Arsip Blog

KEGIATAN TIM RAMADHAN SUMTERA BARAT

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan mengunjungi sejumlah mesjid di Kabupaten Kota se Sumatera Barat, seminggu setelah masuknya bulan suci Ramadhan.

Hal tersbut disampaikan Kepala Biro Sospora H ABDUL GAFAR kemarin seusai rapat Tim Ramadhan di Gubenuran Padang.

Dikatakan tujuan diselenggarakannya kegiatan Tim Safari Ramadhan tersebut selain melakukan tatap muka dengan masyarakat, juga untuk mengetahui aspirasi masyarakat tentang pembangunan di daerah yang dikunjungi tersebut.

Tim Safari Ramadan yang terdiri dari unsur DPRD, Korem, Polda, Kejati serta unsur Muspida Provinsi yang diketuai oleh Gubernur Sumatera Barat, selama Ramadhan akan mengunjungi 100 unit mesjid se Sumatera Barat oleh beberapa Tim.

Menurut ABDUL GAFAR dari 1 milyar total dana pelaksanaan Safari Ramadhan tersebut setiap mesjid yang dikunjungi mendapat bantuan sekitar 9 juta rupiah permesjid ditambah dengan 25 kitab suci alquran.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 30 Juli 2010

PEMERINTAH HARUS BANGUN KANTOR SAMSAT DI MENTAWAI

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan sejumlah pihak terkait diminta untuk segera membangun kantor Pembayaran Pajak Kendaraan bermotor atau Samsat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Hal itu disampaikan Kapolda Sumatera Barat, Brigadir Jendral Polisi ANDAYONO terkait belum adanya kantor samsat di daerah tersebut, sehingga masyarakat Mentawai terpaksa membayar retribusi pajak kendaraan bermotor melalui kantor samsat Kabupaten Padang Pariaman.

Brigjend Pol. ANDAYONO menilai, sejumlah kendala akan dihadapi masyarakat Mentawai ketika akan membayarkan pajak kendaran bermotor, seperti biaya yang besar disamping resiko tenggelamnya kapal.

Brigjend Pol ANDAYONO mengharapkan, kepada Pemerintah Propinsi bersama dinas terkait lainnya agar menjembatani proses pembangunan kantor Samsat di Mentawai demi kemudahaan pembayaran pajak kendaraan milik masyarakat.

Brigjend Pol. ANDAYONO mengatakan, jajarannya yang ada di Mentawai merasa serba salah dalam menindak pelanggaran Lalulintas, terutama bagi pemilik kendaraan yang tidak membayar pajak.

Menurutnya, Kepolisian pun dinilai salah, karena tidak memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam hal pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Sumber : Warta Berita Daerah Sore pukul 17.00 tanggal 19 Juni 2010

PENGAMANAN PEMILUKADA

Polda Sumatera Barat telah mempersiapkan jajarannya sebanyak 6.900 lebih personilnya untuk bertugas menjaga keamanan dan mensukseskan pelaksanaan pemilukada tanggal 30 Juni nanti.

Sebanyak 6.900 orang personil tersebut akan dikerahkan untuk pemilihan Walikota – Wakil Walikota dan Bupati – Wakil Bupati pada 13 Kota dan Kabupaten di Sumatera Barat, termasuk untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 2010- 2015.

Wakil KAPOLDA Sumatera Barat Kombes Pol ERI SUBAGIO mengatakan, mengingat Pemilukada dilaksanakan secara serentak di Sumatera Barat, ternyata personil yang tersedia tidak mencukupi sehingga Polda mengharapkan adanya bantuan dari masyarakat.

ERI SUBAGIO mengharapkan, kepada masyarakat baik dari organisasi maupun seluruh persatuan olahraga beladiri yang ada di Propinsi ini untuk menjaga keaman dalam mensukseskan pemilukada tersebut.

Masyarakat menginginkan pelaksanaan pemilukada yang damai tanpa tercela sedikitpun karena dilihat dari pengalaman pemilihan kepala daerah maupun pemilihan president di Sumatera Barat termasuk kategori yang aman sekaligus menjadi percontohan bagi daerah – daerah lain di Indonesia.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 19 Juni 2010

SOSIALISASI UU LALU LINTAS NOMOR 22 TAHUN 2009

Pada Undang-Undang nomor 22 tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan ada beberapa aturan baru, yang sebelumnya tidak diatur dalam Undang-undang nomor 14 tahun 1992, diantaranya Sanksi yang diberikan pada pihak penyelenggara jalan.

Demikian penegasan yang disampaikan Kapolda Sumatera Barat Brigadir Jendral Polisi ANDAYONO disela-sela sosialisasi Undang-undang Lalu lintas dan Angkutan jalan Nomor 22 tahun 2009 digedung Kaharudin Datuak Rangkayo Basa Padang kemarin .

Pihak pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum sebagai penyelenggara jalan harus bertanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Pemerintah harus tanggap terhadap persoalan yang timbul dijalan raya yang membahayakan keselamatan masyarakat diantaranya, mengantisipasi dengan segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak ataupun berlobang untuk memghindari kecelakaan.

Untuk itu Brigjen Pol. ANDAYONO menegaskan untuk penangananan masalah keselamatan dijalan raya, pemerintah harus segera turun tangan, tanpa harus menunggu proyek ataupun alasan tidak adanya ketersediaan dana.

Kapolda Sumbar berharap dengan keluarnya Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan Angkutan jalan , agar masyarakat nyaman di jalan, serta dijamin keselamatannya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Propinsi Sumatera Barat MAHMUDA RIVAI mengatakan kondisi jalan diwilayah Sumatera Barat sudah memenuhi standar, walaupun pada tahun 2009 lalu, pada beberapa ruas jalan yang rusak akibat gempa., namun itu telah diperbaiki seiring dengan pelaksanaan Even Balap Sepeda tour de Singkarak.

MAHMUDA RIVAI menjelaskan jalan-jalan yang berada didalam kewenangan propinsi Sumatera Barat, secara bertahap akan terus ditingkatkan kualitasnya dengan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten kota.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 11 Juni 2010

KESIAPAN POLDA SUMBAR MENGAMANKAN PILKADA SUMBAR 2010

Untuk mengamankan Pemilu Kada 2010, Kepolisian Daerah Sumatera Barat telah menyiapkan 6.993 personil.

Personil tersebut disiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya proses pemilihan kepala daerah.

Kabid Humas Polda Sumbar, KAWEDAR mengatakan tidak tertutup kemungkinan adanya gangguan keamanan, untuk itu jauh hari pihaknya telah melakukan persiapan diantaranya latihan operasional petugas.

Latihan fisik tersebut ditujukan untuk melatih kecakapan petugas saat menjalankan tugas di lapangan.

Dikatakan, penyelenggarakan pilkada serentak pada 13 kabupaten dan kota menuntut keterampilan sekaligus totalitas petugas di lapangan, terutama saat menghadapi aksi massa yang berkemungkinan bisa muncul kapan saja.

Melalui pelatihan dan pematangan materi, KAWEDAR berharap, para personil mampu menyikapi kondisi di lapangan, yaitunya dengan tetap menjunjung tinggi aturan hukum yang berlaku, termasuk batasan-batasan hak asasi manusia.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 9 Juni 2010

POLDA SUMBAR SIMULASI PENGAMANAN PILKADA GUBERNUR

Personil keamanan Polda Sumbar, Poltabes Padang, dan Satpol Pamong Praja Kota Padang kemarin menggelar simulasi pengamanan jalannya tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat dikomplek Gor Haji Agus Salim Padang.

Kepala Biro Operasi Polda Sumbar, AKBP. Z. DATUAK MARAJO mengatakan simulasi yang melibatkan sekitar 1200 personil gabungan dari kesatuan tersebut antara lain memperagakan upaya mengantisipasi kemungkinan terburuk dalam tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat priode 2010 – 2015,pada Pilkada tanggal 30 Juni mendatang.

Dalam simulasi dimaksud juga digambarkan pengamanan yang dilaksanakan pada tahapan masa kampanye, masa tenang, tahapan pemungutan dan penghitungan suara. dengan kejadian terburuk , seperti demo masyarakat yang tidak terdaftar di DPT, bencana alam gempa, pencurian kotak suara dan kerusuhan massa akibat calonnya tidak terpilih dalam pemilihan kepala daerah Sumatera Barat.

AKBP. Z. Datuak Marajo menjelaskan untuk pengamanan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, personil Polda Sumbar melalui jajaran Brimob Polda Sumbar, akan dilengkapi dengan Mobil anti terror BARACUDA yakni mobil anti peluru, yang dilengkapi CCTV yang bertugas untuk penyelamatan pejabat-pejabat penting dalam suasana genting.

Selain itu juga dipersiapkan Mobil penghalau massa Water Canon, Barier Sekuriti, dan satuan satwa Polda Sumbar.

AKBP.Z. Datuak Marajo berharap , pemilihan Gubernur dan Wakil Sumatera Barat priode 2010-2015 tanggal 30 Juni nanti, dapat berjalan damai, aman dan lancar, sehingga terpilih pemimpin Sumatera Barat untuk 5 tahun kedepan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 9 Juni 2010

CORONG PEMERINTAH

Humas sebagai corong Pemerintah dalam memberikan informasi kepada masyarakat, perlu penguatan Sumber Daya Manusia, khususnya dalam mensukseskan Pemilihan kepala Daerah- Pilkada serentak Sumatera Barat , tanggal 30 Juni mendatang.

Hal itu dikatakan Wakil Walikota Padang MAHYELDI ANSYARULLAH kepada wartawan usai membuka kegiatan Pemberdayaan Bakohumas Kota Padang di ruang sidang Balaikota jalan Muhammad Yamin Padang, kemarin.

Wakil Walikota MAHYELDI menjelaskan, pada setiap SKPD dilingkungan Pemko Padang telah dibentuk masing- masing satu orang pejabat Humas yang bertujuan agar informasi yang dibutuhkan masyarakat tepat dan jelas serta bisa dipertanggungjawabkan sehingga tidak membingungkan.

Menurut Wakil Walikota menjelang Pemilu Kada banyak masyarakat butuh informasi yang jelas, karenanya humas perlu memahami tugasnya tersebut dengan baik, agar hal-hal yang negative dan tidak produktif bisa diminimalisir.

Pemberi materi pada kegiatan pemberdayaan Bakohumas tersebut diantaranya dari Poltabes dengan meteri peran dan kesiapan POLRI menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2010, Kepala dinas Kominfo Kota Padang tentang Peran Pemerintah Daerah dalam mensukseskan pemilihan Gubernur Tahun 2010 dan dari KPU Kota Padang dengan tema Akurasi Data Pemilihan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar tahun 2010 sesuai pendataan di Kelurahan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 4 Juni 2010

PENGAMANAN PEMILUKADA SUMBAR 2010

Kapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol.DRS. ANDAYONO memerintahkan kepada seluruh jajaran Polda Sumatera Barat, khususnya Satuan Brimob untuk dapat mempersiapkan diri melalui latihan kemampuan guna mengantisipasi secara dini gangguan keamanan pada perkembangan tahapan pemilukada mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kapolda dalam sambutannya pada pelaksanan upacara serah terima jabatan Kasat Brimob Polda Sumbar di halaman Mapolda Sumatera Barat kemarin.

ANDAYONO menjelaskan, persiapan diri anggota Brimob dilakukan dalam rangkaian seluruh kegiatan tahapan pemilukada sehingga Pemilu Kepala Daerah dapat terlaksana dengan baik, tertib, aman dan lancar.

Pada kesempatan itu Kapolda Sumatera Barat Brigjen Pol. DRS. ANDAYONO juga menekankan kepada seluruh pejabat di wilayah Polda Sumatera Barat, untuk dapat menginformasikan kepada bawahannya, bahwa loyalitas dan kesetiaan bukanlah dilakukan secara membabi buta tanpa menghiraukan aturan hukum dan norma yang berlaku.

Loyalitas dan kesetiaan jangan dijadikan sebagai alasan dalam pembenaran terhadap pelanggaran hokum yang mengatasnamakan pembelaan korps atau kesatuan.

Sumber : Warta Berita Daerah Pagi pukul 06.30 tanggal 26 Mei 2010

%d blogger menyukai ini: