDIWARMAN.

Namun hal itu tidak mempengaruhi perdebatan sengit antar calon, karena masing-masing calon fokus dengan terobosan dan program jitu yang akan diusung nantinya.

Secara umum, visi dan misi yang disampaikan 4 calon tersebut tidak terlepas dari permasalahan ekonomi dan struktur sosial budaya masyarakat Sumbar saat ini.

Sebagaimana disampaikan calon nomor urut 2, Marlis Rahman yang mengapungkan permasalahan ekonomi masyarakat pasca gempa dan penyelesaiannya melalui penataan birokrasi seefisien mungkin guna merangsang pembangunan secara merata di berbagai daerah, tanpa terkecuali daerah perbatasan.

Sementara itu, anggota DPR-RI dari pasangan calon nomor urut 3, IRWAN PRAYITNO fokus dengan penataan infrastruktur dan pengoptimalan lahan guna mengatasi persoalan ekonomi masyarakat ke depannya.

Tidak jauh beda dengan penyampaian visi dan misi calon nomor urut 4, ENDANG IRZAL yang dalam hal ini mengangkat tema ekonomi kerakyatan sebagai upaya dalam memulihkan kembali ekonomi Sumatera Barat.

Pemerintah tidak semata harus bersandar pada kemampuan APBN yang terbatas, birokrasi katanya harus mampu menjalankan fungsinya sebagai fasilitator dan tidak boleh terlibat dalam bisnis.

Beda dengan calon nomor 5, FAUZI BAHAR yang dalam penyampaian visi dan misinya lebih menitikberat pada persoalan akhlak.

Perihal perdebatan 4 calon tersebut, Ketua Panwaslu Sumatera Barat, ALDRI FRINALDI menyarankan ke depan panitia penyelenggara kegiatan perlu mempersiapkan kematangan acara sehingga kegiatan berjalan sesuai aturan tanpa ada pihak yang merasa dirugikan.

Masing-masing calon berhak atas perlakukan yang sama dan prosesnya tidak mengarah pada kepentingan salah satu calon.

Mengenai pelanggaran seputar pilkada, diakuinya masih ditemukan pada beberapa daerah terkait keterlibatan penyelenggara dan persoalan daftar pemilih.

Ia berharap, persoalan tersebut segera diselesaikan untuk suksesnya pemilu mendatang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 19 Juni 2010

PANWASLU ANTISIPASI SERANGAN FAJAR

Setiap kali pemilihan kepala daerah pilkada dilakukan,selalu saja terjadi masalah yang sering muncul setelah pilkada,termasuk adanya serangan fajar.

Hal ini harus diantsipasi oleh panwaslu,karena potensi terbesar terjadinya kecurangan dalam pilkada yakni penyogokan terhadap para pemilih yang akan memilih satu pasangan calon.

Menurut Paswaslu Kota Padang MAHYUDIN , Panwaslu sangat mewaspadai terjadinya serangan fajar pada pagi maupun malah hari sebelum waktu pencoblosan karena hal ini merupakan potensi terbesar terjadinya kecurangan dalam Pilkada.

MAHYUDIN menghimbau agar masyarakat serta aparat penegak hukum bersama sama dengan Panwaslu supaya dapat mengawasi serangan fajar tersebut, dalam hal ini panwaslu akan bekerja ekstra hati hati supaya tidak kecolongan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 10 Juni 2010

BESOK KPU PESSEL KOORDINASIKAN JADWAL KAMPANYE

Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Pesisir Selatan besok akan menggelar rapat koordinasi penyusunan jadwal kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah Pemilukada bupati dan wakil bupati 30 Juni mendatang.

Divisi Teknis KPU Kabupaten Pesisir Selatan RINALDI mengatakan, rapat koordinasi akan dilakukan dengan seluruh unsur terkait yakni Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Panwaslu, Kepolisian dan pasangan calon bupati dan wakil bupati Pesisir Selatan.

Menurut RINALDI, dalam rapat tersebut akan dibahas tentang lokasi kampanye dan penetapan jadwal pasangan calon pada lokasi yang disusun.

Hal itu bertujuan untuk memberi kesempatan yang sama antar pasangan calon dalam mengkampanye diri diseluruh lokasi yang ditetapkan.

Selain itu penyusunan jadwal kampanya dimaksudkan juga sebagai upaya menjaga agar tidak terjadi benturan antar pasangan dan massa pendukung dalam melakukan kampanye terbuka yang dijadwalkan dimulai tanggal 13 sampai 26 Juni nanti.

KPU Pesisir Selatan menargetkan paling lambat jadwal kampanye pasangan calon sudah tersusun pada 9 Juni nanti.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 6 Juni 2010

%d blogger menyukai ini: