Arsip Blog

INCUMBENT KALAH PNS RESAH

Sejumlah pejabat yang menjatuhkan pilihannya kepada calon Incumbent pada Pemilukada 30 Juni lalu merasa khawatir, karena kandidat yang dipilihnya kalah dalam perolehan suara.

Pengamat Politik Unand Padang THAMRIN KIRAM mengatakan, kekalahan sejumlah calon Incumbent pada Pemilukada, akan dapat berdampak pada para pejabat lama yang dinilai berpihak kepada Kepala Daerah lama.

Menurut THAMRIN KIRAM, kekhawatiran tersebut terjadi karena Calon Kepala Daerah terpilih nantinya akan merombak struktur jabatan lama, dan akan diisi dengan orang – orang baru.

THAMRIN KIRAM menjelaskan, kekhawatiran tersebut wajar karena calon Kepala Daerah terpilih pasti akan menempatkan sejumlah orang yang berkompeten dan dipercaya dalam upaya mencapai Visi dan Misi yang diusungnya.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 11 Juli 2010

KETUA KPU SIJUNJUNG DISANDERA MASSA

Ketua KPU Kabupaten Sijunjung AZZAM ARDI mengatakan, dugaan kecurangan yang dilakukan salah satu pasangan calon bupati dari 5 pasangan yang ikut Pilkada di daerah tersebut telah ditangani Mahkamah Konstitusi – MK.

Dengan demikian, masyarakat diminta bersabar hingga turunnya keputusan dari Mahkamah Konstitusi.

Pernyataan AZZAM itu disampaikan menyusul keributan massa yang terjadi kantor KPU Kabupaten Sijunjung.

Massa menuduh kemenangan pasangan calon bupati nomor urut 5, Yuswir Arifin dan Mukhlis Anwar, diperoleh dengan melakukan money politik, intimidasi warga dan penggelembungan suara, sehingga pasangan tersebut mengalahkan empat pasangan calon lainnya dengan perolehan suara 31,8 persen.

Massa memaksa Ketua KPU untuk menandatangani surat tuntutan yang berisi penolakan hasil pleno rekapitulasi suara.

Menurut Ketua KPU AZZAM ARDI, meskipun ia menandatangani surat pembatalan penghitungan suara tersebut, namun secara kelembagaan tidak berarti KPU bisa melakukan pembatalan.

Sedikitnya tiga orang massa diamankan polisi, karena berusaha menyerang Ketua dan anggota KPU Kabupaten Sijunjung.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 11 Juli 2010

REKAPITULASI PILKADA DI BUKITTINGGI

Sementara itu pada Pemilu-Kada walikota wakil-walikota Bukittinggi, Pasangan Nomor urut 3 ISMET AMZIZ – HARMA ZALDI meraih suara terbanyak yakni 18.011 suara atau 42,66 persen.

Di urutan kedua pasangan nomor urut 1 RAMLAN NURMATIAS – AZWAR RISMAN dengan perolehan suara 10.888 atau 25,79 persen.

Di urutan ketiga pasangan nomor urut 4 ZULKIRWAN RIVAI – BAHARYADI dengan perolehan suara 9.208 atau 21,81 persen.

Di urutan keempat pasangan nomor urut 2 NURSYAMSI NURLAN – YULNEVNA MIAZ dengan perolehan suara 3.244 atau 7,21 persen.

Dan di urutan ke-lima pasangan nomor urut 5 DARLIS ILYAS – M SABIRIN dengan perolehan suara 1.064 atau 2,52 persen.

Sedangkan untuk Pemilihan Gubernur wakil Gubernur Sumbar di Bukittinggi,
– Pasangan Nomor urut 2 MARLIS RAHMAN – ARISTO MUNANDAR memperoleh suara terbanyak yakni 16.635 suara atau 39,45 persen.

Disusul Pasangan nomor urut 3 IRWAN PRAYITNO – MUSLIM KASIM di urutan kedua dengan 11.132 suara atau 26,40 persen.

Di urutan ketiga Pasangan nomor urut 4 ENDANG IRZAL – ASRUL SYUKUR dengan 9.113 suara atau 21,61 persen.

Di urutan ke-empat pasangan nomor urut 5 FAUZI BAHAR – JOHANES DAHLAN dengan 3.225 suara atau 7,65 persen.

Dan di urutan kelima pasangan nomor urut 1 EDIWARMAN – HUSNI HADI dengan 2.060 suara atau 4,89 persen.

Namun demikian Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilu Kada Gubernur wakil gubernur Sumatera Barat dan Walikota wakil walikota Bukittinggi tersebut baru akan digelar KPUD Kota Bukittinggi hari ini.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 6 Juli 2010

HASIL PLENO KPU D TANAH DATAR

Pasangan nomor urut 4 SHADIQ PASADIGU – HENDRI ARNIS menempati posisi teratas perolehan suara-Pemilu kada Bupati wakil Bupati Tanah Datar 2010-2015.

Berdasarkan hasil Rekapitulasi Perolehan suara yang ditetapkan dalam sidang pleno KPUD Tanah Datar kemarin, Pasangan SHADIQ PASADIGU – HENDRI ARNIS memperoleh suara 91.009 suara atau 61,10 persen.

Sementara di urutan ke-dua ditempati pasangan nomor urut 2 ADI ZULHARDI – BASRIZAL dengan perolehan suara 32.013 atau 21,49 persen.

Di urutan 3 adalah pasangan nomor urut 1 JON ENARDI – MASWARDI dengan perolehan suara 13.643 atau 9,16 persen.

Sedangkan pasangan nomor urut 3 SURTAVERI – NAJMUDIN menempati urutan ke empat dengan perolehan suara 12.289 atau 8,25 persen.

Rapat Pleno KPUD Tanah Datar siang tadi juga menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu-kada Gubernur wakil Gubernur Sumatera Barat, dengan perolehan suara sebagai berikut :
– Di urutan pertama : Pasangan nomor urut 3 IRWAN – MK dengan perolehan suara 53.366 atau 35,91 persen.
– Di urutan kedua : Pasangan Nomor urut 4 ENDANG IRZAL – ASRUL SYUKUR dengan perolehan suara 38.320 atau 25,78 persen.
– Di urutan ke tiga : Pasangan Nomor urut 2 MARLIS RAHMAN ARISTO MUNANDAR dengan perolehan suara 32.718 atau 22,1 persen.
– Di urutan ke empat : Pasangan nomor urut 4 FAUZI BAHAR – JOHANES DAHLAN dengan perolehan suara 19.340 atau 13,01 persen.
– Dan di urutan ke 5 : Pasangan nomor urut 1 EDIWARMAN HUSNI HADI dengan perolehan suara 4.876 atau 3,8 persen.

Rapat Pleno KPUD Kabupaten Tanah Datar kemarin berlangsung aman dan lancar.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 6 Juli 2010

PILKADA SUMBAR

Pasangan Mato nomor urut dua, untuk sementara mendapat suara terbanyak di Kabupaten Kepulauan Mentawai dibandingkan dengan empat pasang calon gubernur lainnya yang maju dalam Pilkada Badunsanak 30 Juni 2010.

Dari hasil penghitungan sementara pada PPK, MATO meraih 39,32 persen atau 9.170 suara, disusul pasangan Fauzi Bahar – Yohanes 30,73 persen atau 7.167 suara, Irwan-MK 13,25 persen atau 3.090 suara, Endang Irzal- Asrul Syukur 13 persen atau 3.040 suara dan Ediwarman – Husni Hadi 3,67 persen atau 855 suara.

Sampai malam tadi masih ada surat suara yang belum masuk dari dua kecamatan yakni Sikakap dan Pagai Selatan.

Keterlambatan kedua kecamatan tersebut karena factor transportasi.

Kotak suara dari kedua kecamatan akan dijemput besok dengan menggunakan speed boat, karena kapal milik pemda mengalami kerusakan.

Menurut Devisi Teknis KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai Roni Tri Noveti, tingkat partisipasi pemilih 51,22 persen menurun dibandingkan dengan Pilpres 2009.

Penentuan hasil resmi dilakukan besok dalam rapat pleno KPU setempat di Wisma Bunda Guest House Tua Pejat.

Menurut Roni, sosialisasi Tim sukses di Mentawai tidak menjangkau wilayah pedesaan sehingga pemilih tidak tahu secara utuh calon-calon yang bertarung.

Sosialisasi, relatif hanya dilakukan pasangan MATO dan Fauzi Bahar-Yohanes, sehingga keduanya mendapat suara hampir berimbang.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 5 Juli 2010

PILKADA DI SUMBAR

Sebagian besar calon kepala daerah yang incumbent pada pilkada serentak di Sumatera Barat tanggal 30 Juni lalu diperkirakan gagal mempertahankan posisinya untuk kedua kali.

Dari 8 calon incumbent yang diperkirakan masih bertahan yakni Ismet Amziz di Bukittinggi, dan Sadiq Pasadigu di Tanah Datar.

Sedangkan Pesisir Selatan belum diperoleh gambaran dari pihak berkompeten.

Incumbent lainnya yakni Yusuf Lubis di Pasaman, Syahiran di Pasaman Barat, Syafrizal J di Solok Selatan, Gusmal di Kabupaten Solok dan Marlon Martua di Darmasraya diperkirakan gagal mempertahankan jabatan kedua.

Di Pasaman suara terbanyak sementara Benny Utama, di Pasaman Barat Baharuddin R, di Solok Selatan Muzni Zakaria, di Darmasraya Adiwarman, di Kabupaten Solok Syamsu Rahim.

Informasi yang dihimpun RRI dari Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kota tadi malam, perbedaan peroleh suara antara incumbent dengan rivalnya berkisar antara 10.000 sampai 11.000.

Dari KPU yang dihubungi mengatakan secara resmi hasil perhitungan suara Pilkada di daerahnya setelah rapat pleno digelar di daerah masing-masing.

Waktu pelaksanaan rapat pleno cukup bervariasi seperti di Pasaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Darmasraya, dan Solok Selatan tanggal 5 Juli serta Pesisir Selatan tanggal 7 Juli 2010.

Khusus untuk Pilkada Gubernur Sumatera Barat, baru KPU Kota Payakumbuh yang dilaporkan reporter RRI Padang RAFLES, telah selesai melakukan rapat pleno hasil akhir Penghitungan Suara.

Di Kota Gelamai itu, perolehan suara tertinggi diraih pasangan Nomor Urut 4 ENDANG-ASRUL 21.000 suara, disusul Nomor Urut 3 IRWAN-MK 10.103 suara, kemudian Nomor Urut 2 MATO memperoleh 6.936 suara, menyusul Nomor Urut 5 FAUZI YOHANES 4.292 suara dan posisi terakhir Nomor Urut 1 EDIWARMAN HUSNI HADI memperoleh 710 suara.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 4 Juli 2010

TIDAK ADA TPS KHUSUS DI BIM

Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Padang Pariaman tidak menyediakan Tempat Pemungutan Suara – TPS khusus di Bandara Internasional MinangKabau pada Pemilukada serentak, besok.

Divisi Teknis Komisi Pemiliham Umum – KPU Kabupaten Padang Pariaman YUL RAHMAT mengatakan, di Bandara Internasional Minangkabau tidak perlu disediakan TPS khusus, karena bandara hanya sebagai tempat transit kedatangan dan keberangkatan.

Menurut YUL RAHMAT, meskipun pihaknya tidak menyediakan TPS khusus di Bandara, namun bagi petugas bandara dan masyarakat yang mendadak berangkat meninggalkan Sumatera Barat, bisa melakukan pencoblosan di TPS yang berada di daerah sekitar lokasi Bandara.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 29 Juni 2010

CIPTAKAN PILKADA BADUNSANAK DI SUMBAR AMAN DAN TENTRAM

Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPR-RI Komisi III NUDIRMAN MUNIR Datuak Palimo Bandaro mengajak semua elemen masyarakat Sumatera Barat supaya menjaga keamanan dan ketertiban Pemilukada 30 Juni nanti.

Disamping itu, untuk menentukan nasib Sumatera Barat 5 tahun ke depan diharapkan masyarakat tidak ada yang Golput atau tidak memberikan hak suaranya pada hari pencoblosan nanti.

NUDIRMAN MUNIR juga mengharapkan kepada tokoh masyarakat dan ninik mamak untuk turut mengawasi jalannya Pemilukada yang jujur dan adil tanpa adanya kecurangan.

Terkait evaluasi penyelenggaraan masa kampanye yang berakhir kemarin, menurut NUDIRMAN MUNIR penyelenggaraan kampanye Pemilukada Bandunsanak di Sumatera Barat dinilai baik, aman, lancar dan tidak terdapat konflik.

Menurutnya, Pemilukada di Sumatera Barat benar – benar diselenggarakan secara badunsanak.

Dijelaskan, berdasarkan penilaian dan analisa pihaknya, Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat maksimal akan terjadi dua putaran, namun berdasarkan hasil survey LSI kemungkinan besar penyelenggaraan pemungutan suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat hanya satu putaran saja.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 28 Juni 2010

DEBAT PENDAPAT CAWAGUB

Debat Pendapat dan Penyampaian Visi Misi Calon Gubernur Sumatera Barat periode 2010 – 2015 berlangsung alot di Auditorium RRI Padang semalam.

Adapun tema dari acara debat pendapat Cawagub Sumatera Barat tersebut berjudul Globalisasi, Tantangan dan Peluang Pembangunan di daerah ini .

Bertindak sebagai panelis pada acara tersebut SYAHRIAL dari Ekonum , ADRIYETI UMAR dari Budayawan dan YUSLIM .SH dari pakar Hukum.

Dari lima Calon Wakil Gubernur yang akan berlaga pada Pemilukada akhir Juni nanti , satu diantaranya tidak hadir pada acara debat pendapat tersebut , yakni ASRUL SYUKUR dari pasangan ENDANG IRSAL nomor urut 4 .

Acara debat yang berlangsung sukses dan meriah tersebut terlaksana kerjasama KPU Sumatera Barat , TVRI dan RRI Padang , dan dihadiri oleh ratusan pendukung dari masing masing kandidat Cawagub.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 21 Juni 2010

PERSIAPAN PEMILUKADA DI PADANG

PLT Walikota Padang Haji Mahyeldi Ansharullah menghimbau kepada masyarakat Kota ini, supaya menggunakan hak suaranya dalam Pemilukada 30 Juni 2010 nanti.

Disamping itu, masyarakat dan sejumlah pihak terkait juga dihimbau untuk tetap menjaga suasana yang kondusif dan menghindari segala sesuatu yang menganggu ketertiban dan keamanan.

Meskipun Kota Padang baru saja dilanda gempa bulan September tahun lalu, Pemko tetap mempunyai komitmen untuk menuntaskan sejumlah persoalan yang timbul, seperti pembangunan Teriminal, Pasar Inpres, persoalan dana bantuan gempa tahun 2007 dan 2009, begitu juga dengan rehabilitasi dan rekonstruksi sarana pendidikan, kesehatan sarana ibadah dan pembenahan infrastrustruktur kota lainnya.

PLT Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah juga menghimbau kepada para Pegawai Negeri Sipil – PNS di Kota ini agar tetap menjadi pegawai yang professional, yaitu tetap bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat.

Meskipun lokasi dan tempat kerja serba kekurangan, akan tetapi pelayanan terhadap masyarakat harus tetap berjalan dengan baik.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 20 Juni 2010

%d blogger menyukai ini: